Home / SIDOARJO

Rabu, 26 Maret 2025 - 17:12 WIB

Tak Khawatir Saat Mudik! BPJS Kesehatan Siapkan Layanan Gratis bagi Pemudik

Sidoarjo ,Indexberita.com 26/03/2025 Sebagai wujud dukungan terhadap kenyamanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) maupun masyarakat luas yang menjalani mudik Lebaran di tahun 2025, BPJS Kesehatan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dibeberapa titik padat pemudik.(yas)

Para pemudik bisa mengakses layanan tersebut di Posko Mudik BPJS Kesehatan yang berlokasi di Terminal Pulo Gebang Jakarta, Rest Area Tol Ungaran Km 429A, Terminal Purabaya Sidoarjo, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Merak Banten, Rest Area Tol Cipularang Km 88A Purwakarta, Rest Area Tol Cipali Km 166A Majalengka dan Posko Arus Balik terdapat di Rest Area Heritage Banjaratma KM 260B Brebes.

“Di masa mudik Lebaran, BPJS Kesehatan senantiasa rutin menghadirkan Posko mudik yang bisa dimanfaatkan oleh pemudik. Tahun ini, Posko mudik dapat dikunjungi oleh pemudik sejak tanggal 26 – 30 Maret 2025. Selain itu, kami juga membuka Posko Mudik BPJS Kesehatan saat arus balik di Rest Area Banjaratma KM 260B, Brebes pada 5 – 7 April 2025. Selain layanan pemeriksaan kesehatan gratis, kami juga menyediakan fasilitas pijat relaksasi bagi pemudik,” kata Direktur Teknologi dan Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan saat meresmikan Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Purabaya Sidoarjo pada Rabu (26/03).

READ  Serahkan Penghargaan KISI, Plt. Bupati Subandi Bangga Sidoarjo Miliki Banyak Inovasi

Edwin menjelaskan bahwa Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan telah mempredikasi jumlah pemudik pada Lebaran tahun 2025 diperkirakan 146,48 juta pemudik atau sebesar 52% dari jumlah penduduk. Jumlah tersebut ini turun 24% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta pemudik. Meski demikian, BPJS Kesehatan tetap mengambil peran dalam membantu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis melalui Posko Mudik BPJS Kesehatan sehingga bisa menjaga kesehatan para pemudik dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kelelahan berkendara.

Selain bisa memanfaatkan layanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan gratis, para pemuik bisa memanfaatkan beberapa layanan lainnya di Posko Mudik BPJS Kesehatan, seperti fasilitas relaksasi, penyediaan obat-obatan, pemberian tindakan sederhana yang bersifat emergency hingga pemberian rujukan bila diperlukan. Selain itu, para pemudik yang singgah di posko tersebut juga bisa menikmati takjil gratis yang sudah disediakan.

“Para pemudik yang singgah di Posko Mudik BPJS Kesehatan bisa memanfaatkan layanan tersebut secara gratis tanpa dipungut biaya. Untuk itu, kami mengimbau kepada para pemudik agar jangan sungkan untuk singgah dan memanfaatkan layanan yang telah kami sediakan. Posko Mudik BPJS Kesehatan akan beroperasi selama 24 jam penuh, terbagi atas tiga tim yang bertugas secara bergantian setiap delapan jam. Masing-masing tim tersebut terdiri atas dua orang petugas BPJS Kesehatan, satu orang dokter, dua orang paramedis dan satu pengemudi ambulance,” kata Edwin.

READ  Plt. Bupati Subandi Serahkan Penghargaan SAKIP dan IPP kepada Perangkat Daerah Terbaik*

Untuk itu, Edwin mengimbau kepada para pemudik agar senantiasa menjaga status keaktifan kepesertaan JKN, sehingga apabila jatuh sakit atau mengalami kendala kesehatan saat menjalani mudik Lebaran, bisa langsung mengakses layanan di fasilitas kesehatan terdekat tanpa kendala. Dengan prinsip portabilitas Program JKN, peserta bisa mengakses layanan rawat jalan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) lain maksimal tiga kali kunjungan dalam satu bulan.

Namun, apabila dalam kondisi gawat darurat, pemudik bisa langsung mengunjungi rumah sakit terdekat tanpa perlu rujukan. Daftar fasilitas kesehatan terdekat yang tetap beroperasi selama cuti bersama dan libur Lebaran tahun 2025 dapat diakses masyarakat melalui Aplikasi Mobile JKN atau BPJS Kesehatan Care Center 165.

“Kami juga telah menguatkan sinergi bersama fasilitas kesehatan, baik tingkat pertama maupun tingkat lanjutan untuk tetap memberikan pelayanan bagi para pemudik di masa periode mudik Lebaran. Untuk itu, apabila peserta mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan, BPJS Kesehatan terbuka mengakomodir peserta melalui Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) di nomor 0811 8 165 165, Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, hingga website resmi BPJS Kesehatan,” kata Edwin.

READ  Bupati Sidoarjo Dinobatkan Person of The Year 2023 Oleh Media Ternama di Jatim 

Diwaktu yang sama, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mengapresiasi posko mudik yang di inisiasi oleh BPJS Kesehatan. Ia juga mengatakan bahwa hal ini sangat penting dan bermanfaat untuk kebutuhan masyarakat sedang melaksanakan mudik ke kampung halamannya.

“Kami pemerintah daerah mengapresiasi langkah BPJS Kesehatan yang telah meluncurkan posko mudik ini di Sidaorjo, sebagai upaya nyata untuk mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan mudik” ujar Mimik saat meresmikan posko mudik BPJS Kesehatan.

Ia juga berpesan kepada para pemudik agar tetap menjaga kesehatan dan memastikan kepesertaan JKN nya aktif agar saat nanti sakit bisa ditanggung oleh JKN. Menurutnya, BPJS Kesehatan sudah sangat bermanfaat untuk masyarakat.

“Kepada semua pemudik, silahkan manfaatkan fasilitas posko mudik ini. Saya juga berpesan agar tetap berhati-hati ketika diperjalanan dan saya mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1446 hijriah,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

SIDOARJO

Wabup Subandi Bakal ambil tindakan bagi ASN yang Melanggar Netralitas Pemilu

SIDOARJO

Hemat Rp 1,5 Juta! Program Inpres PDAM Sidoarjo Tarik Minat 10.039 Calon Pelanggan”

SIDOARJO

Kabupaten Sidoarjo Terima LHP Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah TA 2023

SIDOARJO

10.908 KRS di Kabupaten Sidoarjo Terima Bantuan Daging Ayam dan Telur

SIDOARJO

Pemkab Sidoarjo Giatkan Jumat Pagi Dengan Bersih-bersih Sungai*

Pemerintah

Plt Bupati Sidoarjo Subandi Ajak Semua Pejabat Menjaga Aset Daerah

SIDOARJO

Gus Muhdlor : Koperasi Jangan Dijadikan Alat untuk Kebutuhan Konsumtif Semata

SIDOARJO

Penerimaan Pajak Daerah Sidoarjo Capai 92,59 Persen, Pajak Restoran Tembus Rp.100 Miliar
?>