Basarnas Hentikan Pencarian Mahasiswa Yang Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto

Foto. Basarnas Hentikan Pencarian Mahasiswa Yang Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto

MOJOKERTO – Basarnas menghentikan pencarian terhadap Raffi Dimas Baddar, warga Desa Pekoren Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan hari ini, Senin (19/9/2022). Dimas dinyatakan hilang di kawasan wisata Bukit Krapyak Desa Padusan Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto pada Minggu (11/9/2022) siang.

Komandan Tim Basarnas Surabaya Octavino mengatakan upaya pencarian Raffi Dimas Baddar sudah diperluas hingga 33 kilometer.

“Basarnas sudah melakukan perluasan pencarian hingga 33 kilo meter atau sekitar 6 hektare,” ungkap Vino kepada awak media,

Vino mengatakan dalam waktu satu pekan ini pihaknya sudah berupaya mencari pemuda 20 tahun itu. Vino mengatakan tim gabungan melakukan pelakacakan sejak hari pertama. Hingga hari ke 7 dalam pencariannya Dimas masih belum ditemukan.

“Ini sudah 7 hari kami (Basarnas) melakukan pencarian namun hasilnya bmasih nihil,” ungkap Vino kepada awak media di lokasi, Sabtu (17/9/2022).

Sejauh ini, belum ada tanda-tanda keberadaan mahasiswa semester 3 fakultas teknik Universitas Wijaya Putra Surabaya itu. Vino berpendapat dalam keadaan normal manusia bisa bertahan hidup dalam waktu lima hari lima malam tanpa ada asupan makanan. kemungkinan Dimas mengalami hipotermia (kedinginan).

“Menurut kami, manusia bisa bertahan bisa 5 hari, namun kalau melihat pakaian dengan slayer, shal dan sandal kemungkinan masih bertahan,” ujar Vino.

Basarnas juga belum ada penambahan waktu pencarian. Namun relawan yang lain seperti Tahura dan perhutani tetap melakukan pencarian.

“Hanya Basarnas saja yang hari ini selesai masa tugasnya, namun relawan yang lain masih terus melakukan pencarian,” terangnya.

Seperti terlihat di papan posko relawan pencarian orang hilang. Setidaknya ada 40 organisasi relawan yang ikut membantu pencarian.

Diberitakan sebelumnya, Raffi Dimas Baddar (20), hilang saat nge-camp di kawasan wisata Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Mahasiswa Universitas Wijaya Putra Surabaya itu hilang saat berkemah dengan teman-temannya.

Berdasarkan keterangan yang diterima pihak kepolisian, Dimas bersama 10 orang rekannya tiba di lokasi perkemahan tersebut pada Sabtu (10/9) sekira pukul 18.30 petang. Mereka kemudian melakukan camping dan mendirikan tenda di lokasi tersebut.(Syim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *