Sebanyak 2800 Relawan Bekisar Silaturahim Ke IKBAR Juga Berikan Pembekalan

Foto.Sebanyak 2800 Relawan Bekisar Silaturahim Ke IKBAR Juga Berikan Pembekalan

Mojokerto.INDEXBERITA.COM Pasangan Bakal Calon Bupati & Wakil Bupati Mojokerto Ikfina – Barra (IKBAR) menggelar Istighotsah Kubro dan pembekalan umum relawan bela kyai dan santri (BEKISAR) yang dihadiri oleh KH. Adnan Anwar (Instruktur PBNU), KH. Mu’nin DZ (Instruktur PBNU) dan KH. As’ad (Instruktur PBNU), Sabtu (18/7/2020) di Institut KH.Abdul Hasim, Desa Bendungan Jati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bakal Calon Wakil Bupati Mojokerto, H.Muhammad Al Barra, Lc. M.Hum atau yang akrab disapa Gus Barra yang merupakan anak pertama dari KH.Asep Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah mengatakan agar seluruh kader, relawan dan simpatisan elemen Bela Kiai dan Santri (BEKISAR) agar selalu berlaku adil terhadap siapapun dan jangan pernah tinggalkan ulama.

“Kutipan kata-kata tersebut saya inspirasi dari kepemimpinan seorang pemimpin muda di zaman keemasan Islam, Muhammad Al Fatih, sang penakluk Constantinopel. Saat berumur 12 tahun Al-Fatih telah berhasil meluluhlantakkan sang raja yang Dzalim,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Gus Barra juga berpesan agar selalu hati – hati dengan isu yang tidak masuk akal yang dibangun hanya berdasarkan omongan dan jari yang diketik lalu di share.

“IKBAR dalam berjuang melakukan hal – hal sesuai syariat, tidak melakukan fitnah, tidak melakukan kampanye negatif dam kitta tidak boleh menang dengan cara merendahkan lawan. Kita harus menang dengan cara yang baik, benar dan berwibawa,” tegas Gus Barra.

Sementara itu, Prof KH Asep Syaifudin Chalim, MA mengatakan jika hari ini ada 1400 undangan yang merupakan warga dari 8 Kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Sedangkan besok Minggu, ada 1400 undangan yang merupakan warga dari 10 Kecamatan di Kabupaten Mojokerto.

“Waktunya kita bagi menjadi 2 waktu. Ada yang dari Jam 8 pagi hingga dzuhur. Dan ada yang jam 1 siang hingga jam 5 sore,” ujar KH. Asep.

Lebih lanjut, KH Asep Saifudin Chalim, M.Ag menuturkan, yang hadir pada acara Istighosah terdiri dari kordes, Korcam, baret, (barisan RT). Paslon IKBAR semata-mata ingin berikan pengabdian ke masyarakat, akan menjadikan Kabupaten Mojokerto menjadi acuan daerah lain.

Mojokerto harus bisa jadi Kabupaten dengan pendidikan termaju di Indonesia. Amanatul ummah tahun 2017, kata dia, menjadi sekolah terfavorit di Indonesia, tahun 2018 menjadi lembaga pendidikan dengan tutorial (guru guru) metode pengajarannya terbaik, tahun 2019 menjadi Ponpes modern inspiratif itupun dengan kompetitor Ponpes Gontor, Ponpes Darunnajah dan Ponpes Al Amin) tahun 2020 mendapatkan prestasi pendidikan yang teristimewa.

“Kami Amanatul ummah sudah punya acuan tinggal kumpulkan semua kepala Sekolah dan guru-guru untuk kami berikan pengarahan serta motivasi,“ ucap KH Asep.

Ditanya terkait cara mencegah korupsi, KH. Asep mengatakan jika kita baik pasti bawahan kita juga baik.

“Yang jelas kita tidak ada jual beli jabatan. Biar dia bekerja maksimal. Kalau mereka melanggar tinggal kita laporkan saja. Kita tidak akan segan-segan untuk melaporkan bawahan kita yang terbukti korupsi. IKBAR sudah mengantongi rekom 19 kursi. Tinggal kita menunggu seperti apa rekom dari partai yang lainnya. Jika Ada yang tiba-tiba merekom IKBAR, maka IKBAR mempunyai lebih dari 19 Kursi. Mohon doa dan dukungannya, semoga IKBAR bisa mewujudkan Mojokerto yang maju adil dan makmur,” harap KH. Asep. (Syim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *