Home / JOMBANG

Kamis, 25 September 2025 - 11:26 WIB

Jombang Pacu Hilirisasi Perkebunan, Target Bongkar Ratoon Tebu 2.500 Hektare Tahun 2025

JOMBANGKAB Indexberita. ComPemerintah Kabupaten Jombang menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional hilirisasi komoditas perkebunan, khususnya melalui percepatan swasembada pangan dan gula. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan, Senin (22/9/2025).

Rakor dibuka dengan paparan Menteri Dalam Negeri, disusul Menteri Pertanian yang menekankan amanat Presiden agar seluruh daerah berperan aktif menyukseskan program strategis tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Ronny, mengungkapkan capaian produksi padi nasional pada 2025 yang tembus 4 juta ton menjadi momentum penting menuju ketahanan pangan. Selanjutnya, pemerintah menargetkan swasembada gula pada 2028.

“Untuk mendukung target itu, langkah strategis dilakukan melalui program bongkar ratoon (BR) tanaman tebu. Di Jombang, target tahun 2025 mencapai 2.500 hektare dengan pelaksanaan mulai Oktober hingga November, dan diharapkan selesai pada 2026,” jelas Ronny.

READ  Pelantikan Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Jombang Masa Khidmat 2024-2029: Komitmen Baru dalam Pelayanan Umat

Berdasarkan data hingga pekan ketiga September 2025, realisasi bongkar ratoon di Jombang baru 1.299 hektare. Setiap petani peserta program memperoleh bantuan bibit tebu senilai Rp10 juta per hektare, ditambah biaya tenaga kerja Rp4 juta per hektare.

Ronny menambahkan, keterlambatan realisasi terjadi karena sebagian besar petani telah menanam tebu pada periode Juni–Agustus. Namun, Pemkab Jombang bersama pabrik gula, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), hingga TNI berkomitmen memperkuat sinergi demi tercapainya target bongkar ratoon tahun ini.

READ  Bupati Warsubi Tinjau Langsung Tanggul Jebol di Bandar Kedungmulyo, Perbaikan Dimulai Pagi Ini

Selain tebu, sektor pangan utama di Jombang masih bertumpu pada padi dengan luas tanam rata-rata 75.000 hektare per tahun. Jombang bahkan masuk 10 besar daerah dengan luas tanam padi terbesar di Jawa Timur. Program unggulan yang dijalankan yakni Budidaya Tanaman Sehat (BTS) yang berorientasi pada produktivitas tinggi, efisiensi biaya, dan ramah lingkungan.

Tidak hanya padi, Jombang juga mengembangkan hortikultura unggulan. Di antaranya, durian lokal Wonosalam yang sedang diusulkan menjadi varietas nasional dengan nama Durian Mrico, serta pisang mas Wonosalam yang kian diminati petani.

Bupati Jombang, Warsubi, menegaskan kesiapan daerah dalam menyukseskan agenda nasional.

READ  Penutupan TMMD di Jombang oleh Pj Bupati Sugiat Disertai Sosialisasi Pemberantasan Rokok Ilegal

“Kabupaten Jombang siap mendukung program hilirisasi dan bongkar ratoon tebu. Ini komitmen masa depan swasembada gula Indonesia. Dengan gotong royong petani, pabrik gula, pemerintah daerah, hingga dukungan TNI, saya optimis target bisa tercapai,” ujar Bupati Warsubi.

Warsubi juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pangan pokok dan komoditas unggulan daerah. Hal itu, menurutnya, tak hanya menjamin ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

“Selain padi, kita dorong kopi Excelsa Wonosalam yang sudah bersertifikat Indikasi Geografis, serta buah-buahan lokal seperti durian dan pisang. Semua ini memberi identitas sekaligus memperluas peluang pasar bagi petani Jombang,” tutupnya.(Syim/adv)


 

Share :

Baca Juga

JOMBANG

Jum’at Curhat, Warga Plumbon Gambang Sampaikan Aspirasi

JOMBANG

Bupati Warsubi Sambut Gus Ipul, DTSEN Jadi Strategi Baru Pengentasan Kemiskinan

JOMBANG

Kapolres Jombang Apresiasi Personil gabungan, Pengamanan Habib Umar bin Hafids Berjalan Kondusif

JOMBANG

Polres Jombang Semakin Gencar Berantas Miras Jelang Bulan Suci Ramadan

JOMBANG

Kunjungi Polres Jombang, Kapolda Jatim Berikan Motivasi Tingkatkan Kinerja

JOMBANG

Bupati Warsubi Cek Menu dan Fasilitas MBG di SMPN 1 Sumobito

JOMBANG

Jombang Raih Penghargaan Pengendalian Stunting, Kado Manis Hari Jadi ke-115

JOMBANG

Jaga Kamtibmas di Jombang, Polisi, TNI dan Instansi Terkait Gelar Patroli Skala Besar
?>