Mojokerto .Indexberita.com Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., memimpin langsung apel pagi personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mojokerto, di lapangan Mapolres Mojokerto. Apel yang digelar di tengah pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 ini menjadi momentum evaluasi pelaksanaan operasi.
Mengawali arahannya, Kapolres Mojokerto mengajak seluruh personel untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan dan keselamatan sehingga dapat melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat.
“Ungkapan rasa syukur, kita diberikan nikmat kesehatan, keselamatan dalam melaksanakan tugas pada hari ini. Saya ingin mengingatkan bahwa kita saat ini masih masuk dalam pelaksanaan Operasi Patuh,” ujarnya.
Ucapan terima kasih pun disampaikan kepada seluruh personel Satlantas yang telah menunjukkan dedikasi dan kinerja baik selama operasi berlangsung. Namun, Kapolres Mojokerto juga secara terbuka menyoroti masih adanya kekurangan yang harus segera disempurnakan.
“Jadi saya minta laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, kurangi angka kecelakaan. Jangan sampai angka kecelakaan saat pelaksanaan operasi dibandingkan sebelum pelaksanaan operasi tidak ada perubahan,” tegasnya.
Penekanan pertama tersebut menjadi warning bahwa keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah penindakan, melainkan dari dampak nyata berupa menurunnya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Mojokerto.
Memasuki arahan kedua, Kapolres Mojokerto menekankan aspek integritas dan pelayanan humanis. Ia melarang keras anggotanya melakukan pelanggaran sekecil apapun saat bertugas.
“Saya minta anggota Satlantas tidak ada yang melakukan pelanggaran sekecil apapun. Layani masyarakat dengan baik, tidak boleh ada tindakan arogan, menyakiti hati masyarakat, dan juga tindakan-tindakan yang kontraproduktif, pungutan liar dan lain sebagainya,” tegasnya.
Dalam kaitan dengan kebijakan terbaru Polda Jatim, Kapolres mengumumkan bahwa tilang manual akan kembali diberlakukan secara bertahap mulai minggu ini, namun dengan aturan yang sangat ketat untuk mencegah penyimpangan.
“Saya minta tilang manual ini betul-betul dilaksanakan oleh anggota yang memiliki sertifikasi penindakan pelanggaran (Dakgar) atau oleh perwira. Tidak semua anggota saya izinkan melakukan tindakan penilangan secara manual ini karena rentan terjadinya penyimpangan,” jelasnya.
Pada poin ketiga, Kapolres Mojokerto menyentuh aspek mental dan keikhlasan dalam bertugas. Ia meminta setiap anggota selalu memulai tugas dengan niat baik untuk melayani masyarakat, sebagai implementasi nyata dari program Kapolri dan Commander Wish Kapolda Jatim.
“Saya minta apapun yang kita lakukan, kita harus selalu memulai dengan niat yang baik, tujuannya adalah melayani masyarakat. Saya minta laksanakan dengan semangat dan ikhlas semua program-program dari Bapak Kapolri dan Commander Wish dari Bapak Kapolda,” tuturnya.
Ia pun menyoroti masih adanya keluhan masyarakat di media sosial terkait kosongnya kehadiran polisi di jalan. “Saya tidak mau lihat jalanan kosong, tidak ada anggota, masyarakat komplain melalui sosial media dan kita sebagai polisi yang diharapkan kehadirannya oleh masyarakat tidak bisa memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan secara maksimal. Ini menjadi pelajaran buat kita semua, ke depan kita harus lebih baik,” tambahnya.
Arahan keempat menjadi yang paling emosional dan personal. Kapolres mojokerto menegaskan tidak ingin ada satu pun anggota Satlantas yang bermasalah, baik masalah keluarga maupun penyimpangan disiplin.
“Ingat baik-baik, kalian ada di sini karena dukungan dari keluarga kalian. Jangan kalian melupakan jasa-jasa daripada istri dan anak-anak kalian, suami dan anak-anak kalian. Karena merekalah yang mendoakan kalian, memberikan dukungan kepada kalian,” ungkapnya.
Secara khusus, Kapolres Mojokerto memberikan atensi pada bahaya narkoba. Ia memastikan akan melakukan pengecekan secara mendadak sebagai tindak lanjut dari atensi Kapolri yang tengah gencar melakukan penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba.
“Nanti akan saya cek secara mendadak, saya sudah ingatkan sekarang. Bapak Kapolri saat ini sangat gencar dalam melaksanakan penindakan narkoba, beberapa kampung narkoba sudah dilaksanakan pengerebekan, jangan sampai malah kita anggota Polri yang menggunakan narkoba, alangkah malunya kalau sampai melakukan hal-hal tidak terpuji seperti itu,” tegasnya.
Menutup arahannya, Kapolres Mojokerto meminta komitmen bersama seluruh personel untuk menjaga nama baik institusi. “Saya harapkan ke depan tidak ada anggota Satlantas yang bermasalah apapun itu, kita sama-sama komitmen mulai hari ini tidak ada anggota Satlantas yang bermasalah. Itu saja arahan saya, setelah ini saya minta semuanya langsung ke tempat plotingan pengaturan lalu lintas. Hati-hati di jalan, perhatikan keselamatan dalam pengaturan pelayanan masyarakat pagi hari,” pungkasnya.
