Bupati Mojokerto Ikfina Sidak Kesiapan Cek Pembelajaran Tatap Muka .

Foto.Bupati Mojokerto Ikfina Sidak Kesiapan Cek Pembelajaran Tatap Muka .

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Pj. Sekdakab Didik Chusnul Yakin serta Kepala Dinas Pendidikan Zainul Arifin, melakukan sidak kesiapan pembelajaran tatap muka di SDN 1 Sooko dan SMPN 1 Sooko, Senin (29/3) pagi.

Secara cermat, bupati memastikan sendiri satu persatu semua sarana prasarana dan prosedur harus memenuhi standar protokol kesehatan. Mulai pengecekan suhu tubuh, tempat cuci tangan dengan air mengalir beserta jalur antrinya, batas area pengantar dan penjemput siswa, ruang kelas, hingga toilet.

“Pengecekan ini untuk memastikan apakah sarpras sekolah sudah memenuhi semua standar protokol kesehatan. Prosedurnya juga begitu. Kita ingin pembelajaran tatap muka nantinya lancar. Dari yang ada, sepertinya yang perlu diperhatikan adalah tempat sarana cuci tangan lengkap dengan sabun dan air mengalir. Siswa akan sering cuci tangan, jadi fasilitas ini benar-benar harus rutin dirawat,” kata Bupati Mojokerto pagi.

Pemberlakuan belajar MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Pj. Sekdakab Didik Chusnul Yakin serta Kepala Dinas Pendidikan Zainul Arifin, melakukan sidak kesiapan pembelajaran tatap muka di SDN 1 Sooko dan SMPN 1 Sooko, Senin (29/3) pagi.

Secara cermat, bupati memastikan sendiri satu persatu semua sarana prasarana dan prosedur harus memenuhi standar protokol kesehatan. Mulai pengecekan suhu tubuh, tempat cuci tangan dengan air mengalir beserta jalur antrinya, batas area pengantar dan penjemput siswa, ruang kelas, hingga toilet.

“Pengecekan ini untuk memastikan apakah sarpras sekolah sudah memenuhi semua standar protokol kesehatan. Prosedurnya juga begitu. Kita ingin pembelajaran tatap muka nantinya lancar. Dari yang ada, sepertinya yang perlu diperhatikan adalah tempat sarana cuci tangan lengkap dengan sabun dan air mengalir. Siswa akan sering cuci tangan, jadi fasilitas ini benar-benar harus rutin dirawat,” kata Bupati Mojokerto pagi.

Pemberlakuan belajar tatap muka di Kabupaten Mojokerto sendiri, direncanakan menggunakan metode hybrid atau campuran. Yakni 50 persen kelas tatap muka dan 50 persen lagi kelas daring. Dinas Pendidikan juga akan membekali para siswa didik dengan dua masker kain per orang sebagai salah satu alat pelindung diri.(Syim)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *