Akhirya Pria Ini Pelakunya, Wanita Yang di Temukan Meninggal Di Sumber Tutup Ngembul Hingga Di Perkosa

MOJOKERTO .INDEXBERITA.COM Terungkap sudah seorang mayat wanita telanjang yang tidak dikenal sedang mengambang di Sendang (Kolam Alami) Sumber Tutup, Dusun Ngembul Desa Punggul, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto telah terungkap. Hanya saja sampai saat ini belum terungkap siapa identitas korban.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander dalam konferensi persnya di Polsek Dlanggu mengatakan, kasus pembunuhan dan atau pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya korban dan korban juga sempat diperkosa.

“Kasus ini berawal pada hari Minggu tanggal 21 Februari 2021 tepatnya pada pukul 17.00 WIB. TKP di wilayah kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto telah ditemukan mayat di lokasi pemandian padusan. Kemudian dari polsek dan satuan reserse kriminal melakukan penyelidikan dan kita belum bisa menemukan identitas dari korban,” ujarnya, Senin (1/3/2021).

“Tapi yang jelas, korban meninggal dunia akibat gagal nafas karena tenggelam dan masuknya beberapa liter air di paru-paru. Dan dari hasil penemuan mayat tersebut alhamdulillah membuahkan hasil, kita mengamankan 1 laki-laki atas nama Agung Febrianto (21) yang beralamatkan di Desa Punggul Kecamatan Dlanggu sesuai dengan lokasi ditemukan mayat tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, dari penangkapan tersangka, kami mengamankan 1 buah tas jinjing, kemudian 1 buah dompet berwarna merah, 1 buah timba warna hijau berisikan sabun, kemudian 1 buah sendal warna krem, 1 buah handuk dan uang tunai Rp. 423.000, kemudian 2 buah cincin monel warna putih, 4 buah perahu bahan dari kayu dan karet dan kacamata.

“Dari hasil penemuan barang bukti yang kami amankan dari tersangka, kami melakukan proses berita acara pemeriksaan dan mendapatkan keterangan dari tersangka yang berawal pada saat korban berjalan. Pelaku berpura-pura menolong korban untuk memberikan air minum, kemudian tersangka mengajak korban untuk mandi membersihkan diri di lokasi TKP, di mana lokasi TKP adalah sumber mata air di wilayah Kecamatan Dlanggu,” jelasnya.

“Kemudian setelah korban mandi dan hendam naik ke atas, tiba-tiba dari belakang korban tersangka menundukkan korban sehingga posisi rukuk seperti pada salat dan berupaya tersangka melakukan pemerkosaan. Namun, pada saat itu korban memberontak dan akhirnya tersangka tenggelamkan korban di sumber mata air tersebut sampai diketahui meninggal dunia dan korban ditinggalkan serta tersangka membawa barang-barang yang ada di TKP dan meninggalkan TKP,” ujarnya.

Masih kata Kapolres Mojokerto, di sini kami sudah melakukan pemeriksaan. Terungkapnya berawal dari keterangan saksi yang mana ada yang lihat tersangka mengitari lokasi tersebut. Dari data informasi tersebut, satuan reserse kriminal yang dibentuk oleh Kasat Reskrim bekerja sama dengan teman-teman dari polsek untuk bisa menentukan pelaku lah orang terakhir yang ditemui oleh korban.

“Sehingga proses mengamankan tersangka ternyata matching dengan tempat kejadian perkara dan posisi terakhir tersangka pada korban meninggal dunia hingga ditemukannya barang bukti dari tangan tersangka. Hal ini dari keterangan saksi sehingga kami dari penyidik melaksanakan proses penahanan tersangka pada satu hari setelah kejadian,” terangnya.

“Perlu diketahui, dalam kasus ini memang ada cobaan untuk pemerkosaan untuk melakukan hubungan seksual kepada korban dengan bukti ditemukan adanya bibir dalam alat kelamin korban ada lecet karena adanya paksaan dari kelamin laki-laki yang merengsek untuk masuk kelamin korban perempuan tersebut. Korban berumur sekitar 70 tahun, sedangkan tersangka yang berumur di bawah 30 tahun ini masih kita dalami, bagaimana konsep kejadian ini bisa terjadi. Yang jelas menurut tersangka dia khilaf, niat awalnya mencuri uang dan barang-barang korban, namun tiba-tiba terpikirkan untuk memerkosa korban saat korban sedang mandi,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya,
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhy Hangga Putra, S.H., S.I.K, mengatakan, ciri-ciri korban adalah berjenis kelamin perempuan, Golongan darah O, Tinggi badan sekitar 155 cm, berat badan sekitar 58 Kg, Umur sekitar 55 tahun? Rambut lurus hitam beruban panjang sebahu, Kulit sawo matang, Gigi teratur, bentuk bibir sedang biasa, bentuk telinga anting ampel.

“Korban memakai aksesoris gelang sebanyak 4 buah di tangan kiri, terdiri dari 3 buah gelang plastik dan 1 buah gelang kayu dan memakai cincin warna silver pada jari manis dan tengah pada tangan kiri. Kemudian pada punggung kaki kiri sebelah atas jempol ada bekas luka bakar yang sudah sembuh.

“Jika ada yang mengenali ciri-ciri korban silakan menghubungi Whatsapp 081310670084 atau instagram dengan nama akun @polres_mojokerto atau @satreskrimmojokerto,” terang Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhy Hangga Putra, S.H., S.I.K.(Syim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *