Home / Daerah

Jumat, 14 Oktober 2022 - 02:26 WIB

DPRD Kota Mojokerto Gelar Rapat Pendapat Bahas Relokasi Pedagang Sekitar Pasar Tanjung

Foto. DPRD Kota Mojokerto Gelar Rapat Pendapat Bahas Relokasi Pedagang Sekitar Pasar Tanjung

Foto. DPRD Kota Mojokerto Gelar Rapat Pendapat Bahas Relokasi Pedagang Sekitar Pasar Tanjung

Foto. DPRD Kota Mojokerto Gelar Rapat Pendapat Bahas Relokasi Pedagang Sekitar Pasar Tanjung

Mojokerto – Komisi II DPRD Kota Mojokerto mengadakan Rapat Dengar Pendapat atau RDP (hearing) terkait dengan rencana relokasi pedagang sekitar Pasar Tanjung Anyar dengan mengundang DiskopUKMperindag, Satpol PP, Dishub, dan UPT Pasar di Ruang Rapat Gedung DPRD Kota Mojokerto, jalan Gajah Mada 145. Kamis (13/10/2022).

 

Ketua DPRD Kota Mojokerto, Sunarto juga koordinator Komisi II mendukung relokasi penataan pedagang pasar tanjung anyar dan meminta agar lapak atau kios dalam pasar tidak dimiliki orang-orang yang menjadi tim sukses (timses) apalagi tahun ini adalah tahun politik dalam pemilu.

READ  Partisipasi Aktif Koramil 0815/10 Bangsal Bantu Kendalikan OPT

 

“Jangan seperti yang terjadi pada Pasar Prapanca. Pemilik kios adalah orang-orang yang menjadi timses yang sebenarnya bukanlah pedagang tulen,” tegas Sunarto.

 

Sunarto menyarankan untuk memberikan pedagang tulen yang di mana benar – benar itu pedagang. Kalau tidak di pilih maka bisa berakibat fatal, salah satu contoh pasar tradisional Prapanca yang saat ini sepi karena yang berjualan hanya beberapa saja.

 

“Kasus Pasar Prapanca jangan sampai terjadi di pasar-pasar lainnya,” pesan Sunarto.

 

Ia juga mengkhawatirkan dan mengharapkan memantau jika adanya jual beli kios bagi para pedagang yang nakal.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMPerindag) Kota Mojokerto, Ani Wijaya SE, MM menyampaikan, kasus Pasar Prapanca menjadi pelajaran bagi semuanya untuk menata semua pedagang pasar dan Pedagang Kaki Lima (PKL).

READ  Silaturahmi Kapolda Jatim Jelang Ramadhan Dengan AUMA dan AUTADA

 

“Kasus Pasar Prapanca menjadi pelajaran bagi Pemkot. Tempat-tempat yang baru seperti kios dan lapak harus diberikan kepada mereka yang benar-benar pedagang. Bukan mereka yang belajar berdagang. Datanya sudah dikunci,” tegas Any.

Untuk perencanaan relokasi pedagang di sekitar Pasar Tanjung Anyar, merupakan pedagang di Pasar Tanjung yang tumpah.

“Mereka itu kan pedagang kami ya, bukan PKL yang liar. Memang pedagang kami yang tumpah ini perlu ditata kan gitu”, terang Any.

Pemetaan dan pendataan sudah direncanakan sejak tahun 2021 awal. Sebelumnya juga sudah pendataan dan dilakukan pemetaan dari jalan Kyai Haji Nawawi, jalan Residen Pamuji dan jalan Cokroaminoto.

READ  Poktan Mendek Bersama Babinsa Cabut Benih Padi Situ Bagendit

Any menjelaskan total pedagang yang akan direlokasi sebanyak 143 pedagang. Sementara ini sebanyak 53 pedagang sudah mendaftar untuk direlokasi.

“Mereka semua akan direlokasi ke berbagai tempat. Ada yang dimasukkan ke dalam Pasar Tanjung dan ada juga yang direlokasi ke Pasar Kranggan, Pasar Prapanca atau Pasar Kliwon dan yang pastinya pedagang yang sudah direlokasi nantinya akan tetap dipantau dari tim seleksi kami,” tandas Any.S

edangkan Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Modjari S.Sos mengatakan, relokasi bukanlah tindakan penertiban namun sebagai upaya penataan.

“Kita harus menyamakan persepsi bahwa ini merupakan upaya penataan”, ungkap Modjari.(Syim/ADV) 

Share :

Baca Juga

Daerah

Dekat dengan Media, Kapolresta Mojokerto Gowes Gunakan Masker HPN

Daerah

Danrem 082/CPYJ Hadiri HUT ke-59 Kowad Secara Virtual

Daerah

Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Satgas Covid-19 Kota Mojokerto Tertibkan Pusat Perbelanjaan

Daerah

Peringati Hari Disabilitas, Ning Ita Kunjungi Warga Disabilitas Kota Mojokerto

Daerah

Bupati Ingatkan Waspada Mutasi Covid-19

Daerah

Selamat Dan Sukses Atas Di Lantiknya H. Susanto SH Kades Gunungsari Kecamatan Dawar Blandong

Daerah

Buka Kegiatan Katpuan Apkowil Tersebar 2019, Ini Pesan Dandim 0815

Daerah

Jelang Lebaran, Ning Ita Salurkan Bansos Di Tengah Pandemi