Home / Politik

Selasa, 16 Juli 2024 - 01:42 WIB

Bawaslu Mojokerto Siapkan Antisipasi Tingginya Indeks Kerawanan Pemilu

Utama

Foto. Bawaslu Mojokerto Siapkan Antisipasi Tingginya Indeks Kerawanan Pemilu

MOJOKERTO.Indexberita.com – Dalam sebuah diskusi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto mengungkapkan bahwa indeks kerawanan pemilu di ‘Bumi Majapahit’ cukup tinggi, dan hal ini akan segera diantisipasi.

Dody Faisal, Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, mengungkapkan bahwa pada pemilihan pimpinan daerah Kabupaten Mojokerto tahun 2020, indeks kerawanan mencapai peringkat ketiga secara nasional.

READ  Rapat Evaluasi Tahapan Pencalonan dan Persiapan Pemungutan Suara Pemilihan Serentak 2024 di Ayola Sunrise

“Tahun 2024 belum dirilis, mungkin akhir Agustus ini baru akan dirilis. Kami berharap Kabupaten Mojokerto tidak menempati urutan yang rawan,” ujarnya saat menghadiri Sarasehan Cegah Pelanggaran Pilkada 2024 bersama Bawaslu dan PWI Mojokerto di Kantor Sekretariat PWI Mojokerto, Senin (15/7/2024).

Alumnus Universitas Jember ini menjelaskan bahwa sejak pemilihan bupati tahun 2010, 2015, dan 2020, selalu terjadi dinamika yang luar biasa.

“Pilbup 2010 diwarnai aksi pembakaran, tahun 2015 ada aksi saling jegal antar calon, dan pada 2020 terjadi vandalisme baliho calon. Artinya, setiap pemilihan selalu diwarnai insiden,” tambahnya.

READ  Partai Golkar Kota Mojokerto Konsolidasi dan Deklarasikan Ning Ita sebagai Bakal Calon Walikota Tahun 2024

Menyikapi hal ini, Bawaslu Kabupaten Mojokerto mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta mengawasi jalannya Pemilu 2024.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Afnan Hidayat, berharap agar pilkada bisa berlangsung kondusif. Menurutnya, sebagai lembaga penyelenggara pilkada, KPU harus memastikan bahwa hak-hak masyarakat tetap terjaga.

”Tugas KPU adalah memfasilitasi kebutuhan pemilih dan peserta pemilu,” jelasnya.

READ  Bupati Mojokerto Ajak Semua Pihak Bersatu Lawan Korupsi, Serta Penyerahan Penghargaan untuk OPD dan Pemerintah Desa Terbaik Dalam Pengolahan Keuangan

Saat ini, tahapan pemilu masih dalam proses pemutakhiran data pemilih. “Pendaftaran calon baru akan dimulai pada 27 Agustus, pengumuman pada 24 September, dan penetapan calon pada 27 September,” katanya. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pelanggaran sering terjadi pada saat proses pendaftaran calon.

Untuk diketahui, Sarasehan Cegah Pelanggaran Pilkada 2024 ini diikuti oleh seluruh anggota PWI Mojokerto dan menghadirkan narasumber dari Ketua Bawaslu, Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, serta Ketua PWI Mojokerto Raya, Sholahudin.(Syim)

Share :

Baca Juga

Politik

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto Penandatanganan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2022

Politik

Rapat Pleno Terbuka KPU Mojokerto Tetapkan Ikfina – Albarra Calon Terpilih

Hukum

Penggelembungan Suara Terjadi di 18 TPS Desa Temon: Kuasa Hukum Ubaid Siapkan Laporan Pidana Pemilu

Politik

Wabup Subandi beserta keluarga Gunakan Hak Suaranya Coblos di TPS 04 Desa Pabean,Sedati

Politik

IKBAR Nomer Satu Selalu Terbaik Di Jatirejo.

Politik

Bupati Mojokerto Serahkan 204 SK Pengangkatan P3K

Politik

Temui Dewan, LSM Tembak Soroti Pemilihan Sekdakab yang Tidak Serius

Politik

KPU Mojokerto Tetapkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Pilkada 2024
?>