Home / Uncategorized

Rabu, 12 Juni 2024 - 06:51 WIB

Polres Mojokerto Bangun Dua Sumur Bor untuk Topang Irigasi 30 Hektare Lahan Pertanian

Mojokerto Indexberita.com Polres Mojokerto telah membangun dua sumur bor di Kecamatan Puri dan Mojoanyar untuk mendukung irigasi lahan pertanian. Masing-masing sumur bor memiliki kapasitas untuk mengairi hingga 15 hektare sawah.

Sumur bor tersebut terletak di lahan pertanian Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, dan Desa Balongmojo, Kecamatan Puri. Saat ini, pembangunan sumur bor di Desa Balongmojo sudah selesai, sementara sumur bor di Desa Jabon masih dalam tahap pembangunan bak penampungan air.

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, secara langsung memantau pembangunan bak penampungan air di Desa Jabon. Sejumlah polwan juga turut hadir membantu para pekerja memasang bata. Setelahnya, polisi dan pekerja menggelar syukuran dengan makan bersama di lokasi proyek.

READ  Rabat Beton Jalan Lingkungan, Satgas TMMD Bersama Masyarakat Maksimalkan Pengecoran

Ihram menjelaskan bahwa proyek ini dilaksanakan setelah menerima informasi tentang masalah irigasi di Desa Jabon dan Balongmojo dari media massa serta bhabinkamtibmas di kedua desa tersebut. Terlebih lagi, Bhabinkamtibmas Jabon adalah seorang polwan.

“Para petani mengeluhkan harus menunggu giliran beberapa hari untuk mengairi sawahnya. Oleh karena itu, Polri hadir, terutama teman-teman polwan, untuk membantu para petani,” jelasnya kepada wartawan di lokasi, Selasa (11/6/2024).

READ  Keluarga Besar Pemerintahan Desa Dava Kec Waelata Kab Buru Maluku, Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H

Pengeboran air di kedua desa tersebut melibatkan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto dan ahli. Pengeboran dilakukan hingga kedalaman sekitar 50 meter. Hasilnya, kedua sumur bor saat ini mengeluarkan air bersih yang layak untuk mengairi sawah di sekitarnya.

“Hasil screening dari teman-teman pertanian yang kami datangkan dan ahli yang menggali menunjukkan bahwa sumur bor bisa mengairi 10-15 hektare sawah. Irigasinya akan dibagi secara adil dan merata bagi para petani dan harus selalu gratis,” tegas Ihram.

READ  Pastikan Nataru Aman, Forkopimda Kabupaten Mojokerto Cek Objek Vital

Secara teknis, air dari sumur bor akan dipompa ke bak penampungan terlebih dahulu. Selanjutnya, air akan didistribusikan ke sawah para petani melalui saluran irigasi yang sudah ada. Saat ini, mayoritas lahan pertanian di daerah tersebut ditanami jagung dan padi.

“Mesin pompa sudah kami siapkan, baknya kami buat, saluran irigasi sudah ada, dan dari bak tinggal dialirkan ke sawah,” tandas Ihram.(*)

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Polsek Dlanggu Bagikan Bansos dari Korbinmas Polri, Ini Doa dan Ucapan Warga Mojokerto

Uncategorized

Wujudkan Medical Tourism, RSUD dr.Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Buat Inovasi SRIKANDI

Peristiwa

Dua Motor Adu Keras di Trowulan, Dua Pengendara Tewas di Tempat

Uncategorized

Aparat Gabungan TNI-Polri-Satpol PP Di Mojokerto Raya Gelar Opsgakplin Prokes Covid-19

Uncategorized

Polres Dan Polresta Mojokerto, Berikan Surprise HUT Ke-71 Korem 082/CPYJ.

Kepolisian

Program Jumat Curhat Polsek Pacet, Dengarkan Keluhan Warga Dan Relawan

Uncategorized

AKBP Deddy Supriadi Terima Anugerah Kapolresta Inovatif Dari PWI Mojokerto

Pemerintah

DPRD Mojokerto Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023 dan RPJPD 2025-2045
?>