Home / Uncategorized

Senin, 21 November 2022 - 08:40 WIB

Dandang Bu Risti, Inovasi RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Dampingi Ibu Hamil Berisiko Tinggi

Dandang Bu Risti, Inovasi RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Dampingi Ibu Hamil Berisiko Tinggi

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM—RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo memiliki inovasi Dandang Bu Risti (Bidan Pendamping Sahabat Ibu Risiko Tinggi) bagi ibu hamil di kota Mojokerto. Keberadaan inovasi tersebut dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka ibu hamil resiko tinggi yang kurang memahami kondisinya.

 

Alhasil menjadikan kurang optimalnya persiapan persalinan, yang berdampak pada banyaknya ibu hamil yang mengalami kondisi kegawatdaruratan bahkan kematian di masa persalinan.

READ  Bersama Forkopimda Dandim 0815 Rakor Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto

 

“Program penyuluhan ini didedikasikan pada ibu hamil dengan risiko persalinan yang tinggi. Saat mereka berkunjung ke poli kandungan dan poli vct wijaya kusuma akan diberikan kontak bidan pendamping untuk berkonsultasi sehingga mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan,” terang Direktur RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo dr. Sulaiman Rosyid, Senin (21/11/2022).

 

Bentuk informasi yang didapatkan berupa informasi mengenai persiapan persalinan, solusi apabila sewaktu-waktu ibu mengalami keluhan sebelum waktu persalinan, informasi kunjungan rumah jika diperlukan, informasi dan motivasi kb, dan informasi untuk mendapatkan layanan yang cepat dan tepat apabila ibu telah masuk pada waktu persalinan atau mengalami kondisi kegawatdaruratan.

READ  Blusukan, Jumat Curhat Tampilkan Budaya Mojopahit dan Bakti Sosial

 

Selain ditujukan pada pasien terdaftar di RSUD, kegiatan sosialisasi juga dilakukan di kelas hamil sejumlah puskesmas di Kota Mojokerto. Dengan inovasi ini, tim ponek akan mengetahui riwayat kesehatan dan perkembangan kesehatan pasien.

READ  Wabup Subandi Bertekad akan Menuntaskan PTSL di Kabupaten Sidoarjo

 

Sehingga mudah menentukan persiapan tindakan medis yang sesuai ketika pasien mendadak mengalami keluhan atau mengalami kondisi kegawatdaruratan. Hal ini dapat meningkatkan keselamatan dan kepuasan kerja petugas.

 

“Kami bersyukur, zero kematian ibu terutama akibat preeklampsia dan pendarahan di unit ponek pada tahun 2021 dan 2022 akhirnya tercapai. Selain itu standar response time pemeriksaan pasien, dan meningkatnya response time pelaksanaan tindakan operasi sc emergensi juga dapat dicapai,” pungkas dr. Rosyid.

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Prajurit Korem 082/CPYJ Laksanakan Garjas UKP Periode 1-4-2022

JOMBANG

Gangguan Pendengaran Akibat Kebisingan: dr. Purnaning Wahyu Prabarini, Sp.THT-KL dari RSUD Jombang Beri Solusi

Pemerintah

HPN 2026, Wali Kota Mojokerto Tekankan Peran Pers Jaga Stabilitas Daerah dan Dukung Program Nasional

Uncategorized

Cinta Satu Malam Masih Buka Ditengah Pandemi.Covid-19, 

SIDOARJO

Wabup Subandi Bertekad akan Menuntaskan PTSL di Kabupaten Sidoarjo

Uncategorized

Diduga Kurang Hati – Hati, Pengendara Motor di Janti Mojokerto Meninggal Usai Mengalami Laka Lantas

Uncategorized

Uncategorized

Dua Pelaku Pembunuhan Dan Pembakaran Di Hutan Perhutani Mojokerto,Di Jatuhi Hukuman Se Umur Hidup
?>