Foto. TNI Bubarkan Pungutan Liar Di Tambang Emas Gunung Botak
Namlea -IB Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru mengasprisiasi kinerja Kodim 1506/Namlea yang menempatkan Pos penjagaan di area tambang Gunung Botak
Hal itu disampaikan Ketua Bidang Organisasi Pemuda Muhammadiyah, Firman Masbait kepada wartawan di Namlea pada (Rabu,13/9/2023)sore.
Menurutnya, langkah yang di ambil oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 1506/Namlea, Letkol Arh. Agus Nur Fujianto, S.Ip. M.Han. merupakan hal yang tepat untuk menempatkan pos penjagaan di area tambang Gunung Botak.
” Dimana kita ketahui bersama masyarakat Pulau Buru khusnya dan Maluku pada umumnya sedang mengais rezeki di tambang emas Gunung Botak demi keberlangsungan hidup keluarga mereka. Meskipun tambang itu merupakan tambang ilegal tetapi kondisi perekonomian masyarakat yang begitu mengecam satu-satunya jalan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka adalah tambang,” terangnya
Masbait juga menambahkan, kehadiran TNI untuk Pos PAM Gunung Botak bagian dari pada wilayah teritorial Kabupaten Buru dan Buru Selatan selain menjaga wilayah teritorial TNI juga dapat mengatasi tingkat konflik yang sangat tinggi di area tambang emas Gunung Botak sehingga perlu adanya Pos TNI untuk masyarakat
“Sebagai anak kandung rakyat (TNI) kami dari Pemuda Muhammadiyah telah melakukan investigasi lapangan di sekitar area tambang Gunung Botak Dusun Wamsaid, Desa Dava dan Desa Debowae unit 18 masyarakat sangat mendukung dan merasa nyaman dengan kehadiran Pos TNI selain memberikan dampak posotif juga memberikan kedamaian di tengah-tengah masyarakat
” Anggota Pos PAM TNI juga telah membubarkan pungutan liar (Pungli) di area tambang oleh oknum-oknum yang meresahkan masyarakat selain itu pos tni juga melakukan razia barang yang dapat membahayakan masyarakat parang tombak, miras dan lain lain,” tambahnya.
Oleh sebab itu, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru berharap kepada pemerintah agar mendukung penuh kinerja TNI yang tidak henti-hetinya memberikan edukasi kepada masyarakat kita di Kabupaten Buru.
Red : Kis