Home / Ekonomi

Kamis, 2 Februari 2023 - 02:20 WIB

Jajanan Pasar Tempo Dulu Bikin Kangen, Serasa Sampai Ke Jogja

Foto. Jajanan Pasar Tempo Dulu Bikin Kangen, Serasa Sampai Ke Jogja

Mojokerto.Makanan yang dulu menjadi alternatif dijaman masyarakat mengalami krisis, kini menjadi jajanan yang bikin lidah ini kangen.

Olahan makanan yang berasal dari umbi umbian ini juga sudah jarang ditemui kalau tidak ke pasar tradisional khususnya.

Tiwul, Pangan Era Krisis yang Menjelma menjadi Jajanan Pasar. Tiwul dibuat dari singkong yang dijemur hingga kering, atau biasa disebut gaplek. Gaplek ditumbuk halus, kemudian dikukus hingga matang.

READ  Gus Barra Ajak Jaga Toleransi dan Tolak Radikalisme di Rakernas II Petanesia

Ada juga yang disebut Gatot, bukan Gatot Kaca yach….. Gatot makanan khas Gunung Kidul Yogjakarta ini berbahan dasar ketela pohon. Proses membuatnya cukup lama. Jadi ketela pohon dikupas, lalu dibiarkan terfermentasi tanpa ragi dibawah terik panas dan hujan. Kalau sudah menghitam, baru dipotong kecil-kecil supaya bisa disimpan dalam jangka waktu lama. Kalau sudah begini, namanya menjadi gaplek.

READ  Pengacara Ketua KPRI Budhi Artha Mojokerto Minta Audit Eksternal

Salah satu jajan pasar yang semakin langka di pasaran adalah grontol atau blendung, jajan pasar ini merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia terutama wilayah Jawa. Bahan baku utamanya terbuat dari jagung.

Grontol atau blendung sebenarnya dibuat dari jagung dipipil terus dikum atau direndam dengan air injet (kapur) lalu direbus hingga merekah. Kemudian ketika mau dimakan cukup ditambahkan dengan kelapa parut dan garam atau kelapa parut dan gula, disesuaikan dengan selera saja.

READ  Serahkan Pemenang Umroh di Shopping festival, Ning Ita: Kota Mojokerto, Surga Belanja

Aneka jenis makanan dari aneka olahan palawija seperti blendung dari jagung, gatot terbuat dari ketela pohon, grontol, tiwul dan sawut sangat cocok sebagai pengganti nasi, terutama bagi mereka yang sedang menjalankan diet. Mengkonsumsi jajanan pasar tersebut juga akan menjaga kesehatan sekaligus melestarikan warisan makanan tradisional sebagai kekayaan kuliner Nusantara.(Y/H)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Antisipasi Harga Bahan Pangan Meroket, Gubernur Khofifah Sidak Pasar Rakyat Kedung Maling.

Ekonomi

Korem 082/CPYJ Serahkan Bantuan 115 dus Keramik dan Beras Ke Pondok Pesantren Al-Islam

Ekonomi

76 Heppy Communitii Bagikan Sembako  Sebanyak 310 Kepada Warga Ngembeh 

Ekonomi

DPRD dan DPMPTSP Mojokerto Cari Solusi Hambatan Perizinan Usaha

Ekonomi

PWI Mojokerto Raya Ikuti Plantour, PG Gempolkrep Tunjukkan Transparansi Produksi Gula

Ekonomi

Sembari Serahkan Bansos, Bupati Ikfina Semangati Ratusan Ojol Mojokerto

Ekonomi

Camat Mojowarno Tinjau Penyaluran BLT DD Tahap II Di Empat Desa

Ekonomi

Bansos Warga Desa Jombok Semoga Bermanfaat
?>