MOJOKERTO | INDEXBERITA.COM – Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-80, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan sosial bertajuk “Adhyaksa untuk Negeri” yang dipusatkan di halaman kantor Kejari Kabupaten Mojokerto, Selasa (26/8/2025).
Ratusan warga dari berbagai kecamatan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan, hingga pembagian bantuan sosial.
Berbagai layanan kesehatan yang diberikan antara lain pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, kolesterol, hingga pemeriksaan mata yang bekerja sama dengan Klinik Mata EDC Royal Mojosari. Warga juga mendapat konsultasi kesehatan, pembagian kacamata gratis, dan layanan makan gratis.
Selain itu, Kejari Mojokerto menyalurkan sejumlah bantuan sosial berupa kursi roda, kaki palsu, alat bantu jalan, dan tongkat kruk bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Dr. Endang Tirtana, SH., M.H., CLA, menegaskan bahwa momentum hari lahir Kejaksaan bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Hari lahir Kejaksaan kita maknai sebagai kesempatan untuk hadir di tengah-tengah masyarakat. Melalui layanan kesehatan gratis, donor darah, hingga pemberian alat bantu kesehatan, kami ingin memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat Mojokerto,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kajari menyampaikan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan berbagai instansi, mulai dari pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, RSUD R.A. Basoeni, Dinas Sosial, hingga PMI.
“Masyarakat sehat, negara kuat, sehingga pembangunan bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr. Ulum Rokhmad Rokhmawan, M.H., M.Kes, Direktur RSUD R.A. Basoeni Mojokerto dr. Rasyid Salim, Sp.KJ, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto Tri Raharjo Murdianto, S.STP., M.AP.
Melalui kegiatan sosial ini, Kejari Mojokerto berharap dapat mempererat sinergi antara institusi kejaksaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kepedulian serta kebersamaan di Bumi Majapahit.(Syim)