Home / Pemerintah

Jumat, 15 Agustus 2025 - 04:04 WIB

DPRD Mojokerto Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Infrastruktur Vital di APBD 2026

MOJOKERTO | Indexberita.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto agar memastikan pemerataan pembangunan menjadi prioritas utama dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

Rekomendasi tersebut disampaikan DPRD melalui hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) bersama Pemkab Mojokerto dalam rapat kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, yang digelar pada Kamis (15 8/2025) lalu.

Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ayni Zuroh, menegaskan bahwa arah kebijakan anggaran tahun depan harus berfokus pada pembangunan yang merata dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

READ  DPRD Kota Mojokerto Gandeng Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan

“Prinsipnya, Pemkab Mojokerto harus memastikan program dan kegiatan dalam KUA dan PPAS 2026 berorientasi pada pemerataan pembangunan,” ungkap politisi asal PKB tersebut.

 

Ayni juga menyoroti pentingnya pemanfaatan anggaran untuk infrastruktur dasar vital, seperti pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan serta jembatan, demi memperlancar mobilitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, DPRD meminta pemerintah daerah mengoptimalkan sistem drainase dan pengendalian banjir di wilayah rawan genangan. Peningkatan sarana air bersih, sanitasi, dan utilitas publik juga disebut sebagai bagian penting dalam mendukung kawasan pusat pemerintahan baru.

READ  Pemusnahan Rokok Ilegal di Mojokerto Capai Rp16,6 Miliar, Gus Barra Terima Penghargaan

“Kami juga mendorong adanya efisiensi anggaran dengan memanfaatkan teknologi dan material lokal, serta membuka peluang kolaborasi pendanaan dengan berbagai pihak,” tambah Ayni.

 

DPRD turut menekankan pentingnya kebijakan yang berpihak pada lingkungan hidup. Program mitigasi risiko bencana, pengembangan ruang terbuka hijau (RTH), serta pelestarian kawasan resapan udara harus tetap dijalankan untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Di sektor sosial, Ayni meminta agar bidang perumahan rakyat dan kawasan permukiman mendapat perhatian serius, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menurutnya, akses terhadap rumah layak huni, air bersih, dan sanitasi harus menjadi prioritas di wilayah padat penduduk.

READ  Lomba Gotong Royong di Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto Digelar Februari 2025

Selain infrastruktur, DPRD juga mendorong Pemkab untuk mengoptimalkan potensi usaha mikro dan sektor pariwisata yang tersebar di berbagai kecamatan dan desa.

“Banyak produk unggulan daerah yang belum terwadahi dengan baik. Kami berharap Pemkab memberi perhatian lebih terhadap pengembangan UMKM dan pariwisata agar bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkasnya.(Syim/ADV)

 

 

 

 

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Pemkot Mojokerto Beri Diskon PBB-P2 hingga 40 Persen Sepanjang 2025

Pemerintah

Kepala Desa Brangkal Nur Ely Suryani, Resmi Lantik Kaur Keuangan

Pemerintah

Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2025, Bupati Ikfina Tekankan Percepatan Ekonomi Dan Kurangi Pengangguran

Pemerintah

DPRD Kota Mojokerto Mengucapkan Selsmat Hari PERS Nasional 2026 Ke 80

Pemerintah

Bupati Jombang Bersama Forkopimda Melaksanakan Idul Adha di Masjid Agung Baitul Mukminin

Pemerintah

Promosikan Makanan Khas Mojokerto, Bupati Ikfina Ngulek Sambel Wader di Majafest 2023

Pemerintah

DPRD Mojokerto Sahkan Perubahan APBD 2025, Pemkab Tegaskan Komitmen Tata Kelola

Pemerintah

120 Regu Pelajar Meriahkan Gerak Jalan Merah Putih di Kota Mojokerto
?>