Home / Daerah

Kamis, 15 September 2022 - 01:47 WIB

Rakor Program Pemberantasan Korupsi di Jawa Timur, Ajak Untuk Menghindari Tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Rakor Program Pemberantasan Korupsi di Jawa Timur

Rakor Program Pemberantasan Korupsi di Jawa Timur

Rakor Program Pemberantasan Korupsi di Jawa Timur

SURABAYA,INDEX BERITA.COM— Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama bupati/wali kota dan Ketua DPRD se-Jawa Timur menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pemberantasan Korupsi Wilayah Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi, Kamis (15/9/2022).

Dalam rakor yang juga dihadiri Ketua KPK RI, Komjen Pol. Firli Bahuri tersebut, seluruh bupati/wali kota dan Ketua DPRD yang hadir diajak untuk menyatukan semangat dan tekad untuk menghindari tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan bahwa rakor ini merupakan forum penguatan hulu hilir pencegahan tindak pidana korupsi di Jawa Timur.

READ  Petani Brangkal Pupuk Tanaman Jagung Didampingi Babinsa

Menurutnya, pencegahan tindak pidana korupsi tidak bisa dilakukan oleh KPK sendiri, melainkan harus melibatkan semua pihak termasuk penyelenggara pemerintahan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota baik pihak eksekutif dan legislatif.

“Ini dalam rangka mengoordinasikan eksekutif dan legislatif di seluruh kabupaten/kota dan provinsi, menurut saya konsolidasi itu penting, baik dalam konsolidasi program, anggaran, maupun komitmen bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengajak seluruh kepala daerah untuk menjaga amanah yang telah diberikan dan mengawal berjalannya proses pemerintahan di daerah masing-masing.

“Ini adalah forum amar makruf nahi mungkar, dan mari berfastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan,” imbuhnya.

Dalam forum ini ketua KPK RI Firli Bahuri memberikan pengarahan terkait titik-titik rawan tindak pidana korupsi, kewaspadaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan, serta upaya pencegahan korupsi lainnya.

READ  Harvetnas Ke-7 & HUT PIVERI Ke-55 Tahun 2019, Ini Kata Dandim 0815

Ia berpesan kepada seluruh bupati/wali kota dan Ketua DPRD yang hadir, bahwa titik-titik rawan tindak pidana korupsi harus dihindari. Mulai dari tahap perencanaan, tahap pengesahan, implementasi dan pengawasan. Termasuk juga titik-titik yang rawan terjadinya korupsi mulai dari pemberian izin, pengadaan barang dan jasa, maupun reformasi birokrasi.

“Tidak boleh ada satu rupiah pun anggaran dalam RAPBD itu di luar dari tujuan pembangunan nasional maupun tujuan nasional itu sendiri,” pesannya.

Sementara itu Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto yang turut hadir dalam forum tersebut menyambut baik rakor Program Pemberantasan Korupsi yang digelar oleh Pemprov Jawa Timur. Menurutnya melalui rakor ini dapat menyatukan semangat dan tekad untuk menghindari tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme dari hulu hingga hilir.

READ  Koramil 0815/12 Ngoro Bentuk Karakter Kedisiplinan Siswa

“Tentu kami menyambut baik, dengan adanya konsolidasi seperti ini kita saling mengingatkan, dan bergandeng tangan, bersama-sama mewujudkan Indonesia bebas korupsi,” ujarnya.

Sebagai informasi, sebelumnya juga telah dikumpulkan para kepala desa dan inspektur untuk mendapat pengarahan dari KPK RI.

Dalam kesempatan kali ini juga dikukuhkan Forum Penyuluh Anti Korupsi perwakilan dari seluruh kabupaten/kota sebagai langkah mencegah tindak pidana korupsi melalui sisi edukasi dan preventif. (Syim)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kodim 0811 Tuban Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H/2020 M

Daerah

Prajurit Kodim 0815/Mojokerto Diuji Keterampilan Perorangan

Daerah

Relawan Teknologi Informasi Mojokerto Beberkan Tips Untuk Tangkal Berita Hoax

Daerah

Kodim 0811 Tuban Sediakan 2300 Dosis Demi Sukseskan Program Vaksinasi Nasional Tahap Kedua
HUT RI Ke-74 Danramil 0815/14 Dlanggu Ziarahi Makam Pejuang

Daerah

HUT RI Ke-74 Danramil 0815/14 Dlanggu Ziarahi Makam Pejuang

Daerah

Forkopimda Jatim, Bagikan 25 Ribu Masker Pengunjung dan Pedagang di PGS

Daerah

Danrem 082/CPYJ Dampingi Pangkoarmada II Kunjungi Pendopo Agung Trowulan

Daerah

Program Safari GemarIkan Kementerian kelautan Dan Perikanan (KKP) Di Kecamatan Mojowarno
?>