Mojokerto, Indexberita.com – Sebanyak 36 tim futsal pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK sederajat dari Kota dan Kabupaten Mojokerto ambil bagian dalam turnamen Tunas Cup Region Mojokerto yang digelar Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Mojokerto.
Kompetisi tersebut berlangsung di Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Majapahit, Kota Mojokerto, pada 10–11 dan 17–18 Oktober 2026. Ajang ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan bakat di bidang olahraga futsal.
Dari total peserta, sebanyak 18 tim berasal dari tingkat SMP dan 18 tim lainnya dari jenjang SMA/SMK sederajat. Turnamen perdana ini juga melibatkan Student Class, komunitas perwakilan suporter pelajar di Mojokerto.
Tak hanya menyajikan persaingan antartim, panitia menyediakan total hadiah senilai Rp60 juta. Selain itu, penghargaan khusus juga disiapkan bagi kelompok suporter terbaik atau Best Supporter dan suporter paling kompak, berupa seekor kambing serta uang tunai.
Mojokerto Jadi Percontohan Program Nasional
Founder Yayasan Rembaya Sadana Dayaka, Bagus Septian Tri Pamungkas, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Tunas Cup merupakan bagian dari program strategis Pimpinan Pusat TIDAR untuk mendorong pembinaan olahraga di kalangan generasi muda.
Menurutnya, program tersebut bertujuan menanamkan nilai sportivitas sekaligus membangun budaya olahraga di lingkungan pelajar.
“Kami di Pimpinan Pusat TIDAR memang menghadirkan program pembinaan bagi adik-adik sekolah menengah. Fokus utamanya adalah bagaimana menggaungkan nilai-nilai sportivitas dan budaya berolahraga secara masif di seluruh Indonesia,” ujar Bagus Septian.
Ia menambahkan, Mojokerto dipilih sebagai daerah percontohan atau pilot project sebelum program serupa dikembangkan ke berbagai wilayah lainnya di Indonesia.
Ke depan, tim-tim terbaik dari setiap kota dan kabupaten diharapkan dapat melanjutkan persaingan hingga ke tingkat nasional.
Bidik Bibit Atlet Futsal Berbakat
Sementara itu, Ketua TIDAR Mojokerto, Defy Firman Al Hakim, menyampaikan bahwa Mojokerto memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet-atlet berbakat.
Melalui kompetisi ini, pihaknya berharap muncul pemain muda yang memiliki kemampuan dan berpeluang mengembangkan karier di tingkat yang lebih tinggi.
“Potensi atlet muda di sini sangat besar. Kita punya nama-nama berbakat seperti Hansamu Yama Pranata hingga M. Mukhlis. Melalui Tunas Cup, atlet-atlet futsal potensial yang selama ini belum tersentuh radar bisa terpantau dan diboyong ke level nasional,” ungkap Defy.
Ia berharap Tunas Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarsekolah, tetapi juga menjadi langkah awal untuk menjaring dan membina talenta futsal muda dari Mojokerto.
Dengan dukungan jaringan pembinaan olahraga yang dimiliki TIDAR, turnamen ini diharapkan mampu membuka peluang bagi para pemain potensial untuk melangkah menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi, termasuk level profesional.
Penyelenggaraan Tunas CupRegion Mojokerto pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya olahraga di kalangan pelajar sekaligus mendorong lahirnya generasi atlet berprestasi dari Kota dan Kabupaten Mojokerto.(Syim)