Home / JOMBANG

Selasa, 15 Juli 2025 - 18:59 WIB

GEMA PITU Digelar di Desa Gayam, Wakil Bupati Mojokerto Tekankan Gizi Ibu Hamil dan Cegah Stunting

MOJOKERTO, IndexBerita.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus menggenjot upaya percepatan penurunan angka stunting melalui berbagai kegiatan langsung ke masyarakat. Salah satunya melalui program Gerakan Bersama Masyarakat di Posyandu Integrasi Terpadu atau GEMA PITU yang digelar di Balai Desa Gayam, Kecamatan Bangsal, Selasa pagi (15/7/2025).

Dalam kegiatan ini, hadir langsung Wakil Bupati Mojokerto dr. Muhammad Rizal Oktavian dan Wakil Ketua TP PKK dr. Amelia Fitri Octavian, Sp.A untuk memberikan edukasi penting seputar kesehatan ibu hamil, balita, dan lansia. Turut mendampingi sejumlah pejabat seperti Kadinkes dr. Ulum Rohmad, Kepala DPMD, Forkopimca Bangsal, serta para kader posyandu dan tokoh masyarakat setempat.

READ  Pemkab Mojokerto Gelar Aksi Bergizi dan Minum Susu Bersama di SMPN 1 Ngoro, Cegah Stunting Sejak Dini

Dalam sambutannya, dr. Amelia menegaskan pentingnya pencegahan stunting sejak dini, dimulai dari asupan gizi ibu hamil. “Lingkar lengan atas (LILA) ibu hamil tidak boleh di bawah 23,5 cm. Setelah melahirkan, bayi harus mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan, lalu dilanjutkan makanan pendamping tinggi protein. Protein hewani yang paling mudah dan terjangkau adalah telur,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa masa krusial perkembangan otak anak berada pada 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu sejak dalam kandungan hingga usia lima tahun. Oleh karena itu, perhatian terhadap kecukupan gizi dan pencegahan infeksi sangat penting.

READ  Salmanudin Wakil Bupati Jombang Pastikan Upah Jahit Seragam Gratis Sesuai

Tak hanya fokus pada ibu dan balita, dr. Amelia juga menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan lansia. Pemeriksaan rutin seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat perlu dilakukan untuk memastikan para lansia tetap aktif dan sehat.

Sementara itu, Kepala Desa Gayam Imam Basori, SE dalam laporannya menyampaikan data terkini desa yang mencakup jumlah penduduk sebanyak 2.561 jiwa, dengan 14 ibu hamil, satu di antaranya masuk kategori risiko tinggi (resti), satu ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK), dan 112 balita. Adapun jumlah balita stunting di desa ini saat ini tercatat satu orang.

READ  Turnamen Bulutangkis Santri Open Cup 2023 ditutup Kabaharkam Polri

Pemeriksaan kesehatan gratis juga dilakukan untuk warga. Dari 30 orang yang mengikuti, ditemukan 11 orang menderita hipertensi (HT), 7 orang diabetes melitus (DM), 17 orang asam urat, dan 14 orang dengan kolesterol tinggi.

Posyandu Desa Gayam sendiri kini telah berproses menuju Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) dengan dukungan 35 kader aktif dan dua posyandu yang berjalan rutin.

Kegiatan GEMA PITU berjalan lancar dan tertib, menjadi bukti komitmen bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas hidup warga Mojokerto, khususnya di Desa Gayam. (Syim)

Share :

Baca Juga

JOMBANG

Jaga Kamtibmas di Jombang, Polisi, TNI dan Instansi Terkait Gelar Patroli Skala Besar

JOMBANG

Gelar Rapat Perdana Kepengurusan DPD SWI Jombang Periode 2022-2027

JOMBANG

Hadapi Lonjakan Pemudik, Polres Jombang Gelar Apel Kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2026

JOMBANG

Pemberangkatan Gerak Jalan ROJO 2025: Semangat Sportivitas dan Persatuan di Jombang

JOMBANG

Penyegaran Organisasi, Kapolres Jombang Pimpin Sertijab Wakapolres, Kasat dan Kapolsek

JOMBANG

Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Polres Jombang Gelar Jum’at Curhat

JOMBANG

Police Goes To School, Hari Kasih Sayang menjadi Hari Kasih Suara Pemilu 2024 Pada seluruh sekolah SMA Sederajat Kabupaten Jombang

JOMBANG

Kerja Keras Berbuah Penghargaan, 18 Personel Polres Jombang Diakui Prestasinya
?>