Diterjang Banjir, Musholla di Mojokerto Ambruk

Foto.Diterjang Banjir, Musholla di Mojokerto Ambruk

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Sebuah bangunan musholla di dusun Bendo, Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto ambruk pada bagian kamar mandi dan tempat wudlu. Selain itu tembok bangunan utama musholla satu satunya di dusun itu juga mengalami retak dan lantainya mengalami amblas sekitar 50 cm.

Peristiwa ambruknya musholla itu terjadi Rabu petang (7/4). Saat itu jamaah shalat maghrib di musholla itu baru saja pulang. Tiba-tiba plengsengan di sisi luar musholla ambruk terkena arus sungai yang kuat akibat banjir. Dua jam sebelumnya dusun tersebut memang diguyur hujan yang cukup deras. Ambruknya plengsengan itu diikuti dengan ambruknya bagian kamar mandi dan tempat wudlu musholla.

Menurut Sutrisno (40) warga setempat, musholla yang ambruk itu merupakan musholla satu satunya di dusun itu. Sehingga warga bergotong royong melakukan renovasi dengan biaya hutang ke toko bangunan. Sutrisno menyebut ada tembok musholla yang retak dan lantai di bagian depan mengalami ambles sekitar 50 cm.
“Musholla ini masih digunakan tempat sholat oleh warga, tapi memang harus waspada, kurang nyaman untuk sholat, ” Kata Sutrisno Kamis (8/4).

Sementara itu kepala dusun Bendo, Ma’arif (50) mengatakan, pihaknya mengharap adanya bantuan renovasi musholla dari pemdes maupun BPBD. Namun karena belum ada kepastian, dia dan warganya terpaksa melakukan renovasi dengan biaya swadaya.
“Untuk biaya renovasi sekitar 50 juta, tapi ini kita hutang dulu ke toko bangunan buat beli material, hingga kini hutang mencapai 10 juta rupiah, “ujarnya.

Bangunan musholla tersebut memang berdempetan langsung dengan sungai di dusun Bendo.

Banjir di dusun Bendo itu memang terjadi setiap tahun saat musim hujan. Bahkan beberapa waktu lalu banjir merobohkan satu rumah warga.(Syim/Han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *