Foto.Dua Tahun Vakum Karena Pandemi, Sedekah Bumi digelar Kembali Desa Gunungsari
Mojokerto – Dua tahun vakum karena pandemi, kini tradisi sedekah bumi kembali digelar oleh warga masyarakat di Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.
Pelaksanaan Sedekah Bumi kali ini sangat berbeda, dengan pelaksanaan sebelumnya.
Tampak warga sangat antusias membuat tumpeng berukuran jumbo.
Isyanto (45) ketua RT 02 RW 03 Dusun Manyarsari Desa Gunungsari mengatakan tradisi ini merupakan agenda setiap tahun.
Warga terlihat semangat gotong-royong, berbagi tugas.
“Tiap tahun mas, Ini baru ngadakan setelah berhenti saat pandemi kemaren,” ungkap Isyanto kepada media ini, Minggu (12/6/2022).
Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas semua karunianya yang diberikan kepada warga. Menurut Isyanto, tradisi ini sudah tradisi turun-temurun yang masih dilestarikan warga.
“Sedekah bumi adalah simbol penghormatan dan penghargaan masyarakat kepada alam sebagai karunia yang besar, ” ujarnya.
Pelaksanaan Sedekah Bumi biasa dilaksanakan oleh masyarakat Desa Gunungsari usai panen padi.
“Ya, kami mau membuat suprise, karena 2 tahun tidak mengadakan. Ya ini ungkapan syukur warga,” tutur Isyanto sambil menunjukkan tumpeng berukuran 1,5 meter x 1,5 meter.
Aneka buah seperti pisang, semangka, dan melon menghiasi tumpung raksasa tersebut. Tidak hanya itu, aneka jajanan tradisionalpun ikut menghiasai. Serta berbagai jenis hasil bumi yang meliputi umbi-umbian, buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian.(Syim)