Danramil 0815/16 Pacet Bekali Pelajar Mojokerto Kewaspadaan Nasional

Danramil 0815/16 Pacet Bekali Pelajar Mojokerto Kewaspadaan Nasional
Danramil 0815/16 Pacet Bekali Pelajar Mojokerto Kewaspadaan Nasional

Foto Danramil 0815/16 Pacet Bekali Pelajar Mojokerto Kewaspadaan Nasional

Mojokerto, Sorotindomedia.com  Danramil 0815/16 Pacet Kodim 0815 Mojokerto Kapten Inf Heru Widodo Cahyono Putro menjadi pemateri pada kegiatan Pendidikan Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto, di Hall Multifunction Hotel Grand Whiz Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (10/12/2019) malam.

Dalam materi bertajuk Kewaspadaan Nasional, Danramil Pacet menjelaskan arti dari kewaspadaan nasional yaitu suatu kualitas kesiapsiagaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia untuk mendeteksi, mengantisipasi sejak dini dan melakukan aksi pencegahan terhadap berbagai bentuk dan sifat potensi ancaman terhadap NKRI.

Kapten Inf Heru Widodo juga menjelaskan pentingnya penguatan kewaspadaan nasional di tengah era globalisasi yang kerap kali terjadi proxy war baik secara langsung maupun tidak langsung, utamanya melalui media sosial dengan berbagai kontennya seperti penyebaran faham radikalisme, terorisme, pornografi dan Narkoba.

Lebih jauh Danramil Pacet memaparkan tentang arti kebangsaan, faham kebangsaan dan semangat kebangsaan. Semangat kebangsaan ini telah melahirkan jiwa kesetiakawanan sosial, rela berkorban dan membangkitkan patriotisme. “Ingat Sumpah Pemuda terlahir karena adanya semangat kebangsaan,” tandasnya.

Dihadapan seratusan perwakilan pelajar SMA/SMK/MA se-wilayah Kabupaten Mojokerto, Pama senior yang pernah menjabat Danramil Trawas tersebut, mengupas tentang bela negara. Disampaikannya bahwa bela negara merupakan hak sekaligus kewajiban warga negara.

“Nilai-nilai bela negara ini meliputi cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin Pancasila sebagai Ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela negara,” paparnya.

Di akhir materinya, Kapten Inf Heru Widodo meminta para pelajar untuk membentengi diri dengan norma agama (iman dan taqwa) serta nilai-nilai luhur Pancasila, sehingga mampu menghadapi sekaligus bersaing di era globalisasi tanpa kehilangan makna atau jati diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Hadir dalam kegiatan, antara lain Kabid Integrasi Bangsa Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto, Mujiono, S.Pd., S.Sos., MM., dan para peserta pendidikan wawasan kebangsaan yakni perwakilan pelajar SMA/SMK/MA se-Kabupaten Mojokerto sedikitnya 100 orang.(Dim/Syim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *