Tim Basarnas Mojokerto Sisir Sungai Betung Rumpit Korban Hanyut Di Bawa Arus

Foto.Tim Basarnas Mojokerto Sisir Sungai Betung Rumpit Korban Hanyut Di Bawa Arus

MOJOKERTO.iNDEXBERITA.COM Seorang pemuda dilaporkan hilang terseret arus sungai di Mojokerto korban saat itu hendak menyebrang sungai untuk mencari madu dan tanaman bonsai namun saat di tengah sungai korban terpeleset jatuh dan hilang terbawa arus.

Tim Basarnas dan relawan masih melakukan pencarian korban tenggelam terbawa arus di sungai Betung rumpit Desa Sumengko Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto.

Korban dilaporkan hilang tenggelam terbawa arus sungai pada jumat kemarin tanggal 26 Maret tahun 2021 korban bernama Ahmad Syafii (25 )asal Dusun Kalen Desa Kalen Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto .

Menurut tim relawan pada sekitar pukul 2.30 sore korban bersama rekannya mencari madu dan tanaman bonsai di sekitar sungai korban lantas berinisiatif menyeberang sungai namun ketika berada di tengah sungai korban terpeleset dan hilang terbawa arus ,rekan korban mencoba menolong dengan menarik tali yang sebelumnya terikat di perut korban Namun karena arus sungai sedemikian kuat dan rekan korban sempat ikut terpeleset maka korban maka rekan korban melepaskan tali tersebut korban pun semakin jauh terbawa arus dan rekan korban sibuk mencari pertolongan dari warga.

Hingga Sabtu Siang 27 Maret 2021 korban belum ditemukan tim Basarnas dan relawan menerjunkan 3 perahu karet untuk menyisir sungai penyisiran dilakukan sejauh 300 sejauh 3,5 km dari titik lokasi korban terseret arus menurut Ainul mahdin koordinator lapangan tim Basarnas Surabaya .

Sesaat setelah korban terseret arus korban masih terlihat Melambaikan tangan meminta tolong namun setelah itu korban tidak terlihat lagi saat terbawa arus korban disebut memakai tas ransel yang berisi peralatan untuk mencari madu dan bonsai seperti linggis gergaji golok dan peralatan yang cukup berat lainnya nya Ainul Muhdin menyebut arus sungai yang deras dan banyaknya bebatuan dan ranting pohon di dasar Sungai menjadi kesulitan tersendiri tim SAR dalam pencarian korban korban akan terus dilakukan pencarian hingga 7 hari kedepan(Syim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *