Home / Jatim

Sabtu, 18 Desember 2021 - 21:22 WIB

Ning Ita Bangkitkan Budaya Majapahit di Tanah Bali Melalui Event Apeksi Outlook 2021

Foto.Ning Ita Bangkitkan Budaya Majapahit di Tanah Bali Melalui Event Apeksi Outlook 2021

Foto.Ning Ita Bangkitkan Budaya Majapahit di Tanah Bali Melalui Event Apeksi Outlook 2021

Foto.Ning Ita Bangkitkan Budaya Majapahit di Tanah Bali Melalui Event Apeksi Outlook 2021

DENPASAR, BALI – Momen Asosisasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Outlook yang digelar di Denpasar, Bali dimanfaatkan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari untuk memperkenalkan kekayaan budaya majapahit.

Pasalnya, Bali memiliki kelekatan sejarah dengan Majapahit. Bahkan sebagian masyarakat Bali mempercayai dirinya memiliki darah majapahit, khususnya masyarakat kalangan tri wangsa.

“Masyarakat Bali ada korelasi sejarah dengan masyarakat Kota Mojokerto yakni sama-sama keturunan majapahit. Karena terbukti berbagai warisan budaya yang ada di Bali ini sama persis yang ada di Mojopahit kala itu,” ujar Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto saat meninjau Stand Exhibision Dekranasda Kota Mojokerto, di Segara Village, Sanur – Denpasar, Sabtu (18/12/2021) pagi.

READ  Dandim 0813/Bojonegoro dampingi Danrem Kunjungi Lokasi TMMD Imbangan 2020 Kodim Bojonegoro 

Ning Ita juga mencontohkan, jika kedekatan itu tak hanya dari hubungan darah, tapi juga diimplementasikan ke desain arsitektur Bali yang menyerupai desain arsitektur majapahit saat itu.

“Bangunan di Bali rata-rata menggunakan batu bata merah, ini kan sama persis dengan candi-candi peninggalan kerajaan majapahit yang tersebar di Mojokerto. Ini yang menurut kami satu ikatan sejarah yang cukup kuat,” tegasnya.

READ  Aris Wahjudi Personil Polisi Polda Jatim Berikan Bantuan Sembako dan Uang Pada Bencana Semburan Gunung Semeru Di Lumajang

Tak hanya itu, lanjut Ning Ita, Kota Mojokerto dan Bali juga memiliki catatan sejarah nasional yang sama terkait keberadaan sang Proklamator, Soekarno.

“Soekarno ini kan keturunan dari Bali, karena ibunda beliau berasal dari Bali. Dan pada tahun 1907 hingga 1915, Soekarno kecil hijrah ke Kota Mojokerto mengikuti ayahnya yang bertugas sebagai pengawas di salah satu sekolah di Kota Mojokerto. Bahkan Soekarno kecil juga sempat menimba ilmu pendidikan dasar di sekolah Ongko Loro serta ILS,” terangnya.

READ  Waka Polda Jatim Berangkatkan Patroli Show Of Force Di Hari Pertama PPKM Darurat .

Jejak dua tempat Soekarno itu, Lanjut Ning Ita, sudah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya. Bahkan di dua sekolah yang saat ini berubah menjadi SDN Purwotengah dan SMP Negeri 2 Kota Mojokerto ini sudah dibangunkan patung Soekarno versi usia 12 tahun dengan pakaian khas akulturasi budaya jawa dan belanda.

Kedepan, ujar Ning Ita, SDN Purwotengah akan dijadikan sebagai Galeri Soekarno dan programnya sudah masuk dalam Kemendibud Ristek.

“Tahun depan akan mulai dibangun konten-konten digital yang bisa dijadikan sebagai tempat mendapatkan ilmu terkait Soekarno namun dengan cara yang lebih menarik supaya anak-anak generasi milenial lebih tertarik mempelajari sejarah,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Jatim

Kapolresta Malang Kota Berikan Penghargaan Kepada Anggota Berprestasi Saat Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat  Pengabdian

Jatim

Aris Wahjudi Personil Polisi Polda Jatim Berikan Bantuan Sembako dan Uang Pada Bencana Semburan Gunung Semeru Di Lumajang

Jatim

Kasiops Korem 082/CPYJ Tinjau Gladi Posko I Kodim 0809/Kediri

Jatim

Pelayanan Publik Polda Jatim Ramah Kaum Disabilitas

Jatim

Polda Jawa Timur Beri Dukungan Penuh Kegiatan PLN Dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Jatim

Peringati Hari Santri Nasional, Polresta Malang Kota Bagi – bagi Sembako ke Ponpes di Wilayah Kota Malang

Jatim

Antisipasi Varian Omicron, Polda Jatim Laksanakan Giat Patroli KRYD

Jatim

Rencana Perubahan KUA-PPAS Kota Mojokerto Dibahas DPRD Kota Mojokerto dan Walikota
?>