Home / Ekonomi

Jumat, 22 April 2022 - 11:32 WIB

Jelang Lebaran, Ning Ita Pantau Harga Kebutuhan Pokok

Foto.Jelang Lebaran, Ning Ita Pantau Harga Kebutuhan Pokok

Foto.Jelang Lebaran, Ning Ita Pantau Harga Kebutuhan Pokok

Foto.Jelang Lebaran, Ning Ita Pantau Harga Kebutuhan Pokok

Mojokerto.Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengunjungi Pasar Tradisional dan Pasar Swalayan guna memantau harga bahan pangan, Jumat (22/4/2022).

Dalam inspeksi mendadak (Sidak) kali ini, Ning Ita memantau ketersediaan bahan pangan serta lonjakan harga. Bahan pokok yang menjadi perhatiannya yakni daging sapi, daging ayam dan bahan pangan lainnya.

Ia menyampaikan jika terdapat kenaikan semua komoditas bahan pokok.

READ  Tak Bisa Ambil Uang Tabungan, Nasabah Demo Koperasi Sejahtera Bersama 

“Terjadi kenaikan hampir signifikan, ini menjadi atensi kita bersama,” ujar Ning Ita.

Berdasarkan hasil sidak, ia menemukan beberapa bahan pokok merangkak naik, namun masih dalam tahap wajar.

“Kalau ketersediaannya aman, tapi harganya ini yang perlu kita awasi, supaya kenaikannya tidak merangkak”,

Harga daging sapi mengalami kenaikan mencapai Rp 20 ribu/kilogramnya. Semula berkisar Rp 120 ribu/kilo menjadi Rp 140 ribu/kilogram.

READ  Kartu JKN-KIS Bantu Yuni Ringankan Biaya Operasi Pendarahan Otak Sampai Dengan Kontrol Rutin

Tak hanya itu, Ning Ita juga memastikan tidak ada bahan pokok yang kadaluarsa. Hasilnya, tidak ditemukan makanan kadaluarsa.

“Kita cek tadi, masa expirednya tidak ada yang melampaui, sekarang sedang melakukan uji terhadap kemanan bahan pangan, hasilnya nanti akan dibagikan”, terangnya.

Dalam konfirmasi terpisah, Kepala Dinas UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto Ani Wijaya, menyebut jika pihkanya secara terus-menerus memantau siklus harga pagan di pasar secara berkala.

READ  Bansos Warga Desa Jombok Semoga Bermanfaat

“Kami setiap hari mendata seluruh pasar. Malah kami mempunyai aplikasi SIBAPO, itu nanti seluruh pasar akan mengentri, seluruh gudang harus mengenteri untuk kita pantau harganya,” katanya.

Ia menyebut jika kenaikan harga dirasa wajar sebeb hal tersebut menjelang lebaran tiba. Untuk antisipasi, pihaknya akan melakukan pantauan harga melalui petugas setiap harinya.

“Karena yang naik kan daging. Ini naiknya karena pick season (musim puncak) menjelang lebaran. Banyak warga itu yang tasyakuran”, tandasnya.(Syim/ADV)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pembuangan Limbah di Wonoploso Gondang ,Rusiati Mengalami Sesak Nafas

Ekonomi

PWI Mojokerto Raya Ikuti Plantour, PG Gempolkrep Tunjukkan Transparansi Produksi Gula

Ekonomi

Sambut Hari Jadi Koperasi Nasional Ke 76, Pemkot Mojokerto Senam Koperasi Bersama Lala Widy

Ekonomi

Harga BBM Resmi Naik, Sebagian Warga Mojokerto anggap masih Wajar

Ekonomi

Kapolres Berikan Bantuan Door To Door, Sembako Kepada Pedagang di Wana Wisata Air Panas Pacet

Daerah

Pemkab Mojokerto Bersama Forkopimda Gelar Apel Tanggap Bencana
Barracuda Indonesia Memenangkan Sengketa Informasi Melawan Pemdes Peterongan Bangsal dan Pemdes Dinoyo Jatirejo

Ekonomi

Barracuda Indonesia Memenangkan Sengketa Informasi Melawan Pemdes Peterongan Bangsal dan Pemdes Dinoyo Jatirejo

Ekonomi

Barracuda Tak Pantang Menyerah ,Pertanyakan Dana Reklamasi Galian C
?>