Polresta Mojokerto gelar Rapat Koordinasi Kesiapan Menghadapi Bencana Alam

Mojokerto – Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H, dan BPBD Mojokerto Raya melaksanakan rapat koordiansi kesiapan menghadapi bencana alam di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota yang bertempat di Aula Prabu Hayam Wuruk, Senin (11/10) Siang.

Kegiatan ini diikuti Wakapolresta Mojokerto, Dandim 0815, Kepala Dinas Perhubungan Kota dan Kabupaten Mojokerto, Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten Mojokerto, Satpol PP Kota dan Kabupaten Mojokerto, BPBD Kota dan Kabupaten Mojokerto, PMI Kota Mojokerto.

Kapolresta Mojokerto membuka kegiatan rakord dan menyampaikan,
“Tentunya kita tidak menginginkan bencana diwilayah kita, tapi seandainya itu terjadi kita sudah mempunyai persiapan. Harapan mendatang dalam kegiatan ini adalah semoga kita nanti mampu melakukan mitigasi awal bencana di wilayah hukum polres mojokerto kota'” ungkap AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H.

Rapat Koordinasi ini merupakan upaya Polresta Mojokerto bersama Pemerintah Mojokerto raya dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana dengan tujuan untuk menjamin terselenggaranya pelaksanaan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh dalam memberi perlindungan kepada Masyarakat dari ancaman, resiko, dan dampak bencana, untuk terciptanya lingkungan kehidupan masyarakat yang lebih aman dan tanggap bencana.

Dinas Kesehatan Kota Mojokerto yang diwakili oleh Wahyu harianti, mengatakan kesiapan dalam kegiatan penanggulan di wilayah hukum Polresta Mojokerto, “Kota Mojokerto yang terdiri dari 3 kecamatan, kita dinas kesehatan kota siap mendukung, Kita memang ada bantuan saat bencana kirisis utamanya adalah obat obatan dan alat alat medis, insyaallah kita siap untuk membantu,” Ujarnya.

Sementara itu BPBD Kota Mojokerto mengatakan “Untuk kegiatan saat ini yang kita lakukan adalah siap siaga untuk menghadapi bencana baik pada musim kemarau ataupun musim penghujan seperti tanah longsor dan banjir. Kami juga melakukan perapian pohon disekitar daerah bantaran sungai untuk menghindari adanya pohon tumbang”. Pungkasnya. (RS/MK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *