Pasi Bintahwil Korem 082/CPYJ ikuti Vidcon Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid 19

Foto Pasi Bintahwil Korem 082/CPYJ ikuti Vidcon Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid 19

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM-Di tengah adanya pandemi Covid 19, Pabandya Wanwil Sterdam V/ Brawijaya mengadakan Vidcon tentang Ketahanan Pangan, Vidcon tersebut juga di ikuti oleh Pasi Bintahwil Korem 082/CPYJ Mayor Inf Soko Edi S.Sos bertempat di ruang data Makorem 082/CPYJ jalan Veteran No. 3 Kota Mojolerto , Jumat ( 15/01/2021)

Dalam pelaksanaan Vidcon tersebut Pabandya Wanwil Sterdam V/ Brawijaya menyampaikan bahwa kita telah berupaya menanam berbagai jenis tanaman, seperti Jagung, Singkong, Tomat, Terong, Cabe dll. Setelah 3 minggu ditanam dan untuk menjaga agar tanaman itu dapat terus tumbuh dengan baik maka harus kita rawat bersama dengan pemupukan dan pembersihan rumput,”ujarnya

Sementatara itu, Mayor Inf Soko Edi menjelaskan bahwa
“Korem 082/CPYJ juga sudah melaksanakan menanam berbagai tanaman seperti Cabe, Terong, Tomat dll baik dilahan kosong disekitar kantor maupun yang di polybag yang ditempatkan didepan ruang kantor masing-masing staf,” ujar Pasibintahwil.

Dalam kesempatan ini Mayor Inf Suko juga menjelaskan, bahwa untuk tanaman yang di tanah sekitar kantor pembersihan dan perawatan dilaksanakan oleh anggota Kompi Markas, sedangkan tanaman yang berada di polybag perawatan dibebankan kepada masing-masing staf,”ujarnya

Karena menurutnya, perawatan sangat diperlukan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Ditanya tujuan dari menanam berbagai tanaman produktif itu, Mayor Soko menjelaskan,” tujuannya adalah untuk membantu pemerintah guna mewujudkan ketahanan pangan Nasional yang kuat.

“Selain itu, di tengah adanya pandemi Covid 19 saat ini, kita juga ingin memiliki kemandirian pangan yang nantinya juga dapat membantu masyarakat,” imbuhnya.
“Karena meskipun kita semua berharap pandemi ini dapat segera berakhir, namun hendaknya kita juga harus siap untuk menghadapi situasi terburuk sekalipun, seperti pandemi yang berkepanjangan dan mengakibatkan krisis pangan,” pungkasnya. (Dim/Syim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *