Home / Ekonomi

Kamis, 14 Juli 2022 - 11:59 WIB

Pengacara Ketua KPRI Budhi Artha Mojokerto Minta Audit Eksternal

Foto.Pengacara Ketua KPRI Budhi Artha Mojokerto Minta Audit Eksternal

Foto.Pengacara Ketua KPRI Budhi Artha Mojokerto Minta Audit Eksternal

Foto.Pengacara Ketua KPRI Budhi Artha Mojokerto Minta Audit Eksternal

Mojokerto – Kuasa hukum dari Malikan Ketua Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI ) Budi Artha Mojokerto, Alex Askohar, SH berharap ada audit eksternal. Hal tersebut merupakan saran dari
Wakil bupati Mohammad Al Barra, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mojokerto.

“Kami berharap ada audit eksternal, sehingga masalah yang terjadi di KPRI Budi Artha Mojokerto segera clear. Audit juga merupakan saran dari Gus Barra (Wabup) dan kadisdik dan kadiskopUMKM, ” ungkap Alex kepada media ini, Kamis (14/7/2022).

Langkah tersebut ia tempuh agar diketahui berapa kredit macet dan berapa yang diduga penggelapan oleh oknum. Sehingga hasil audit juga menjadi dasar pihaknya melangkah.

READ  Pemkab Mojokerto Bersama Forkopimda Gelar Apel Tanggap Bencana

“Selama ini banyak hoax yang beredar, kalau klien kami melakukan penggelapan. Hal ini harus diluruskan, ya tentu dasarnya hasil audit eksternal tadi,” ujar ketua LBH Permata Law ini.

Ia menambahkan, KPRI Budi Arta saat ini kondisinya masih beroperasi. Namun banyak dana yang macet di anggota yang kredit. Karena itu, pihaknya bakal melakukan upaya pendekatan dan koordinasi dengan institusi terkait untuk mencari solusi.

Menurut penuturannya, anggota KPRI Budi Artha, kebanyakan status PNS Guru, jadi perlu dikomunikasikan dan menjelaskan kepada Dinas Pendidikan yang menaungi para guru tersebut.

Selain itu, pihaknya akan berkomunikasi dengan Dinas Koperasi, tentang kondisi sebenarnya yang terjadi, karena semua koperasi termasuk KPRI Budi Artha yang menjadi pembina adalah Dinas Koperasi.

READ  Penyintas Kanker Tampa JKN KIS,Mungkin Nasib Saya Akan Berbeda

”Upaya penyelesaian kredit macet ini terlebih dahulu kami tempuh cara komunikatif yang baik. Kami mengedepankan etika, estetika, dalam komunikasi dengan pihak terkait ll, “ ujarnya.

Lanjut dijelaskan Alex Askohar, bahwa selama ini keuangan koperasi Budi Artha terjadi kemacetan di para debitur (peminjam) sebanyak 4,5 miliar lebih.

“Macetnya keuangan Koperasi Budi Artha itu macet dipinjam oleh anggota itu sekitar Rp 4,5 M lebih. Dan kini kami dalam upaya penagihan agar mereka segera bisa melunasinya,” jelasnya.

Lebih jauh Alex Askohar menandaskan, azas koperasi adalah gotong royong. Dalam pasal 36 disebutkan kegagalan keuangan di koperasi adalah ditanggung bersama. Daripada melihat ketentuan itu, para anggota harus bersabar bila ingin uang simpanannya bisa kembali.

READ  Gus Barra: Saya Keliling Dunia Hanya Disini Ada Ungkapan Syukur Melalui Sedekah Bumi

“Lebih baik bersabar agar uang simpanan anggota KPRI Budi Artha bisa kembali, kami masih lakukan upaya upaya agar para peminjam bisa melunasi hutangnya,“ ungkapnya.

Ditempat yang sama Mauluddin, SH yang juga dari LBH Permata Law, menyayangkan sikap anggota koperasi yang melaporkan kliennya. Ia menegaskan kalau pelapor tersebut tidak dapat membuktikan maka ia akan melapor balik.

“kepada pihak yang telah melaporkan tampa dasar. Kalau tidak terbukti, kami akan lapor balik. Kalau ternyata data itu tidak valid, kami akan langkah tempuh jalur hukum sebagai konsekuensi logis perbuatan mereka,“ tandasnya.

Foto: Kuasa hukum dari Malikan Ketua Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI ) Budi Artha Mojokerto, Alex Askohar, SH, Kamis (14/7/2022)(Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Prioritas Pedagang Legendaris di Skywalk Mojopahit Kota Mojokerto Ditentang Anggota Dewan

Ekonomi

PPNI Kota Mojokerto Gelar Rakerda, Pelantikan Bapena, dan TOT 

Ekonomi

Personil Polsek Kahayan Kuala memberi bantuan berupa Sembako Kepada warga tidak mampu

Ekonomi

Dua Tahun Vakum Karena Pandemi, Sedekah Bumi digelar Kembali Desa Gunungsari

Ekonomi

Irjen Kementan Kuatkan Sinergitas Bersama Pemkab Mojokerto Demi Wujudkan Ketahanan Pangan

Ekonomi

Wujud Toleransi, GBI Rock Mojokerto Bagikan 4.000 Bingkisan Lebaran

Ekonomi

Warga Bisa Usulkan Pemanfaatan Dana Kelurahan, Ning Ita: Gunakan Musbangkel untuk Kebutuhan Lingkungan

Ekonomi

Tidak Tutup Kemungkinan Galian C Di Desa Jati Dukuh Akan Berupa Wajah Jadi Tempat Wisata
?>