Home / Ekonomi

Rabu, 6 September 2023 - 05:15 WIB

Bupati Mojokerto Terus Gulirkan Program SEHATI

Utama

Foto. Bupati Mojokerto Terus Gulirkan Program SEHATI

Mojokerto .IB  Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati terus menggulirkan program Selasa Sehat turunkan Stunting, AKB, dan AKI (SEHATI). Kali ini, Bupati Ikfina menyasar ibu balita di Desa Kutogirang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Program yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto tersebut, digelar di Pendopo Desa Kutogirang, pada Selasa, (5/5) pagi. yang diikuti oleh ibu-ibu balita se-Desa Kutogirang.

Bupati Ikfina juga menyerahkan alat antropometri kepada kepala desa Kutogirang Didik Udiarno, yang juga turut dihadiri Kepala DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto Sugeng Nuryadi, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Ninik, Camat Ngoro, Kapus Ngoro, dan Ketua TP PKK Desa Kutogirang.

READ  Total Denda Operasi Yustisi Selama PPKM Kota Mojokerto Sebesar Rp 60,5 Juta

Dalam arahannya, Bupati Ikfina mengungkapkan, bahwa untuk memenuhi gizi dari calon bayi, maka para ibu hamil harus memiliki lingkar lengan minimal 23,5 cm. Karena hal tersebut, merupakan salah satu indikator ibu tidak kekurangan gizi.

“Kalau ibunya kurang gizi, jadi anaknya dikasih gizi darimana, karena didalam kandungan anaknya tidak boleh kurang gizi. Jadi saling mengingatkan karena indikator seorang ibu tidak kurang gizi lengannya tidak kurang dari 23,5 cm,” ujarnya.

READ  Harga BBM Resmi Naik, Sebagian Warga Mojokerto anggap masih Wajar

Bupati Ikfina juga mengatakan, dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Mojokerto, para balita harus terpenuhi gizinya agar tidak kekurangan gizi dan tidak kekurangan makanan.

“Karena stunting ini adalah menjadi masalah dinegara kita, karena balita stunting maka kecerdasanya 20 persen dibawah rata-rata,” bebernya.

Selain itu, untuk mendapatkan pertumbuhan balita yang maksimal dan memenuhi gizi terhadap Balita, orang nomor satu dilingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto menjelaskan, agar para orang tua dapat memberikan makanan zat pembangun seperti telur, ayam, ikan, daging, dan susu.

“Untuk menekan stunting, anak-anak harus cukup gizi agar sehat dan tidak sakit berulang. Sebisa mungkin anak usia dibawah 2 tahun harus diusahakan ASI. Waktu terbaik memaksimalkan pertumbuhan otak anak itu dimulai dari bayi sampai dengan 5 tahun. Ini semua dapat diwujudkan apabila anak cukup gizi,” jelasnya.

READ  MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN, SMART HOTEL PERTAMA DI JAWA TIMUR MELUNCURKAN PUTU MAYANG GULUNG MERAH PUTIH

Bupati Ikfina juga berpesan, agar para orang tua juga memperhatikan tumbuh kembang anak, agar kedepannya para balita menjadi generasi penerus yang pintar dan berkarakter.

“Anak tidak hanya butuh gizi tetapi kita juga perlu membentuk karakternya, menjadikannya pintar dan cerdas. Ayo bersama-sama kita rawat anak-anak kita dengan penuh kasih sayang agar membentuk karakter yang baik,” tungkasnya

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pembuangan Limbah di Wonoploso Gondang ,Rusiati Mengalami Sesak Nafas

Ekonomi

Hari Disabilitas Internasional, Birth Beyond Gelar Road Show Baksos

Ekonomi

GBI ROCK Mojokerto Rayakan 26 Tahun GEMPITA dengan Berbagi 5.000 Paket Lebaran

Ekonomi

Program Wakaf Sawah Produktif di Mojokerto Sukses Panen Capai 110 Ton

Ekonomi

Rapat Paripurna DPRD Kota Mojokerto Setujui Raperda RT/RW tentang PBG dan PSU dihadiri Pula Oleh Walikota Mojokerto

Ekonomi

160 Kekuarga Penerima Manfaat Desa Krembangan Gudo Terima Bansos

Ekonomi

Perjuangan Pemuda Dawar Membangkitkan UMKM Lokal Pasca Pandemi

Ekonomi

Gus Barra Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi
?>