Home / Daerah

Jumat, 24 Desember 2021 - 02:35 WIB

Dinkes PPKB Kota Mojokerto Sidak Mamin Jelang Nataru

Foto.Dinkes PPKB Kota Mojokerto Sidak Mamin Jelang Nataru

Foto.Dinkes PPKB Kota Mojokerto Sidak Mamin Jelang Nataru

Foto.Dinkes PPKB Kota Mojokerto Sidak Mamin Jelang Nataru

Mojokerto – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berncana (Dinakes PPKB) Pemkot Mojokerto lakukan sidak pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru di beberapa Pasar Modern dan Tradisional. Kamis, (23/12/2021).

Sidak dilakukan sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi peredaran makanan dan minuman (mamin) yang tidak layak konsumsi pada momen Nataru. Dari hasil sidak yang dilakukan Dinkes PPKB bersama jajaran Pemkot Mojokerto bersama tim gabungan juga berhasil mengamankan produk yang mengandung boraks dan kemasan rusak.

Sidak dipimpin langsung Wali Kota Ika Puspitasari bersama Forkopimda Kota Mojokerto dan sejumlah pegawai Dinkes P2KB. ”Sejauh mana harga bahan pokok terkendali atau tidak, pasokanya tersedia atau tidak, serta kelayakan makanan dan minuman yang dijual,” jelasnya.

READ  Sekda Provinsi Kalteng Berikan Surat Tugas Lulusan IPDN Angkatan XXVII

Selain mengecek kelayakan mamin kemasan, sejumlah paket parsel juga tak luput dari pemantauan. Namun, dalam agenda tersebut, Ning Ita menyatakan tidak menemukan mamin yang tidak layak konsumsi. ”Alhamdulillah tidak ditemukan barang-barang kedaluwarsa,” tegasnya.

Namun, dalam giat sidak kemarin sejumlah tim gabungan lainnya juga disebar di pasar tradisonal dan toko modern se-Kota Mojokerto. Tidak sekadar melakukan pengecekan secara fisik, Wali Kota juga menginstruksikan tim pemeriksa pangan Dinas Kesehatan Pengendalian Peduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto untuk memeriksa sejumlah sampel untuk dilakukan uji keamanan bahan pangan.

READ  Anggota Satgas TMMD bantu warga angkut adukan semen dari Molen melalui arko

Sementara itu, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes PPKB Kota Mojokerto drg Citra Mayangsari mengungkapkan, total terdapat 19 lokasi pasar tradisional dan toko modern yang disasar dalam sidak kemarin. Hasilnya, sebanyak 9 pedagang dan pengelola toko modern disemprit lantaran ditemukan mamin yang tidak layak konsumsi.

”Karena mereka kedapatan menjual makanan dan minuman kemasan rusak, sehingga kita lakukan pembinaan,” ujarnya.

Bahkan, petugas juga berhasil mengamankan produk yang mengandung bahan zat kimia berhayaha. Citra menyebutkan, kandungan tersebut diketahui setelah tim pemeriksa pangan melakukan uji keamanan pangan terhadap salah satu sampel makanan.

READ  Koramil 02/Trowulan Bekali Wasbang Siswa SMKN

”Ada satu produk makanan mengandung boraks. Tadi Bu Wali (Ika Puspitasari) langsung perintahkan kami untuk segera menindaklanjuti,” ujarnya.

Menurutnya, produk makanan kemasan itu ditemukan di salah satu toko modern. Citra menyebutkan, pihaknya tengah menindaklanjuti temuan itu dengan menelusuri tempat produksi makanan berbentuk kemasan tersebut.

”Kami lakukan pengecekan di lokasi produksinya. Dilihat apakah bahan berbahaya itu (boraks) berasal dari bahan bakunya atau pada proses pembuatanya,” tegasnya.

Langkah itu guna mengantisipasi agar makanan tidak sampai dikonsumsi masyarakat sambil melakukan penelusuran dan analisa lebih lanjut.

Share :

Baca Juga

Ratusan Buruh Lakukan Aksi Demo di Depan Kantor Pemkab,Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan

Daerah

Ratusan Buruh Lakukan Aksi Demo di Depan Kantor Pemkab,Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan

Daerah

Kasilog Korem 082/CPYJ Melakukan Kunjungan Kerja Ke Kodim/Lamongan

Daerah

Kapolresta Mojokerto Bareng Walikota Vidcon Evaluasi PPKM bersama Forkopimda Jatim

Daerah

Senyum Bahagia Penyandang Difabel saat Bertemu Kapolres Mojokerto

Daerah

Safari Jumat di Program PRAJURID, Kapolresta Mojokerto Sampaikan Terimakasih Prokes dan Kamtibmas Kondusif

Daerah

Dandim 0815 Mojokerto Serahkan Bingkisan Lebaran

Daerah

Ketua Persit Ranting Magersari Tanamkan Budaya Cuci Tangan Bagi Siswa TK Kartika IV-60

Daerah

Persit Koorcabrem 082 PD V Brawijaya Jaga Kebugaran Melalui Senam Bersama
?>