Program JKN KIS Jamin Semua Biaya Pengobqtan Leukimia

Program JKN KIS Jamin Semua Biaya Pengobqtan Leukimia

 

Program JKN KIS Jamin Semua Biaya Pengobqtan Leukimia

Foto Program JKN KIS Jamin Semua Biaya Pengobqtan Leukimia

MOJOKERTO. Sorotindomedia.com Manfaat dari program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) sangat dirasakan oleh semua peserta JKN-KIS terutama yang sangat membutuhkan pada kondisi sakit. Dapat dibayangkan bagaimana kegelisahan seeorang setelah tahu penyakit apa yang diderita. Tidak hanya merasakan sakit secara fisik saja tetapi juga membayangkan bagaimana dengan biaya yang harus ditanggung apabila program JKN KIS ini tidak ada.

Begitulah yang dirasakan oleh Supriyanto (60) dan Sri Nur Khasanah (52) yaitu pasangan suami istri warga Desa Kwatu RT 10 RW 01 Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto yang telah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) yang merupakan program Pemerintah sebagai peserta tambahan Pekerja Penerima Upah (PPU) mulai tahun 2014 karena anaknya merupakan pekerja di suatu Perusahaan Swasta di wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Namanya orang desa tidak pernah tahu penyakit macam-macam, tiba-tiba dokter menyatakan saya punya sakit leukemia, hati siapa yang enggak kaget, pikiran tidak pernah tenang, berat badan kurus kering memikirkan bagaimana ini nanti kedepannya saya membiayai pengobatan saya. Belum lagi ditambah kondisi suami saya saat itu juga tidak bisa bekerja dikarenakan sedang lumpuh kaki kanannya,” tutur Sri Nur Khasanah.

Saat ditemui, Sri Nur Khasanah dan suaminya Supriyanto (25/9) menceritakan sejak bulan Mei 2016 silang Sri Nur Khasanah divonis dokter menderita penyakit Leukimia setelah menjalani beberapa pemeriksaan dan selang beberapa bulan kemudian, ternyata suaminya Supriyanto juga jatuh sakit. Sakit yang diderita adalah kelumpuhan disebelah kanan dan dokter menyampaikan bahwa suaminya terkena stroke ringan.

Kanker darah atau leukemia merupakan penyakit yang membutuhkan pengobatan dalam jangka panjang. Tidak hanya lama, biaya pengobatannya pun tergolong tidak sedikit alias membutuhkan biaya besar. Begitupun halnya dengan kelumpuhan kaki yang diderita oleh suaminya.

“Dengan berobat secara rutin menggunakan kartu JKN-KIS saya harap kondisi saya dan suami dapat berangsur membaik. Saya bersyukur sekali karena ada program JKN-KIS yang telah menjamin seluruh biaya pengobatannya selama kurang lebih tiga setengah tahun ,” tutupnya.(Syim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *