Penyintas Kanker Tampa JKN KIS,Mungkin Nasib Saya Akan Berbeda

Penyintas Kanker Tampa JKN KIS,Mungkin Nasib Saya Akan Berbeda
Penyintas Kanker Tampa JKN KIS,Mungkin Nasib Saya Akan Berbeda

Foto Penyintas Kanker Tampa JKN KIS,Mungkin Nasib Saya Akan Berbeda

MOJOKERTO. Sorotindomedia.com Ketika mendaftar menjadi peserta JKN KIS di Kantor BPJS Kesehatan Februari tahun 2015 sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), Siti Rofiah (42) atau yang akrab disapa dengan panggilan Opik tidak pernah berharap untuk menggunakannya.

“Semua saya niatkan untuk menebar kebaikan dan membantu sesama. Saya berdoa agar tetap diberikan kesehatan, sehingga tidak sampai menggunakan layanan JKN KIS untuk berobat. Begitupun dalam membayar iuran, tidak pernah saya menghitung untung ruginya. Sebab membayar iuran JKN KIS saya anggap sebagai salah satu jalan beramal” ujarnya

Namun, setiap manusia pasti menghadapi berbagai macam cobaan dalam kehidupannya. Pada bulan Desember 2017, Opik merasa ada yang tak beres dengan tubuhnya. Dulu, ia sangat kuat. Beraktivatas seharian penuh masih tahan. Akan tetapi, saat itu Opik merasa kelelahan sepanjang hari, bahkan setelah bangun tidur. Badannya tak pernah lagi merasa bugar. Selalu saja lelah yang teramat sangat. Tak hanya itu, dia juga kerap merasa mendadak kedinginan parah di saat matahari terik. Hingga suatu hari Opik menemukan benjolan kecil sekitar 2,5 centimeter di payudara kirinya. Setelah diperiksa ternyata ia divonis oleh dokter mengidap kanker payudara. Meski sangat menakutkan, namun dirinya tetap sabar dan ikhlas dalam menerimanya.

“Saat itu yang ada dalam pikiran saya adalah takut. Ketakutan terbesar adalah tentang biaya pengobatan, karena saya tahu biayanya pasti akan sangat besar, sedangkan saya tidak memiliki cukup uang. Bersyukur saya telah memiliki kartu JKN KIS sehingga saya tidak keluar biaya sama sekali,” ujar Opik saat ditemui, Senin (23/09).

Penyintas kanker seperti Opik bersyukur dengan kehadiran BPJS Kesehatan. Semua rangkaian pengobatan yang didapat mulai dari biaya perawatan, biaya operasi, biaya kemoterapi dan radioterapi keseluruhannya ditanggung oleh JKN KIS.

“Saya optimis sembuh karena memiliki kartu JKN KIS. Saya ingin berjuang agar kembali sehat seperti sediakala, membesarkan anak saya hingga tumbuh dewasa. Tanpa JKN-KIS mungkin nasib saya akan berbeda,” tutupnya.(Syim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *