Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Usulkan: Dampak Dari Covid 19 Warga Kota Mojokerto Banyak kehilangan Pekerjaan, Diharapkan Pemerintah Dapat Melakukan Pendidikan

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Usulkan: Dampak Dari Covid 19 Warga Kota Mojokerto Banyak kehilangan Pekerjaan

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto mengadakan rapat Paripurna di ruang rapat DPRD Kota Mojokerto, Senin (5/9/2022) dengan agenda penyampaian pandangan umum Fraksi atas Raperda Perubahan APBD Tahun anggaran 2022.

Dalam paripurna tersebut, Pandangan umum dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui juru bicaranya Hj. Choiroiyaroh, S.H .mengatakan,” kami fraksi partai kebangkitan bangsa perlu memberikan catatan bahwa pada saat ini fokus program yang dibutuhkan masyarakat ada beberapa hal sebagai berikut :

Tenaga kerja, dampak dari covid 19 yang telah berlalu banyak warga kota yang kehilangan pekerjaan alias menganggur, maka dari itu kami harapkan pemerintah dapat melakukan pendidikan dan pelatihan ketrampilan yang di butuhkan dunia usaha bagi pencari kerja. sehingga mereka bisa terserap di dunia usaha yang ada.  oleh karena  itu pemerintah harus merumuskan arah program pendidikan yang bisa meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia, meningkatkan ketrampilan kerja dan menumbuhkan pengembangan ekonomi kreatif yang sesuai dengan kebutuhan riel kopetensi yang berkembang di masyarakat.

Usaha kecil dan menengah, kami fraksi pkb dprd kota mojokerto saat ini belum melihat adanya peningkatan ekonomi kerakyatan di kota mojokerto. pada hal saat ini masa-masa pemulihan ekonomi nasional,  maka dari itu kami berharap pemerintah untuk lebih intens dan maksimal untuk melakukan pembinaan dan pemberian bantuan modal usaha terhadap umkm yang ada di kota mojokerto agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, seperti contoh ; pengrajin sepatu, sandal batik dan kuliner agar geliat usaha umkm yang ada bisa berjalan lebih optimal. karena tanpa sentuhan tangan pemerintah mereka akan sulit berkembang dan berinovasi. pada saat ini kita sudah masuk era digitalisasi ekonomi dan perdagangan, maka selain bantuan modal perlunya pemerintah memberikan pembinaan atau pelatihan digitalisasi agar produk-produk umkm bisa masuk pada ekosistem digital sehingga produk-produk umkm bisa dipasarkan lebih luas lagi.

Dalam rangka meningkatkan produksi pertanian di kota mojokerto dan juga untuk meningkatkan perekonomian petani, kami harapkan pemerintah memberikan bantuan subsidi pupuk juga bibit. karena saat ini pupuk yang ada sangat mahal sehingga di keluhkan para petani yang ada di kota mojokerto. tidak lupa juga perlunya perbaikan irigasi atau saluran air guna memperlancar suplai air di persawahan yang ada di kota Mojokerto

Dalam bidang perikanan kami harapkan pemerintah melakukan pembinaan dan pelatihan budi daya perikanan serta memberikan bantuan kolam beserta bibit agar dapat menciptakan usaha baru serta meningkatkan pendapatan masyarakat. tidak itu saja kami harapkan pemerintah juga memberikan pendapingan pemasaran agar hasil budi daya tersebut bisa terdistribusi dengan baik

Anak usia didik wajib memperoleh akses pendidikan yang baik dan bekualitas, siswa harus diperkenalkan informasi teknologi ( IT) Sejak dini. minat anak dibidang saint, teknologi, seni dan olah raga terus didukung dan diapresiasi dengan bentuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan perkembangan zaman. sehingga peningkatan sdm yang unggul di kota mojokerto bisa terwujud dengan baik. dengan pemenuhan tersebut generasi muda kita akan menciptakan prestasi-presetasi gemilang yang kita harapkan semua.

Untuk meningkatkan SDM yang unggul perlunya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, salah satunya stanting perlu di pangkas melalui perbaikan gizi serta pelayanan kesehatan harus semakin di perkuat dan di permudah.  pencegahan dan pemberantasan penyakit menular, perbaikan kesehatan lingkungan, pengembangan kapasitas dan kualitas sarana prasarana pelayanan kesehatan, serta pengembangan sumber daya manusia pelaksana kesehatan juga harus di perkuat.

Koperasi adalah soko guru perekonomian, dalam hal ini pemerintah di harapkan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas koperasi, pengembangan sistem pendukung usaha bagi koperasi serta pembinaan dan pengembangan koperasi agar bisa berkembang dalam upaya menopang pertumbuhan ekonomi. modernisasi koperasi sangat penting dilakukan, pengenalan teknologi informasi perlu di tingkatkan, karena saat ini kita sudah masuk era digitalisasi jangan sampai koperasi yang ada di kota mojokerto gagap teknologi dan hanya berkutat pada usaha simpan pinjam saja.

“Kami kira cukup singkat dan sederhana catatan yang kami sampaikan  di atas. tapi dalam hal ini, kami perlu sampaikan bahwa masih banyak persoalan yang harus pemerintah kota perhatikan terkait permasalahan mendasar yaitu honor guru ngaji, pemandi jenazah, modin, marbot, rt dan rw sampai hari ini belum ada kejelasan kapan akan terbayarkan.

Terkait kesehatan tunjangan kesehatan untuk pengurus rt dan rw juga masih jelas karena pihak bpjs menyampaikan belum ada pembayaran terkait tunjangan kesehatan tersebut. belum lagi program kis gratis untuk warga kota sampai hari ini juga belum ada kejelasan kapan akan di bayarkan. tidak itu juga permasalahan kartu kis untuk warga kota, masih banyak keluhan di masyarakat bahwa mereka kesulitan untuk mendapatakan kartu tersebut.

Di bidang pendidikan masih menyisakan persoalan kesejahteraan guru, masalah tunjangan guru swasta, kesenjangan sekolah negeri dan swasta  serta sekolah di bawah naungan kemenag atau madarasah yang masih terabaikan.

Di sisi lain hak-hak asn tekait tunjangan tpp sampai hari masih belum cair, blm lagi kami mendapat informasi bahwa tunjangan terbut di kurangi dengan alasan tidak jelas. apa tidak ada perasaan ! padahal tunjangan tersebut sangat di butuhkan untuk menambah income bagi keluarganya. kalau hal itu benar ? akan berdampak pada semangat kerja asn yang ada di kota mojokerto.

Belum lagi program-program fundamental kerayatan pelayanan dasar terkait pokir sampai hari ini tidak menjadi prioritas, pada hal usulan pembangunan tersebut berbasis masyarakat yang pastinya sangat bermanfaat dan tepat sasaran. karena usulan tersebut di sampaikan langsung oleh masyarakat pada waktu masa reses anggota dprd kota mojokerto. sampai hari masih belum jelas anggarannya.” Tutupnya.(Syim/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *