Category Archives: Pendidikan

Luncurkan PPDB SMA SMK dan SLB Tahun Pelulusan  2020/2021, 

Palangka Raya. Indexberita com – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA / SMK / SLB di Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) Tahun ajaran 2020/2021 resmi diluncurkan.

Peluncuran PPDB dilakukan Oleh Gubernur Kalteng H . Sugianto Sabran melalui Plt. Kepala Dinas Pendidikan Prov. Kalteng Mofit Saptono via Virtual melalui Video Conference (Vidcon), bertempat di Aula Jayang Tingang, Senin (4/5/2020). Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Sekolah SMA / SMK dan SLB se-Kalteng. Dipublikasikan 5/5/20

Pasal 22 Ayat 2 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 44 Tahun 2019 tentang PPDB Pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK yang memuat pendaftaran penerimaan peserta didik

Gubernur H. Sugianto Sabran dilaksanakan dengan melaksanakan PPDB SMA / SMK / SLB Prov. Kalteng Tahun Pelajaran 2020/2021 harus dilakukan secara obyektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan non-diskriminatif. Dalam hal ini, pihak sekolah dihimbau untuk dapat menerima semua anak yang lulus SMP / MTS yang dapat dizonanya tanpa melihat perbedaan jenis kelamin, status sosial ekonomi dan agamanya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur H. Sugianto Sabran melalui Mofit Saptono menyampaikan 7 arahannya kepada Kepala satuan pendidikan semua jenjang se-Kalteng dalam pelaksanaan PPDB SMA/ SMK/ SLB di Prov. Kalteng yakni mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 44 Tahun 2019 Tentang PPDB dan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19 dan Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 188.44/39/2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan PPDB SMA / SMK / SLB Tahun Pelajaran 2020/2021.

Pertama, Pelaksanaan PPDB harus memperhatikan 4 (empat) jalur penerimaan yaitu jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur pindah tugas orang / wali dan jalur prestasi.

Kedua, jalur zonasi dan afirmasi agar diprioritaskan dalam pelaksanaan PPDB di masing-masing sekolah. Hal ini dimaksudkan supaya adanya pemerataan mutu pendidikan dan mendekatkan peserta didik dengan satuan pendidikan, serta tidak meninggalkan hak anak dari keluarga tidak mampu untuk mendapatkan layanan pendidikan yang sama di sekolah terdekat.

Ketiga, kedekatan domisili orang tua / wali dengan sekolah pada satu zona, akan membantu sekolah bersama-sama masyarakat untuk mengawasi dan mencegah peserta didik terlibat langsung atau menjadi korban tindak kekerasan / kriminal serta penyalahgunaan narkoba.

Keempat, penggunaan jalur perpindahan orang tua / wali dan jalur prestasi oleh satuan pendidikan pada PPDB dilakukan apabila masih tersisa kuota setelah penerimaan melalui jalur zonasi dan jalur afirmasi dengan tetap mengacu kepada Pedoman Pelaksanaan PPDB Tahun Pelajaran 2020 / 2021.

Kelima, berkenaan dengan status Tanggap Darurat Pandemi Covid-19 di Prov. Kalteng maka kesehatan siswa, guru, kepala sekolah dan seluruh warga sekolah serta masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan PPDB.

Keenam, pada proses PPDB satuan pendidikan harus mentaati protokol kesehatan. Oleh karena itu pelaksanaannya bisa dilakukan secara online dan offline dengan mengoptimalkan penggunaan bantuan komputer yang sudah diberikan oleh Pemerintah Prov. Kalteng dan bantuan CSR dari pihak ketiga kepada setiap satuan pendidikan.

Terakhir, bagi sekolah yang melaksanakan PPDB secara offline harus melaksanakan aturan dengan mengatur waktu antrian datang ke sekolah pada tahap sosialisasi, pendaftaran dan pengumuman PPDB.

Gubernur Kalteng juga meminta kepada Inspektur Prov. Kalteng dan Inspektur Kabupaten/ Kota se-Kalteng, agar dengan cermat ikut mengawasi unsur-unsur yang terlibat dalam proses pelaksanaan PPDB supaya tidak menyimpang dari Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 dan Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 serta Keputusan Gubernur Kalteng Nomor 188.44/39/2020.

Sumber Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng

Manghadiboy

SMAN 1 Pangkalan Bun Kelulusan Mencapai 100 %.

Foto.SMAN 1 Pangkalan Bun Kelulusan Mencapai 100 %.

Kotawaringin Barat Indexberita.com – Sesuai hasil Rapat Dewan Pendidik SMAN 1 Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat Kalteng, pada tangal 2 Mei 2020 dan ketentuan perundangan yang mengatur implementasi kurikulum 13 dengan merujuk pada regulasi atau kebijakan pemerintah (kemendikbud) atas dampak covid-19 maka siswa kelas XII SMAN 1 P.Bun jumlah siswa kls XII 244 dinyatakan lulus 100% dengan Nilai standar kelulusan minimal 75 setiap Mata Pelajaran. 4/5/20

“Nilai Tertinggi yg diperoleh siswa 86,50 dan nilai terendah 77,50. Untuk pengumuman kelulusan disampaikan online melalui web sekolah yang dilakukan secara serentak pada tanggal 2 Mei 2020 pukul 10.00..” kata Kepala Sekolah Drs. Ridwan kepada media.

berdasarkan informasi yang kami terima dari orang tua bahwa penerimaan pengumuman oleh orang tua melalui web sekolah dengan menggunakan alamat masing- masing diterima dengan cepat dan lancar.

“Ridwan menambahkan kendatipun pengumuman online dan siswa bersama keluarga tetap di rumah saja saya tetap menyampaikan himbauan kepada orang tua untuk menjaga dan mengendalikan ruang gerak putra putrinya agar tidak melakukan perkumpulan dengan sesama temannya.” Ucapnya

Kami tetap berkoordinasi dan komunikasi dengan pihak kepolisian kobar guna memonitor pergekanan anak -anak pasca pengumuman kelulusan.

menurut pantauan kami belum ada info tentang siswa yang tidak menaati himbauan kami dan dari kepolisian Kobar. pada kesempatan tersebut kami telah menyepakati untuk menetapkan tiga besar nilai terbaik dari masing-masing kelas XII untuk memperoleh riward dari sekolah.

” Saya juga mengumumkan pemenang Lomba menulis Artikel tentang PBM dimasa Covid-19 yang ditujukan kepada para guru SMAN 1 P.Bun yang dilaksanakan pada bulan April bekerjasama dengan Pengawas SMA di disdik prov kalteng sebagai penilai Naskah karya guru.” Tutur Ridwan.

Hasilnya dan hadiah dari sekolah telah disampaikan pada tanggal 2 Mei 2020 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.

Melalui kesempatan pengumuman kelulusan tersebut maka terhitung tanggal 2 Mei 2020 semua kegiatan Proses Belajar Mengajar bagi siswa kelas XII dinyatakan berakhir dan nama lembaga SMANSA P.Bun saya sampaikan terimakasih atas dukungannya, kerjasamanya membantu kegiatan pendidikan di SMANSA baik bantuan secara perorangan maupun secara kelompok.

SMAN 1 Pangkalan Bun Kelulusan Mencapai 100 %.

Foto.SMAN 1 Pangkalan Bun Kelulusan Mencapai 100 %.

“Kami mohon maaf atas segala kekhilafan kami sembari mengembalikan secara resmi anak-anak kelas XII kepangkuan orang tua semoga ilmu yang diperoleh kurang lebih dalam kurung waktu 3 tahun di SMANSA Pangkan Bun menjadi tangga awal untuk masuk ke Perguruan Tinggi.” Tutup Drs.Ridwan.

Sumber dari kepsek SMAN 1 Pangkalan Bun lewat washap . Manghadiboy

Kelulusan SMAN 1 Palangka Raya 100 Persen

Foto. Kepala Sekolah  SMAN 1 Palangka Raya 

PALANGKARAYA. INDEXBERITA.COM Pengumuman kelulusan SMA Negeri 1 Palangka Raya, dilakukan secara online pada Sabtu, 2 Mei 2020. Pada laman resmi sekolah itu diumumkan 431 siswa kelas XII atau kelas III yang terbagi dalam 3 jurusan yakni Ilmu Bahasa dan Budaya (IBB) sebanyak 37 siswa, kemudian jurusan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) sebanyak 249 siswa dan jurusan Ilmu-Ilmu Sosial (IIS) sebanyak 145 siswa, dan semuanya telah dinyatakan lulus 100%.

“Kelulusan tahun ini kita melakukan secara online untuk pengumumannya,” kata Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Palangka Raya, Arbusin saat dihubungi, Sabtu pagi oleh media.

Arbusin mengatakan proses pengumuman kelulusan dilakukan secara online atau daring dan tidak ada aktivitas di sekolah. Seluruh siswa dapat melihat pengumuman dari rumah melalui website sekolah.

Sekolah mengunggah pengumuman kelulusan siswa tepat pada pukul 12.00 WIB dan siswa dapat mengakses pengumuman tersebut secara langsung di jam tersebut.

“Semua siswa melihat pengumuman dari rumah melalui web, melihat hasil kelulusan dari situ. Diumumkan dari jam 12.00,” kata Arbusin.

Untuk bisa melihat status kelulusan, para siswa cukup memasukkan password yang sudah diberikan oleh wali kelas masing-masing. Setelah terbuka, siswa dapat melihat status kelulusannya.

Arbusin menyebutkan tahun ini kelulusan siswa tanpa ujian nasional (UN). Nilai kelulusan berdasarkan dari kriteria kelulusan yaitu, menyelesaikan seluruh program pembelajaran dari semester 1 sampai semester 6, memperoleh nilai prilaku atau sikap minimal ‘Baik’, nilai akhir batas lulus satuan pendidikan adalah 80 dan berdasarkan hasil rapat dewan guru dengan kepala sekolah.

Secara kualitas, lanjut Arbusin, kelulusan murid Smansa tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, walau siswa tidak melaksanakan UN.

Ia mengatakan ketika anak-anak tidak bisa bertatap muka dan belajar di sekolah, sebenarnya anak kelas 12 sudah menyelesaikan semua program pelajarannya dan sudah mendapatkan nilai rapor.

“Jadi sudah selesai, tinggal melaksanakan pemberian tugas dirumah sejak maret hingga sekarang,” kata Arbusin.

Arbusin menambahkan, pengumuman kelulusan SMA Negeri 1 Palangka Raya dan SMA lainnya cukup istimewa karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan, serta Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan belajar mengajar berlangsung di tengah pandemi COVID-19. “Memang kelulusan tahun ini bertepatan dengan tanggal 2 Mei, saya berikan ‘support’ kepada anak, dan anak-anak tetap berada di rumah, tidak ada aktivitas di sekolah,” kata Arbusin.

Manghadiboy

Program Propinsi Jatim, SMK Mini Bakal Di Lounching di Thoriqul Ulum Pacet-mojokerto

Program Propinsi Jatim, SMK Mini Bakal Di Lounching di Thoriqul Ulum Pacet-mojokerto

 

Program Propinsi Jatim, SMK Mini Bakal Di Lounching di Thoriqul Ulum Pacet-mojokerto

Foto.Program Propinsi Jatim, SMK Mini Bakal Di Lounching di Thoriqul Ulum Pacet-mojokerto

MOJOKERTO. SOROTINDOMEDIA.COM Lounching SMK Mini merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan bakal digelar di SMK Thoriqul Ulum Pacet-mojokerto pada Sabtu (22/2/2020) esok.

Melalui program SMK mini, SMK Thoriqul Ulum telah terpilih menjadi SMKS yang pertama di Mojokerto, dan akan menjadi pioner wadah putra-putri agar terbentuk SDM yang punya jiwa Entrepreneur berdikari, dan berproduktivitas, khususnya dibidang alas kaki sepatu dan sandal,” kata Kepala Sekolah SMK Thoriqul Ulum Pacet Murjoko, kepada Wartawan.

“SMK Thoriqul Ulum, merupakan salah satu SMKS yang berbasis Pondok Pesantren, tentu kedepan ingin membangun esensi yang fundamental bagi kehidupan, yaitu ahlaqul kharimah, akan tetapi tidak mengesampingkan life’s skill khususnya kewirausaan dibidang alas kaki sepatu dan sandal, sesuai yang lagi diminati kalangan masyarakat menengah ke bawah,” ungkap Kepala Sekolah SMK Thoriqul Ulum,saat ditemui awak media.

Tak hanya itu, program SMK Mini terus digalakkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sebagai sarana menciptakan tenaga kerja baru yang produktif.
Salah satunya di SMKS Thoriqul Ulum Dusun Treceh Desa Sajen Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto,” tambahnya.

Sekedar diketahui Lounching SMK Mini yang digelar di SMK Thoriqul ulum akan dihadiri Dinas pendidikan Provinsi Jawa timur, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto dan juga para pengusaha sebagai undangan, dan juga akan diikuti oleh semua pengajar dan siswa-siswi SMK Thoriqul ulum. (Syim)

Danramil 0815/13 Kutorejo Pembina Upacara Di SMPN 2

Mojokerto,Sorotindomedia.com  Danramil 0815/13 Kutorejo Kodim 0815/Mojokerto, Kapten Inf Benny Irawan, A.Md., menjadi pembina upacara sekaligus Wasbang, pada upacara bendera rutin di SMPN 2 Kutorejo, Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (27/01/2020).

Hadir dalam kegiatan antara lain, Kasek SMPN 2 Kutorejo, Titin, S.Pd beserta dewan guru, Bati Wanwil Koramil Kutorejo Serma Subini, Babinsa Singowangi Kopda Iswanto dan Siswa/Siswi SMPN 2 Kutorejo sejumlah 690 siswa.

Dihadapan ratusan siswa-siswi SMPN 2 Kutorejo, Kapten Inf Benny Irawan, A.Md., menegaskan upacara bendera dapat dimaknai untuk menumbuhkan disiplin dan kebersamaan, mengenang jasa para pahlawan, memupuk sikap cinta tanah air, serta memelihara nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme.

“Upacara bendera merupakan bentuk penghormatan terhadap simbol atau lambang negara, sekaligus mengenang dan menghormati para pahlawan kusuma bangsa yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari kaum penjajah,” tandasnya.

Lebih jauh Danramil Kutorejo mengungkapkan, keberhasilan seseorang banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya tingkat disiplin, oleh karena itu tanamkan disiplin sejak dini serta senantiasa menghormati guru dan orangtua.

“Dengan membiasakan diri displin maka sesuatu yang kita laksanakan akan selalu tepat dan sesuai dengan aturan yang berlaku namun tentunya harus didasari keikhlasan,” tegasnya.

Di akhir amanatnya, Danramil meminta para siswa/siswi, untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena SMPN 2 Kutorejo sudah mendeklarasikan sebagai Sekolah Nol Sampah.

Usai upacara dilanjutkan pemberian materi kedisiplinan dan praktek peraturan baris berbaris yang dipandu Bati Wanwil Koramil Kutorejo Serma Subini dan Babinsa Singowangi Kopda Iswanto.(dim/Syim)

Siswa SMKN 1 Trowulon Tuntut Kasek Lengser

Siswa SMKN 1 Trowulon Tuntut Kasek Lengser

 

Siswa SMKN 1 Trowulon Tuntut Kasek Lengser

Foto Siswa SMKN 1 Trowulon Tuntut Kasek Lengser

MOJOKERTO. SOROTINDOMEDIA.COM Para siswa SMKN 1 Trowulan kabupaten Mojokerto Demo Di halaman Depan SMKN 1 Trowulan Tuntut Kasek SMKN 1 Trowulon Kabupaten Mojokerto, Irni Istiqomah, S.Pd, MM mundur dari Jabatannya pada Senin (2/12/2029).

Pasalnya, Kasek pindahan dari SMKN 1 Jatirejo ini di duga mengkorupsi dana Bos dan dana Tabungan bulanan yang di pungut dari seluruh siswa.

Siswa SMKN 1 Trowulon Tuntut Kasek Lengser

Foto Siswa SMKN 1 Trowulon Tuntut Kasek Lengser

Dana tabungan kami untuk apa,dana bos juga gak jelas, jika keuangan sekolah ini tidak transparan, kami menegaskan bu Isni turun sekarang juga..!” Seru Amell faradilla Siswa kelas XII SMKN 1 Trowulan

Sementara itu menurut Wakasek SMKN 1 Trowulan, Umi Hasanah, M.Pd menanggapi tuntutan siswa dalam demo tersebut, dirinya mengatakan bahwa hal tersebut hanyalah masalah Miskomunikasi belaka.

Siswa SMKN 1 Trowulon Tuntut Kasek Lengser

Foto Siswa SMKN 1 Trowulon Tuntut Kasek Lengser

“Saya kira para murid itu miskonsepsi, misskomunikasi saja.” Tutur Bu Umi.(Syim)

Kanit Binmas Polsek Mojowarno Polres Jombang Beri Penyuluhan Narkoba

Kanit Binmas Polsek Mojowarno Polres Jombang Beri Penyuluhan Narkoba

J

Kanit Binmas Polsek Mojowarno Polres Jombang Beri Penyuluhan Narkoba

Foto Kanit Binmas Polsek Mojowarno Polres Jombang Beri Penyuluhan Narkoba

Jombangsorotindomediacompenanggulangan kenalan Pelajar agar terhindar dari Miras dan Narkoba, Polsek Mojowarno Polres Jombang mengadakan giat penyuluhan ke beberapa Sekolah

Jumat (29/11/19) penyuluhan kenakalan Remaja dan Narkoba dilaksanakan di sekolah Madrasah Aliyah Raudlotui Ulum Desa Mojduwur Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang yang dimulai dari jam 08.00 Wib selesai Jam 09.00 Wib

Sebanyak 125 Siswa Siswi bersama Dewan Guru berkumpul di Aulah MA Roudhotul Ulum mengikuti penyuluhan tentang bahaya Narkoba, yang disampaikan langsung oleh Kanit Binmas Polsek Mojowarno Iptu A Dimyati

Dalam sampainya Kanit Binmas Iptu A Dimyati banyak menyampaikan hal tentang kenakalan Remaja dan bahaya Penggunaan Narkoba, Anak Anak yang saya cintai, janganlah dekat dengan Narkoba karena sangat membahayakan bagi kalian contoh bisa merusak otak sehingga lambat cara berpikirnya dan mengganggu sekolah dan yang paling buruk lagi kalian kalau ketahuan memakai Narkoba pasti dihukum

Ayolah kalian belajar yang lebih giat agar bisa membanggakan Orang tua kelak kalau sudah keluar dari sekolah bisa berguna bagi Bangsa dan Negara tercinta ini* sampainya Iptu A Dimyati

Kegiata yang juga dihadiri Ketua Yayasan Roudhotul Ulum H, Imam Zuhaini, akan selalu diadakan karena ini sangat berguna bagi Siswa Siswi MA Roudhotu Ulum, mengingat peredaran Narkoba yang sangat tinggi untuk Kabupaten Jombang maka kegiatan semacam ini benar benar sangat diperlukan( Fatur)

Satpam Pegang Pantat Siswi SMK , Langsung Di Pecat

Satpam Pegang Pantat Siswi SMK , Langsung Di Pecat
Satpam Pegang Pantat Siswi SMK , Langsung Di Pecat

Foto Satpam Pegang Pantat Siswi SMK , Langsung Di Pecat

MOJOKERTO. Sorotindomedia.com Glori (25) asal Dusun Janti Desa Punggul Kecamatan Dlanggu Salah satu Satpam di sekolaan SMK diwilayah Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto di pecat di duga telah melecehkan salah satu siswi dengan cara memegang pantat .

Glori sebagai pekerja satpam sehari hari di sekolahan SMK Di Kecamatan Gondang dan juga sebagai tukang kebun ini mengalami nasibnya dikeluarkan dari pekerjaanya di karenakan telah melakukan pelecehan terhadap Siswi di sekolahan Di Kecamatan Gondang .

orang tua siswi tak terima anaknya Di lecehkan langsung mengadu ke pihak Sekolah dan Satpam pun langsung di beri surat pemecatan dan langsung dipecat begitu saja .

Dari informasi yang dihimpun Sorotindomedia.com menyebutkan, tak terima dengan kejadian yang menimpa putrinya, pada Senin (18/11/2019) orang tua salah satu murid SMK tersebut melaporkan ke pihak Sekolah.

Dari laporan itu, pihak sekolah langsung mengambil ketegasan, dengan memecat Satpam bernama Glori (25 ) asal Dusun Janti Desa Punggul Kecamatan Dlanggu, tanpa syarat, ” ungkap Guru kesiswaan SMK diwilayah Gondang saat ditemui Wartawan, Kamis (28/11/2019).

Sementara Kapolsek Gondang, AKP Purnomo membenarkan bahwa ada kejadian pelecehan terhadap siswi sekolah, tetapi persoalan ini sudah dilakukan mediasi antara orang tua murid bersama Pelaku dan keduanya saling memaafkan, dan saling damai.

,” Saat Siswi pulang dari sekolah, Satpam tersebut memegang pantatnya, tak terima dengan yang dilakukan Satpam, Siswi langsung mengadu ke orang tuanya, selanjutnya orang tua Siswi melaporkan kejadian ini ke pihak Sekolah, “Tambah Kapolsek.(Syim)

Launching Buku, Workshop Literasi, Temu dan Pemberian Anugerah Penulis Festival Chaitra Majapahit 2019

Launching Buku, Workshop Literasi, Temu dan Pemberian Anugerah Penulis Festival Chaitra Majapahit 2019
Launching Buku, Workshop Literasi, Temu dan Pemberian Anugerah Penulis Festival Chaitra Majapahit 2019

Foto Launching Buku, Workshop Literasi, Temu dan Pemberian Anugerah Penulis Festival Chaitra Majapahit 2019

MOJOKERTO . SOROTINDOMEDIA.COM Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, meminta agar semua siswa sekolah di Kabupaten Mojokerto dibekali muatan lokal (mulok), tentang akar kebudayaan Majapahit pada kurikulum pendidikannya. Harapan ini disampaikan pada kegiatan Launching Buku, Workshop Literasi, Temu dan Pemberian Anugerah Penulis Festival Chaitra Majapahit 2019, di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakan Kabupaten Mojokerto, Jum’at (15/11) pagi.

“Budaya Majapahit harus dikenalkan sedini mungkin pada anak usia sekolah. Wilayahnya juga harus ikut dikenalkan. Siswa juga bisa bercerita tentang Majapahit dalam bentuk tulisan. Saya harap ini masuk mulok di kurikulum. Nantinya juga ikut memberi dampak peningkatan wisata dan karya lokal Mojokerto,” kata wabup.

Pembelajaran dan kurikulum mulok sendiri dilaksanakan dalam rangka mengenalkan, dan mewariskan nilai karakteristik suatu daerah kepada siswa. Selain itu, mulok bermanfaat untuk mengembangkan sumber daya yang ada di suatu daerah, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan daerah tersebut.

Jenis mulok pun bermacam-macam. Mulai bahasa daerah, kesenian daerah, keterampilan dan kerajinan daerah, adat istiadat, dan pengetahuan mengenai berbagai ciri khas lingkungan alam sekitar, serta hal-hal yang dianggap perlu oleh daerah bersangkutan.

Wakil bupati pada acara ini juga memberikan akses fasilitas umum berupa kendaraan bus, bagi siswa yang ingin berkeliling mengunjungi tempat-tempat wisata di Kabupaten Mojokerto.

“Kendaraan sudah difasilitasi Sekretariat Daerah. Bisa digunakan berkeliling di wisata-wisata Kabupaten Mojokerto. Sampaikan (surat ijin) ke Bagian Umum Sekreatriat Daerah. Para siswa dan para guru, bisa menjelajah berbagai destinasi seperti Petirtaan Jolotundo, pemandian air panas dan wisata lainnya,” tandas wabup.

Usai memberi arahan, wabup menengok stand-stand pameran buku, dan membubuhkan tanda tangan komitmen bersama membumikan literasi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mustain, Kepala Dinas Pendidikan Zainul Arifin, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakan Ustadzi Rois serta OPD lainnya.(Syim)

Kapolresta Mojokerto Kota, pimpin Apel Hari Santri 2019

Kapolresta Mojokerto Kota, pimpin Apel Hari Santri 2019
Kapolresta Mojokerto Kota, pimpin Apel Hari Santri 2019

Foto Kapolresta Mojokerto Kota, pimpin Apel Hari Santri 2019

Mojokerto . Sorotindomedia.com – Bertempat di lapangan Desa Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, peringatan Hari Santri Nasional tahun 2019 digelar, Ribuan santri dan santriwati mengikuti upacara yang digelar Perkumpulan Pendidikan dan Sosial Roudlotun Nasyiin.

Kapolresta Mojokerto AKBP Bogiek Sugiyarto, SH, SIK, MH. bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan bahwa penetapan peringatan Hari Santri pada 22 Oktober ini merujuk tercetusnya ‘Resolusi Jihad’ yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

“Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa Heroik tanggal 10 November 1945 yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan.

Sejak Hari Santri ditetapkan tahun 2015 oleh Presiden Joko Widodo, kita selalu menyelenggarakan peringatan setiap tahunnya dengan tema yang berbeda beda,” ungkapnya, Selasa (22/10/2019).

Masih kata Kapolresta, pada peringatan Hari Santri Nasional tahun 2019 ini, tema yang di usung adalah ‘Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia’. Tema tersebut mempunyai makna yang sangat luar biasa, isu perdamaian diangkat berdasar fakta.
Bahwa sejatinya pesantren adalah sebagai Laboratorium Perdamaian.

“Pesantren merupakan tempat menyemai ajaran islam Rahmatan Lil Alamin, Islam Ramah dan Moderat dalam beragama. Sikap Moderat dalam beragama sangat penting bagi masyarakat, dengan seperti inilah keragaman dapat disikapi dengan bijak serta toleransi dan keadilan dapat terwujud,” katanya.

Kapolresta menambahkan, ada beberapa alasan dan dasar mengapa pesantren layak disebut sebagai Laboratorium Perdamaian. Yakni kesadaran harmoni beragama dan berbangsa perlawanan kultural di masa penjajahan. Metode mengaji dan mengkaji.

“Selain mendapatkan teladan dan ilmu dari Kyai, di pesantren juga diterapkan kajian yang bersumber dari berbagai kitab bahkan sampai kajian lintas Mazhab. Para Santri memiliki jiwa yang diajarkan untuk Khidmah (pengabdian). Pendidikan kemandirian, kerja sama dan saling menolong di kalangan santri,” tegasnya.

Gerakan komunitas seperti seni dan sastra yang tumbuh di pesantren berpengaruh pada perilaku seseorang. Lahirnya beragam kelompok diskusi dalam skala kecil maupun besar. Merawat khazanah kearifan lokal relasi agama dan tradisi. Prinsip Maslahat (kepentingan umum).

“Yang merupakan pegangan santri yang sudah tidak bisa ditawar lagi serta penanaman spiritual tidak hanya hukum islam (Fikih) namun juga Tazkiyatunnafs (pembersihan hati). Saya ucapkan selamat ‘Hari Santri Tahun 2019, Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia’,” pungkasnya.(Syim)