Category Archives: Daerah

Pembukaan Muscab VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Mojokerto Tahun 2020

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Bupati Mojokerto Pungkasiadi didampingi Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi dan OPD, menghadiri kegiatan pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Mojokerto  2020, Sabtu (19/9) pagi di Hotel De Resort Mojokerto.

Pada muscab yang mengangkat tema “Bidan melindungi hak kesehatan reproduksi melalui pemberdayaan perempuan dan optimalisasi pelayanan kebidanan di masa pandemi Covid-19”, Rani Juliastuti Ketua IBI Kabupaten Mojokerto dalam sambutan menjelaskan rangkaian kegiatan muscab meliputi sidang ilmiah, sidang organisasi, serta pelantikan ketua dan pengurus harian.

IBI Kabupaten Mojokerto, kata Rani, juga telah membagikan logistik APD kepada 918 bidan yang terdiri dari Praktek Mandiri Bidan (PMB) sebanyak 394, Bidan Delima 158 dan yang belum Bidan Delima sebanyak 236.

Beberapa prestasi pun telah dicapai IBI bersama dengan dukungan semua pihak mulai TP PKK Kabupaten Mojokerto, Dinas Kesehatan, Dinas P2KBP2, BKKBN Jawa Timur serta IBI Jawa Timur. Seperti beberapa diantaranya dukungan atas inovasi “Jamaika” atau kepanjangan dari “Jari Penyelamat dalam Menurunkan AKI dan AKB serta Meningkatkan Pelayanan MKJP”. Dukungan itu juga ikut mengantarkan Pengurus Cabang meraih kejuaraan atas pelayanan KB terbanyak tingkat Jawa Timur bahkan tingkat nasional.

“Terima kasih untuk seluruh mitra kerja IBI, yang telah mendukung dan mendorong kami untuk terus memberi yang terbaik. IBI Kabupaten Mojokerto siap mendukung program kerja Pemerintah Kabupaten Mojokerto,” kata Rani.

Bupati Mojokerto pada arahannya mengucapkan terima kasih pada seluruh pengurus IBI, sebagai salah satu garda depan penanganan Covid-19 atas semua kerja keras dalam melayani kesehatan masyarakat.

“Saya sampaikan terima kasih pada seluruh bidan di Kabupaten Mojokerto. Terima kasih telah menjadi bagian dari garda depan penanganan Covid-19. Saya minta semua tetap fokus pada tugas masing-masing, namun tetap dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Apalagi kini kita sudah dipayungi hukum melalui Perda Nomor 2 tahun 2020, tentang penegakan disiplin protokol kesehatan salah satunya wajib bermasker. Ini sudah kita terapkan di operasi yustisi beberapa hari lalu,” tutur bupati.

Hadir juga dalam kegiatan ini Ketua IBI Provinsi Jawa Timur Lestari, Kepala DP2KBP2 Joedha Hadi, serta OPD lainnya.(Syim)

DANREM 082/CPYJ TINJAU KEMAJUAN PEMBANGUNAN JEMBATAN CELEBUNG DI KAB. BOJONEGORO

Foto.DANREM 082/CPYJ TINJAU KEMAJUAN PEMBANGUNAN JEMBATAN CELEBUNG DI KAB. BOJONEGORO

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Komandan Korem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto meninjau langsung kemajuan pembangunan jembatan di Desa Celebung Kec. Bubulan Kab. Bojonegoro saat melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0813/Bojonegoro, Jumat (18/09/2020)

Jembatan yang menghubungkan antara Desa Celebung dengan Dusun Maor dibangun atas bantuan CSR dari pihak SKK Migas serta kerjasama antara Pemkab. Bojonegoro dan TNI AD. Jembatan tersebut memiliki Panjang 27 M dan Lebar 6 M dengan anggaran pembangunan Rp 2,6 Milyar.

Dalam peninjauannya Danrem menyampaikan, ” Dengan dibangunnya jembatan yang menghubungkan kedua desa yaitu Desa Celebung dan Dusun Maor diharapkan dapat membantu masyarakat kedua desa tersebut dalam bidang kemudahan akses dan transportasi. Selain itu, dengan adanya jembatan penghubung akan memudahkan distribusi hasil pertanian dan diharapkan akan meningkatkan perekonomian masyarakat di kedua desa tersebut, “ungkap Danrem.

Pada kesempatan yang sama, Danrem memerintahkan kepada Dandim 0813/ Bojonegoro, agar pembangunan jembatan ini selalu diawasi dan dilaporkan perkembangannya serta diusahakan sebelum musim penghujan tiba jembatan ini sudah terselesaikan dan dapat segera dinikmati oleh masyarakat.
(syim)

DPRD Kota Mojokerto Sampaikan Laporan Badan Anggaran Atas Raperda tentang P-APBD 2020

Foto.DPRD Kota Mojokerto Sampaikan Laporan Badan Anggaran Atas Raperda tentang P-APBD 2020

Mojokerto.Indexberita.com Anggota DPRD Kota Mojokerto, Budiarto menyampaikan laporan pimpinan badan anggaran atas pembahasan rancangan peraturan daerah tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah kota mojokerto tahun anggaran 2020.

Struktur rancangan perubahan apbd tahun anggaran 2020 sebagai berikut :

A. pendapatan daerah

komposisi pendapatan daerah, pada perubahan apbd tahun anggaran 2020 semula dianggarkan sebesar 885 milyar 815 juta 848 ribu rupiah diperkirakan terjadi penurunan menjadi sebesar 805 milyar 861 juta 500 ribu 799 rupiah atau berkurang sebesar 9,03 persen, yang meliputi penerimaan sebagai berikut :

1. pendapatan asli daerah (pad) semula dianggarkan sebesar 205 milyar 935 juta 512 ribu rupiah pada rancangan perubahan apbd tahun anggaran 2020 ini diperkirakan terjadi penurunan menjadi sebesar 199 milyar 507 juta 695 ribu 383 rupiah, atau turun sebesar 3,12 persen penyesuaian pendapatan asli daerah dan sebagainya dengan memperhitungkan potensi pajak daerah dan retribusi daerah sebagai akibat menurunnya kegiatan perekonomian pada saat pandemi covid-19 sesuai amanah surat keputusan bersama (skb) menteri dalam negeri dan menteri keuangan nomor : 119/2813/sj dan nomor : 177/kmk.7/2020 tanggal 09 april 2020 tentang percepatan penyesuaian anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020 dalam rangka penanganan corona virus disease 2019 (covid-19) :

a) pendapatan pajak daerah, semula sebesar 50 milyar 56 juta 500 ribu rupiah, turun menjadi 43 milyar 160 juta 250 ribu rupiah atau turun sebesar 13,78 % ;

b) hasil retribusi daerah, semula 10 milyar 118 juta 35 ribu 800 rupiah, turun menjadi 9 milyar 269 juta 90 ribu 510 rupiah atau turun sebesar 8,39 %;

c) hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, semula 4 milyar 836 juta 103 ribu rupiah, setelah perubahan diperkirakan 4 milyar 872 juta 646 ribu rupiah, atau naik sebesar 0,76%, dengan adanya target kenaikan bagian laba atas penyertaan modal pada bank jatim ;

d) lain-lain pendapatan asli daerah yang sah, semula 140 milyar 924 juta 873 ribu 200 rupiah, setelah perubahan menjadi diperkirakan naik menjadi 142 milyar 205 juta 708 ribu 873 rupiah atau naik sebesar 0,91 %, adanya target pengembalian dari pendapatan hasil temuan audit, penjualan bongkaran gedung aset, dan pemanfaatan aset yang disewa oleh pihak ke-3;

2. dana perimbangan semula 560 milyar 930 juta 877 ribu rupiah mengalami penurunan menjadi sebesar 509 milyar 812 juta 607 ribu 126 rupiah atau sebesar 9,11 %, penyesuaian dana perimbangan ini sesuai amanah peraturan presiden nomor 72 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan presiden nomor 54 tahun 2020 tentang perubahan postur dan rincian anggaran pendapatan dan belanja negara tahun anggaran 2020, peraturan menteri keuangan republik indonesia nomor 35/pmk.07/2020, tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa tahun anggaran 2020 dalam rangka penanganan pandemi corona virus disease 2019 (covid-19) dan/atau menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan peraturan menteri keuangan republik indonesia nomor 36/pmk.07/2020, tentang penetapan alokasi sementara kurang bayar dana bagi hasil tahun anggaran 2019 dalam rangka penanganan pandemi corona virus disease 2019 (covid-19), dengan rincian sebagaimana berikut :

a) bagi hasil pajak bagi hasil bukan pajak, semula sebesar 61 milyar 725 juta 25 ribu rupiah, turun menjadi 56 milyar 265 juta 996 ribu 126 rupiah, atau turun sebesar 8,84 % ;

b) dana alokasi umum, semula sebesar 418 milyar 191 juta 976 ribu rupiah, setelah perubahan mengalami penurunan menjadi 375 milyar 978 juta 526 ribu rupiah atau turun sebesar 10,09 % ;

c) dana alokasi khusus, semula sebesar 81 milyar 13 juta 876 ribu rupiah, setelah perubahan menjadi 77 milyar 568 juta 85 ribu rupiah, atau turun sebsar 4,25 %;

3. lain-lain pendapatan daerah yang sah, semula dianggarkan 118 milyar 949 juta 459 ribu rupiah diperkirakan turun menjadi sebesar 96 milyar 541 juta 198 ribu 290 rupiah, turun sebesar 18,84 %, penyesuaian ini berdasarkan keputusan gubernur jawa timur nomor 188/253/kpts/013/2020, tentang perubahan atas keputusan gubernur jawa timur nomor 188/45/kpts/013/2020, tentang penetapan alokasi sementara dana bagi hasil pajak daerah untuk kabupaten / kota se jawa timur tahun anggaran 2020, dengan rincian sebagai berikut :

a) pendapatan hibah, tidak terjadi perubahan atau tetap sebesar 18 milyar 801 juta 800 ribu rupiah;

b) dana bagi hasil pajak dari propinsi dan pemerintah daerah lainnya, semula sebesar 70 milyar 586 juta 672 ribu rupiah, mengalami penurunan menjadi 48 milyar 142 juta 138 ribu 290 rupiah, atau turun sebesar 31,80 %;

c) dana penyesuaian dan otonomi khusus, semula sebesar 29 milyar 560 juta 987 ribu rupiah, turun menjadi 28 milyar 495 juta 701 ribu rupiah atau turun sebesar 3,60 %;

d) bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainnya, semula tidak dianggarkan, setelah perubahan berubah menjadi 1 milyar 101 juta 559 ribu rupiah.

b. belanja daerah

komposisi belanja daerah pada perubahan apbd tahun anggaran 2020, semula anggaran belanja ditetapkan sebesar 1 trilyun 14 milyar 496 juta 26 ribu 400 rupiah setelah perubahan turun menjadi 993 milyar 808 juta 690 ribu 627 rupiah 97 sen. yang meliputi komponen belanja sebagai berikut :

1. belanja tidak langsung

belanja tidak langsung semula dianggarkan sebesar 393 milyar 982 juta 41 ribu 800 rupiah pada perubahan apbd tahun anggaran 2020 naik sebesar 496 milyar 585 juta 330 ribu 447 rupiah 62 sen, dengan rincian belanja tidak langsung sebagai berikut :

a) belanja pegawai, semula sebesar 367 milyar 385 juta 780 ribu 800 rupiah, setelah perubahan turun menjadi 346 milyar 035 juta 903 ribu 834 rupiah 81 sen, atau turun sebesar 5,81 %;

b) belanja hibah semula sebesar 21 milyar 63 juta 761 ribu rupiah, setelah perubahan turun menjadi 17 milyar 393 juta 991 ribu rupiah, atau turun sebesar 17,42 %;

c) belanja bantuan sosial tetap seperti pagu semula sebesar 4 milyar 682 juta 500 ribu rupiah;

d) belanja tidak terduga, semula 850 juta rupiah, setelah perubahan naik menjadi 128 milyar 472 juta 935 ribu 612 rupiah 81 sen, atau naik sebesar 15 ribu 14 koma 46 persen.

kenaikan belanja tidak terduga yang sangat signifikan tersebut dikarenakan adanya refocusing dan realokasi anggaran sesuai amanah surat keputusan bersama (skb) menteri dalam negeri dan menteri keuangan nomor : 119/2813/sj dan nomor : 177/kmk.7/2020 tanggal 09 april 2020 tentang percepatan penyesuaian anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020 dalam rangka penanganan corona virus disease 2019 (covid-19), alokasi belanja tidak terduga tersebut akan digunakan untuk mendanai penanganan dampak covid-19, yaitu :

– bidang kesehatan ;

– penanganan dampak ekonomi

– penyediaan jaring pengaman sosial

2. belanja langsung

sedangkan belanja langsung semula dianggarkan sebesar 620 milyar 513 juta 984 ribu 600 rupiah pada perubahan apbd turun menjadi sebesar 497 milyar 223 juta 360 ribu 180 rupiah 35 sen, penurunan belanja langsung disebabkan adanya refocusing dan realokasi anggaran dari belanja langsung (belanja barang jasa dan belanja modal) ke belanja tidak terduga untuk mendanai penanganan dampak pandemi covid-19, dengan rincian belanja langsung sebagai berikut :

a) belanja pegawai, semula sebesar 35 milyar 814 juta 700 ribu 50 rupiah, setelah perubahan berkurang menjadi 34 milyar 169 juta 78 ribu 855 rupiah, atau berkurang sebesar 4,59 %;

b) belanja barang dan jasa, semula sebesar 394 milyar 324 juta 104 ribu 600 rupiah, setelah perubahan berkurang menjadi 335 milyar 757 juta 288 ribu 306 rupiah 36 sen, atau turun sebesar 14,85 %;

c) belanja modal, semula sebesar 190 milyar 375 juta 179 ribu 950 rupiah, setelah perubahan berkurang menjadi 127 milyar 296 juta 993 ribu 18 rupiah 99 sen, atau turun sebesar 33,13 %.

dengan proyeksi penerimaan pendapatan daerah yang lebih kecil dari belanja daerah maka terjadi selisih defisit semula sebesar minus 128 milyar 680 juta 178 ribu 400 rupiah setelah perubahan menjadi minus 187 milyar 947 juta 189 ribu 828 rupiah 97 sen.

c. pembiayaan daerah

penerimaan pembiayaan daerah, yang semula direncanakan sebesar 128 milyar 680 juta 178 ribu 400 rupiah mengalami kenaikan menjadi sebesar 187 milyar 947 juta 189 ribu 828 rupiah 97 sen, meliputi :

1. sisa lebih perhitungan anggaran sebelumnya, dari anggaran sebesar 128 milyar 380 juta 178 ribu 400 rupiah, setelah perubahan bertambah 59 milyar 267 juta 11 ribu 428 rupiah 97 sen sehingga menjadi 187 milyar 647 juta 189 ribu 828 rupiah 97 sen, atau naik sebesar 46,17 %;

2. penerimaan piutang daerah tetap, sebesar 300 juta rupiah.

sebagaimana pada apbd tahun anggaran 2020 sebelum perubahan, jumlah defisit anggaran akan diimbangi dengan pembiayaan netto yang merupakan hasil selisih dari penerimaan daerah dan pengeluaran daerah pada sisi pembiayaan daerah, dengan melakukan penyesuaian terhadap jumlah sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya berdasarkan laporan pertangggungjawaban pelaksanaan apbd tahun anggaran 2019.

“Berdasarkan kondisi yang ada, dprd kota mojokerto merekomendasikan beberapa hal. Yang pertama pemungutan pajak dan retribusi daerah harus tetap memperhatikan kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini. sehingga tidak memberatkan masyarakat dan dunia usaha. Yang kedua belanja daerah hendaknya harus mampu digunakan sebagai penggerak perekonomian masyarakat dan dunia usaha kota mojokerto. oleh karena itu penyerapan anggaran belanja barang dan jasa serta belanja modal harus mengutamakan produk dan penyedia dari kota mojokerto. Yang ketiga dalam setiap pendistribusian bantuan, khususnya bantuan penanganan covid-19, hendaknya melibatkan kelurahan dan rt rw, agar bantuan dapat sampai pada masyarakat yang menjadi sasaran. Yang keempat dimasa pandemi covid 19 ini, pemerintah diharapkan memberikan kemudahan akses dalam pelayanan rapid test secara gratis kepada masyarakat diseluruh puskesmas tanpa harus mengajukan surat permohonan kepada walikota selaku ketua gugus tugas percepatan penanganan covid 19. Yang kelima siswa, orang tua siswa, dan guru dalam kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini menghadapi kesulitan-kesulitan tersendiri dalam penyelenggaraan pembelajaran daring yang mengarah pada kejenuhan. untuk itu diperlukan langkah-langkah solutif yang inovatif dan kreatif agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung sebagaimana mestinya. Yang keenam program pelatihan yang diberikan kepada masyarakat jangan hanya sebatas memberi ketrampilan saja, tetapi dapat dijadikan sebagai solusi pemberdayaan perekonomian masyarakat, untuk itu pemkot harus mampu memberi jalan keluar bagi pemasaran produk yang dihasilkan. Yang ketujuh dalam rangka antisipasi resesi ekonomi, pemerintah kota hendaknya melakukan langkah-langkah strategis terkait penggunaan sisa dana dak yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Dan yang terakhir, perubahan apbd tahun anggaran 2020 merupakan tahapan penganggaran daerah yang penting dan strategis bagi pemerintah daerah dan dprd. terutama dalam kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini. karena kualitas isi, subtansi, dan prosesnya akan menentukan performance pelaksanaan pemerintahan daerah dalam penanganan pandemi covid-19,” Jelas Budiarto, Jumat 18 September 2020 di Aula Rapat Kantor DPRD Kota Mojokerto, Jalan Gajah Mada Nomor 145 Kota Mojokerto. (Syim/Adv)

Kodim 0815/Mojokerto Gelar Silaturahmi Dengan Keluarga Besar TNI

Foto.Kodim 0815/Mojokerto Gelar Silaturahmi Dengan Keluarga Besar TNI

Mojokerto, Indexberita.com Kodim 0815/Mojokerto semakin mengintensifkan kegiatan silaturahmi dengan komponen masyarakat di wilayah Mojokerto Raya. Penyelenggaran silaturahmi kali ini dilakukan dengan Keluarga Besar TNI (KBT), berlangsung di Aula Makodim 0815 Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (17/09/2020).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Komsos dan Pembinaan Keluarga Besar TNI kali ini mengusung tema “Aksi Nyata Keluarga Besar TNI (KBT) Di Era Kekinian”, dihadiri Pengurus dan perwakilan anggota LVRI, Pepabri, PPAD, Piveri, Perip, GM FKPPI, serta PNS TNI dan Persit Kodim 0815.

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, S.H., melalui sambutannya yang dibacakan Kasdim 0815 Mayor Inf M. Jenal Arifin, mengungkapkan, silaturahmi dengan KBT sangat penting dilakukan guna mempererat persaudaraan dan tali silaturrahmi antar TNI dengan Keluarga Besar TNI di wilayah Mojokerto Raya.

Silaturahmi ini sebagai salah satu metode pembinaan teritorial sekaligus wahana untuk mencapai kesepahaman dan persepsi tentang pemberdayaan wilayah pertahanan di darat kepada seluruh komponen bangsa termasuk Keluarga Besar TNI.

“Silaturahmi antara Prajurit Kodim 0815 dengan KBT ini perlu dijaga dan terus ditingkatkan sehingga menumbuhkan kepedulian serta kepekaan terhadap berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,” tandasnya.

Masih dalam sambutan Dandim, dilaksanakannya silaturahmi ini bertujuan untuk mewujudkan hubungan yang harmonis antara Prajurit TNI AD dan KBT serta meningkatkan upaya menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI melalui aksi nyata bela negara.

Di akhir sambutannya, Dandim 0815 sangat mengapreasiasi para KBT yang telah memotivasi Prajurit Kodim 0815 dalam mengemban tugas menjaga kedaulatan NKRI. Dandim juga meminta para KBT untuk terus berperanserta aktif demi terwujudnya kondusifitas di wilayah Mojokerto Raya termasuk membantu menyelesaikan permasalahan sosial.

Tampak hadir dalam kegiatan, antara lain Ketua LVRI Mojokerto Letkol Purn Budi Sulaksana, S.H., Ketua PPAD dan Pepabri Mojokerto Letkol Purn HM. Sodik, Pengurus GM FKPPI Dra. Sumarmi, serta undangan lainnya.(Syim)

Ratusan Prajurit Kodim 0815/Mojokerto Dilatih Menembak

Mojokerto, Indexberita.com  Dalam upaya memelihara, mengasah dan meningkatkan kemampuan dasar prajurit, Kodim 0815/Mojokerto menyelenggarakan latihan menembak senjata ringan (Latbak Jatri)di Lapangan Tembak Yonif Para Raider 503/Mayangkara, Mojosari Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (17/09/2020).

Latihan menembak senjata ringan laras panjang dan pistol ini merupakan bagian dari program latihan Triwulan III Tahun Anggaran 2020, yang diikuti ratusan Personel Militer dari Makodim 0815/Mojokerto dan Koramil Jajaran dilaksanakan dengan mengedepankan prosedur pengamanan tetap dan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, S.H., saat dihubungi mengungkapkan, latihan menembak merupakan salah satu sarana untuk memelihara, mengasah dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan dasar prajurit.

“Latihan ini merupakan kesejahteraan prajurit. Melalui latihan ini (menembak) diharapkan naluri tempur dasar prajurit akan terus terasah dan terpelihara,“ tandasnya.

Alumni Akmil Angkatan 2000 ini melanjutkan, latihan menembak ini menjadi kewajiban bagi prajurit guna memelihara dan mengasah kemampuan dasar menembak, sehingga diharapkan para prajurit tidak kehilangan naluri tempur.

Sementara itu, Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kodim 0815/Mojokerto Lettu Inf Akhmad Rifa’i, menambahkan, latihan menembak ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (15/09) lalu, yang pelaksanaannya dilakukan secara bergelombang.

“Meskipun dalam situasi Pandemi Covid-19, latihan menembak ini tetap dimaksimalkan, namun mekanisme menyesuaikan dan mempedomani protokol kesehatan,” tutupnya.(Syim)

Tingkatkan Kemampuan Prajurit Korem 082/CPYJ melalui Latbak Jatri

MOJOKERTO.Indexberita.com Guna meningkatkan kemampuan Prajurit, Korem 082/CPYJ melaksanakan Latihan Menembak Senjata Ringan di Lapangan Tembak Yonif Para Raider 503/ Mayangkara, Desa. Mojosulur, Kec. Mojosari Kab. Mojokerto yang dilaksanakan selama 3 hari. Kamis (17/09/2020)

Sebelum pelaksanaan Latihan menembak Komandan Korem 082/ CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto memberikan arahan dan penekanan kepada Prajurit Korem 082/CPYJ yang akan mengikuti Latihan Menembak ” Laksanakan Latihan ini dengan sebaik-baiknya dengan selalu mengikuti arahan dari Komandan Latihan, jaga faktor keamanan baik personel maupan materiil, laksanakan latihan ini dengan disiplin sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. ” tegas Danrem.
Danrem juga mengingatkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan hindari kerumunan tetap jaga jarak fisik, pake masker dan sehabis menembak jangan lupa mencuci tangan. Kegiatan menembak ini diikuti 655 personel dari anggota Korem 082/CPYJ dan Kodim 0815/ Mojokerto.

Kapten Inf Syamsul Ma’arif Komandan Kompi Markas Korem 082/CPYJ selaku Koordinator Latihan menambahkan ” Dalam Latihan Menembak Senjata Ringan kali ini faktor keamanan menjadi prioritas utama untuk itu ikuti arahan dan aba-aba dari pelatih, laksanakan latihan ini dengan sebaik-baiknya. Saya tidak ingin melihat ada anggota yang bergerombol. Laksanakan penekanan dari Danrem sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.
(Rem/Syim)

Bupati Mojokerto menyerahkan Bantuan APD Untuk Pelaku Usaha Pariwisata Di Kantor Dispora

Foto.Bupati Mojokerto menyerahkan Bantuan APD Umtuk Usaha Pariwisata Di Kantor Dispora

Mojokerto.Indexberita.com Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto menyerahkan secara simbolis bantuan alat perlindungan diri (APD untuk pelaku usaha pariwisata), Rabu 16 September 2020 Pukul 13.00 WIB di Kantor Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto.

Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo, S.Sos, M.M mengatakan alasannya mengapa pelaku usaha wisata yang diberikan bantuan APD.

“Karena mereka yang terdampak pertama kali saat pandemi covid-19. Mereka tidak ada pemasukan selama 4 Bulan. Dan baru tanggal 4 Juli 2020 mereka boleh berusaha. Hari ini ada 93 pelaku usaha yang mendapatkan bantuan APD. Terdiri dari 30 hotel Villa, 43 Destinasi wisata, 10 Rumah Makan, kemudian lain-lain seperti panti pijat, warung serta karaoke sementara ini ada bantuan 10 APD,” terangnya.

Lebih lanjut, Amat Susilo juga mengatakan bahwa Paket APD yang diberikan adalah seperti sprayer elektronik, disinfektan, tempat cuci tangan, hand sanitizer 500 ml, sabun cair 500 ml, masker kain, face shield dan thermogun.

“Ini menjadi bentuk kepedulian daerah, supaya kita terjaga. Saat ini hampir semua sudah eksis kecuali cagar budaya. Kita sudah buka secara gratis, karna dari pemerintah pusat dalam hal ini kementerian Kebudayaan hendak mengambil alih. Cagar budaya tetap dibuka, tetapi tidak dikenai tiket atau gratis. Jadi otomatis PAD kita dari Cagar Budaya hilang. Terkait anggaran PAD ini merupakan Hasil refocusing, dimana pengadaannya melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, S.H dalam sambutannya mengatakan jika operasi yustisi yang saat ini kami galakkan untuk menekan covid-19 itu sudah menyangkut denda. Disitu tertulis dendanya Rp 500.000 sampai Rp.1.000.000.

“Hari Senin depan, kita berikan bantuan juga pada pengusaha pariwisata dan seni. Yang penting kita memberi itu jangan numpuk, jangan double. Sekarang kita tinggal kita berdisiplin penuh untuk menekan angka positif Covid-19,” tuturnya. (Syim)

Korem 082/CPYJ Gelar Lomba Tari Kreasi

Foto Korem 082/CPYJ Gelar Lomba Tari Kreasi

Mojokerto,INDEXBERITA.COM Korem 082/CPYJ gelar lomba tari kreasi, dimana kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi sosial yang sehat dan harmonis, melalui lomba tari kreasi diharapkan dapat meningkatkan tali silaturahmi antara prajurit TNI dengan Komponen Masyarakat, khususnya para generasi muda sewilayah Korem 082/CPYJ. Hal ini disampaikan oleh Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto dalam sambutannya pada acara pembukaan lomba tari kreasi yang diikuti oleh generasi muda sewilayah Korem 082/CPYJ dalam rangka Komunisasi Sosial Kreatif Triwulan III TA 2020 di Pendopo Griya Paramitra Asrama Cikaran Korem 082/CPYJ Jln. Gajah Mada Kota Mojokerto. Rabu, (16/09/2020).

Lebih lanjut Danrem mengajak kepada generasi muda, khususnya para pelajar untuk mewarisi budaya daerah dalam hal ini Tari Kreasi Daerah Jawa Timur.
” Mari kita mewarisi dan mencintai budaya daerah, khususnya Tari Kreasi Khas Jawa Timur, sebagai warisan leluhur yang harus kita jaga dan pelihara kelestariannya “, jelas Danrem.

Kegiatan bertema ” Melalui kegiatan Komsos Kreatif, kita tingkatkan Rasa Cinta Tanah Air, Berwawasan Kebangsaan dan kesadaran Berbangsa dan Bernegara serta menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI” Tari Kreasi ini diikuti oleh generasi muda dari 6 daerah yaitu Kediri, Tuban, Lamongan, Bojonegoro, Jombang dan Mojokerto.
Dewan juri pada perlombaan ini dari Disporabudpar Kab/Kota Mojokerto.

Sedangkan dalam penjurian Lomba Tari Kreasi kali ini tersedia empat aspek yang dinilai yaitu aspek ide garapan, aspek kreatifitas penggarapan, aspek wirasa, wirama dan wiraga, serta aspek terakhir penyajian/ penampilan.

Sementara itu, sebelum pengumuman juara, perwakilan dewan juri Bapk Punjul Pitono S.Sn dari Disporabudpar menyampaikan apresiasi kepada Korem 082/CPYJ yang konsisten turut serta dalam mengembangkan dan melestarikan budaya daerah.
” Apresiasi kepada Korem 082/CPYJ yang selalu konsisten turut serta dalam mengembangkan dan melestarikan budaya daerah. Kami salut, dan kami bangga kepada Korem 082/CPYJ yang sangat peduli dengan budaya dan kearifan lokal kita” ungkapnya.

Hasil dari penilaian dewan juri tampil sebagai juara adalah:
1. Juara I
Sanggar Tari
Budaya
Nusantara
Total Nilai = 766
dari Kota. Kediri

2. Juara II
SMAN 1 Dawar
Blandong
Total Nilai = 751
dari Kab. Mojokerto

3. Juara III
Sanggar Duta
Penari
Lamongan.
Total Nilai = 740
dari Kab.
Lamongan

4. Juara Harapan
Sanggar Tari
Ande-Ande Lumut
Total Nilai = 730
dari Kab. Kediri
(Penrem CPYJ).

Kapolresta Mojokerto Mengukuhkan Tim Unit Patroli Tim Unit Patroli Reaksi Cepat

Foto.Kapolresta Mojokerto Mengukuhkan Tim Unit Patroli  Reaksi Cepat

Mojokerto .Indexberita.com Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi, S.H. MIK mengukuhkan Tim Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) Gajah Mada Polres Mojokerto Kota, Rabu 16 September 2020 di Lapangan Maha Patih Gajahmada Polres Mojokerto Kota.

Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi SH. MIK dalam sambutannya mengatakan jika hari ini secara resmi saya mengukuhkan Tim Unit Patroli Reaksi Cepat Gajahmada Sat Sabhara Polres Mojokerto Kota.

“Saya percaya dengan dikukuhkannya Tim Unit Reaksi Cepat Gajahmada mampu mengantisipasi situasi kamtibmas Polres Mojokerto Kota dan tim pemburu pelanggar protokol kesehatan serta mengawal tahapan pilkada Kabupaten Mojokerto Tahun 2020, sehingga tercipta suasana khamtibmas yang aman, damai dan sejuk. Semoga Allah SWT memberikan rahmatnya agar kita semua bisa melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” ujarnya. (Syim)

Pulihkan Ekonomi, Ning Ita Tinjau Pasar Benpas dan Rest Area Gunung Gedangan

Foto Ning Ita Tinjau Pasar Benpas dan Rest Area Gunung Gedangan

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM Ubangkit dari covid-19 Pemerintah Kota Mojokerto tengah mengupayakan berbagai ikhtiar, diantaranya adalah peningkatan SDM warga Kota Mojokerto melalui berbagai pelatihan dan pembangunan sarana dan prasarana ekonomi.

Pada Selasa (15/9) Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau progres pembangunan pasar Benteng di Kota Mojokerto, yaitu Pasar Benteng Pancasila dan pasar di Rest Area Gunung Gedangan. Ning Ita menyampaikan bahwa kunjungan ke area pembangunan adalah untuk memastikan bahwa kedua proyek pembangunan pasar bisa terselesaikan di tahun ini dan progresnya sesuai dengan schedule yang telah dibuat. “Sesuai dengan instruksi presiden, pada masa pandemi covid khususnya nanti di tahun kedua, di 2021 fokusnya adalah pada pemulihan ekonomi tidak seperti di tahun 2020 yang fokus terbesarnya adalah penanganan adalah kesehatan,”jelas Ning Ita.

“Salah satu unsur untuk pemulihan ekonomi adalah ketersediaan sarana dan prasarana perdagangan. Maka saya ingin memastikan kedua pasar yang kita kerjakan di tahun ini bisa terselesaikan, sehingga harapan saya tahun depan sudah bisa menempati sarana dan prasarana yang kita sediakan,”lanjut Ning Ita.

Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan bahwa untuk pasar Benteng Pancasila sudah hampir selesai pembangunannya dan pada bulan depan akan ada serah terima dari Kementerian PUPR kepada Pemerintah Kota Mojokerto. “Setelah ada serah terima akan kita resmikan dan segera digunakan, sedangkan untuk rest area direncanakan selesai pada akhir tahun,”jelasnya.

Selain menyiapkan sarana dan prasarana fisik, saat ini, Ning Ita juga tengah menyiapkan pembayaran secara cashless dan peningkatan kualitas SDM warga Kota Mojokerto guna memulihkan ekonomi di Kota Mojokerto akibat pandemi covid-19.
“Pembayaran secara cashless merupakan salah satu cara untuk memutus penyebaran covid-19,”jelas Ning Ita. Ia menambahkan bahwa untuk meningkatkan SDM Pemerintah Kota Mojokerto juga telah menyiapkan berbagai pelatihan yang diselenggarakan melalui dinas-dinas terkait.

“Pagi ini saya juga membuka pelatihan RAT yang diselenggarakan oleh Diskouminaker,”jelas Ning Ita. Ia menambahkan bahwa koperasi adalah soko guru perekonomian oleh karena itu koperasi harus dikelola oleh manajer yang berkompeten. (Syim)