KH Asep Saifuddin Chalim : Jangan Sampai di Mojokerto ini ada rumah yang Lantainya Tanah

Foto.KH Asep Saifuddin Chalim : Jangan Sampai di Mojokerto ini ada rumah yang Lantainya Tanah

MOJOKERTO. INDEXBERITA.COM Minggu (18/4), ASC atau Asep Saifuddin Chalim Foundation yang dipimpin oleh H.Muhammad Al Barra Lc. M,hum. atau Gus Barra yang saat ini menjabat Wakil Bupati Mojokerto menggelar buka bersama (bukber) dengan tim Relawan Barisan Kyai dan Santri (Bekisar) dari kecamatan Jatirejo. Kegiatan tersebut bertempat di Masjid area Kampus IKHAC Desa Bendunganjati, Pacet, Mojokerto.

Relawan Bekisar itu merupakan relawan pemenangan Ikfina dan Gus Barra (IKBAR) pada saat Pilkada Kabupaten Mojokerto tahun 2020 lalu. Selama bulan Ramadan, ASC Foundation telah menjadwalkan bukber bersama Relawan Barisan Bekisar yang ada di 18 Kecamatan di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Dalam sambutanya Kodinator Bekisar Kecamatan Jatirejo Mansyur mengatakan, Relawan Bekisar tidak akan bubar, namun akan selalu mengawal program pemerintah Kabupaten Mojokerto dibawah pimpinan pasangan IKBAR. Mansyur juga mendoakan dibawah kepemimpinan IKBAR mojokerto bisa Maju, adil dan Makmur.
“Alhamdulillah kami relawan Bekisar Jatirejo diundang buka puasa oleh Gus Barra, ini merupakan jawaban bahwa pasangan IKBAR tidak melupakan relawannya,” katanya.

Sementara itu prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim MA sebegai pendiri ASC Foundation mengajak untuk mendoakan kepada para pemimpin supaya selalu diberi kesehatan, kekuatan dan amanah dalam melaksanakan tugasnya.
“Semoga Bu Ikfina dan Gus Barra dalam memimpin Mojokerto bisa amanah, © ujar KH Asep.

Lebih lanjut KH Asep menegaskan bahwa ASC Foundation akan terus membantu dan memperhatikan warga Mojokerto. ASC Foundation sendiri memiliki beberapa program sosial seperti fasilitas gratis mobil pengantin bagi pasangan yang menikah. Disediakan jenis mobil camry, mobil mercy, honda accord, semua unit mobil baru, seharian bisa dipakai calon pengantin, jadi raja sehari.

“Dan kita mencari di Mojokerto jangan sampai rumah lantainya tanah, kalau ada, maka kita pasangkan keramik, dan kalau ada yang tidak layak huni kita upayanya jadi layak huni, ” tuturnya.

KH Asep menuturkan, harus ada 4 hal mewujudkan Mojokerto Maju, adil dan makmur, yakni ilmunya ulama dijadikan referensi oleh birokratnya.
“Makanya bupati dan wakil bupati setiap bulan sekali berkumpul dengan ASC foundation untuk memberikan masukan, ” Tukas KH Asep.

Kemudian yang kedua adalah birokratnya yang amanah. Ketiga, Konglomerat yang loman (Suka memberi, red).
“Mudah mudahan kalau saya sudah memberikan contoh, konglomerat lain akan meniru, ” Ujar KH Asep.

Kemudian yang keempat, para fuqoro atau orang orang yang tidak punya itu mendoakan untuk kebaikan semuanya.

KH Asep menyebut motto ASC foundation hanya memberi dan berbagi.

“Jadi kalau kebutuhan masyarakat Mojokerto tidak bisa dibiayai oleh APBD, maka kita akan biayai dari ASC foundation, ” Pungkas KH Asep.(Syim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *