Partisipasi Aktif Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Dalam Sosialisasi RANHAM

Partisipasi Aktif Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Dalam Sosialisasi RANHAM

 

Partisipasi Aktif Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Dalam Sosialisasi RANHAM

Foto.Partisipasi Aktif Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Dalam Sosialisasi RANHAM

MOJOKERTO. SIM.COM – Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Herman Hidayat hadir dan berpartisipasi aktif dalam Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Hak Azasi Manusia (RANHAM) Tahun 2020 Kabupaten Mojokerto, Senin (24/02/2020).

Kegiatan yang diselenggarakan Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto, berlangsung di Gedung KORPRI Jalan Raya Jabon Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, mengusung tema “Penguatan Nasionalisme Melalui Nilai-Nilai Luhur Pancasila Dalam Menangkal Radikalisme”.

Peserta sosialisasi terdiri dari para pelajar dari 9 SMAN/SMKN se-Kabupaten Mojokerto beserta guru pendamping, yakni SMAN Ngoro, SMAN Pacet, SMAN Trawas, SMAN Mojosari, SMAN Bangsal, SMKN Dlanggu, SMAN Kutorejo, SMKN Pungging dan SMAN Gondang.

Pada sosialisasi tersebut, seratusan lebih pelajar SMAN/SMKN menerima sejumlah materi seputar Penguatan Nasionalisme Melalui Nilai-Nilai Luhur Pancasila Dalam Menangkal Radikalisme, yang disampaikan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto Drs. Yo’ie Afrida S, SH, M.Si., Sekretaris MUI Kabupaten Mojokerto KH. Imam Ghozali, S.Pd.I., Dosen Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto Ragil Mayasari, S.Pd, M.Sc., dan Dosen Universitas Widya Mandala Surabaya Dr. Aksania.

Sementara Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Herman Hidayat, yang hadir mewakili Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., menyampaikan tentang materi seputar Ketahanan Nasional dan Pancasila.

“Pada hakekatnya Ketahanan Nasional adalah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk menjamin kelangsungan hidupnya menuju kejayaan bangsa dan negara,” ungkap Pasiter.

Ditegaskan Pasiter, dijadikannya Pancasila sebagai Ideologi Negara sudah melalui berbagai proses dengan pertimbangan yang matang dari para Pendiri Bangsa beserta segenap tokoh.

Pancasila sebagai isi jiwa Bangsa Indonesia yang digali dari kearifan lokal nusantara merupakan identitas dan pemadatan nilai serta norma yang ada di masyarakat. “Pancasila juga merupakan perjanjian luhur yang telah disepakati wakil-wakil rakyat sebagai pedoman/penuntun arah dalam mewujudkan cita-cita bangsa,” tegasnya.

Kapten Inf Herman Hidayat juga berpesan kepada para siswa untuk menghindari hoaks dan ujaran kebencian (hate speech) karena dampak negatifnya sangat luar biasa, diantaranya melunturkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat, memunculkan sikap apatis, intolera n terhadap perbedaan bahkan berpotensi memicu terjadinya konflik di masyarakat.(Syim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *