JOMBANG .Indexberita.com Upaya Pemerintah Kabupaten Jombang dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan mulai menunjukkan hasil. Setelah melalui koordinasi intensif dengan pemerintah pusat dan provinsi, perbaikan menyeluruh ruas jalan nasional di wilayah Jombang dipastikan segera direalisasikan.
Langkah percepatan tersebut ditandai dengan kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, yang meninjau langsung kondisi jalan di sisi timur Flyover Jombang pada Minggu sore. Peninjauan ini sekaligus menjadi bukti bahwa keluhan masyarakat mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Bupati Jombang, Warsubi, menegaskan bahwa perbaikan yang dilakukan tidak lagi bersifat sementara, melainkan penanganan permanen guna menjamin keselamatan pengendara dalam jangka panjang. Ia menyebut koordinasi juga telah dilakukan hingga ke tingkat kementerian.
Menurutnya, kondisi jalan yang ada saat ini sudah tidak layak jika hanya dilakukan tambal sulam, sehingga diperlukan pelapisan ulang atau overlay secara menyeluruh.
Rencana perbaikan meliputi pengaspalan ulang sepanjang empat kilometer pada ruas Lingkar Mojoagung hingga Flyover Jombang, baik sisi kiri maupun kanan. Sementara itu, untuk penanganan darurat, jumlah tim penambal jalan akan ditambah dari lima menjadi sepuluh tim guna mempercepat penanganan lubang akibat cuaca ekstrem.
Penutupan lubang ditargetkan selesai dalam tiga hari jika kondisi cuaca mendukung, sedangkan pekerjaan overlay dijadwalkan mulai dalam dua pekan ke depan.
Meski jalan nasional berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, Bupati Jombang menegaskan tetap aktif mendorong percepatan perbaikan. Ia menilai keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang tidak boleh terhambat oleh batas administrasi.
Selain ruas Mojoagung hingga Flyover, perbaikan juga akan dilakukan di sejumlah titik strategis lainnya, seperti Jalan Gatot Subroto dan Jalan Brigjen Kretarto yang selama ini menjadi jalur penting mobilitas warga.
Wakil Gubernur Jawa Timur mengakui tingkat kerusakan jalan di lokasi tersebut tergolong cukup berat, terutama dipengaruhi tingginya curah hujan dan usia jalan yang telah mencapai hampir satu dekade.
Ia menyampaikan bahwa perbaikan melalui overlay menjadi solusi tepat untuk meningkatkan kualitas dan daya tahan jalan, sehingga tidak lagi bergantung pada penambalan sementara.
Sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat menjadi kunci dalam percepatan pembangunan infrastruktur ini. Bagi masyarakat, perbaikan jalan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga menjamin keselamatan serta kelancaran aktivitas ekonomi sehari-hari.(Syim/ADV)












