Rapat Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Kota Mojokerto

Foto Rapat Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Kota Mojokerto

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COMKomandan Korem 082/CPYJ yang diwakili oleh Kasiter Korem 082/CPYJ Mayor Inf Andri Risnawan SE mengikuti rapat Koordinasi Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di RS dr. Wahidin Sudirohusodo.  Kamis, (28/01/2021).

Menurut PLTS Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto sekaligus juru bicara penangangan Covid-19 Sukowardani, saat ini vaksin yang diterima oleh Dinkes Kota Mojokerto sebanyak 1000 Vaksin dari 3354 Vaksin yang rencananya didukung.   Sedangkan tenaga kesehatan yang ada di Kota Mojokerto sebanyak 3470 orang.

“Untuk saat ini vaksin akan diutamakan tenaga kesehatan terlebih dahulu.   Sehingga vaksin  tersebut akan diberikan kepada tenaga kesehatan yang volume interaksi dengan pasien covid lebih tinggi,” jelas Ibu Sukowardani.

Menurut informasi yang didapatkan, sumber daya manusia kesehatan di Kota Mojokerto sejumlah 3470 tenaga kesehatan, yang berada di 1 Rumah Sakit milik pemerintah, 6 Rumah Sakit Swasta, 3 Puskesmas, 1 Klinik, 5 apotek dan PMI serta 7 di dokter praktek yang telah ditunjuk.

Vaksin Sinovac untuk Kota Mojokerto saat ini telah disimpan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mojokerto dan hari ini akan didistribusikan ke setiap Rumah Sakit dan  Puskesmas, dengan skema setiap Rumah Sakit dan Puskesmas akan mengambil vaksin ke Dinkes Kota Mojokerto secara bertahap sesuai dengan jadwal dan tiap rumah sakit atau Puskesmas tersebut harus menyiapkan Coolbox yang akan digunakan untuk menyimpan vaksin dengan suhu antara 2 – 8 derajat celsius yang selanjutnya akan disimpan di kulkas yang ada disetiap Rumah Sakit dan puskesmas.

“Untuk saat ini pemberian Vaksin diutamakan kepada tenaga kesehatan akan dilakukan pada minggu pertama Februari 2021, sedangkan untuk pelayanan Vaksinasi dilaksanakan setiap dua hari dalam satu minggu,” imbuhya

“Dinkes Kota Mojokerto telah menyiapkan satu tim untuk penanganan kejadian Pasca Imunisasi baik sedang maupun berat, bila terjadi KIPI ringan, mereka akan ditangani oleh Puskesmas setempat secara langsung dan semua biaya akan ditanggung oleh pemerintah,” pungkasnya

Pada kesempatan yang sama Kasiter menyampaikan,” saat ini vaksin yang ada sebanyak 1000 vaksin dan tenaga kesehatan akan diprioritaskan untuk menerima vaksin terlebih dahulu.   Secara bertahap, seluruh masyarakat akan menerima vaksin ini secara gratis. Korem 082/CPYJ dan jajaran siap mengawal pendistribusian vaksin tersebut(Syim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *