
Acara di mulai dengan pembacaan Sholawat oleh Group sholawat Al Banjari santri putra PPMU. Selanjutnya, MC ustadzah Lutfiah dan Fatimatuz Zahra mengajak jamaah untuk menyanyikan Indonesia Raya dan Guruku.

Dalam sambutannya, KH. Abdur Rosyid Manshur berharap alumni dan dewan guru tetap bersilaturahmi ke PPMU.
“Saya ucapkan ahlan wa sahlan bi khudurikum. Selamat datang kepada para alumni dan guru di PPMU. Kalau nganggur dulon nang mambaul Ulum syukur-syukur ingat ke makam kyai Manshur,” ungkap Gus Rosyid kepada jamaah.
Ia juga mengisahkan putranya yang mengabdi 10 tahun di Pondok ia belajar. Menurutnya, pengabdian seorang murid kepada guru atau almamaternya berlaku selamanya.
“Saya perintahkan anak saya tetap ngajar di pondok asalnya. Kalau masalah jarak g nututi tapi ini bagaian dari pengabdian seorang santri, ” terang Gys Rosyid.
Gus Rosyid menambahkan, bahwa PPMU tidak bisa ia pikul sendiri. Butuh partisipasi alumni, guru dan santri untuk bersama-sama memajukan PPMU.
Selanjutnya, Ceramah agama diisi oleh Bu Nyai Elok Aisyah atau Ning Elok.
