Home / Pemerintah / Uncategorized

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:38 WIB

Ning Ita Sidak Dapur MBG Usai Lebaran, Pastikan Mutu Makanan Pelajar di Kota Mojokerto Tetap Terjaga

Kota Mojokerto. Indexberita.com Ika Puspitasari turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Mojokerto, Selasa (31/3/2026), guna memastikan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar tetap terjaga setelah libur Lebaran.

Sidak dilakukan di SPPG Magersari Wates dan SPPG Permata Kuwung. Pada waktu yang sama, Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi juga melakukan pemantauan di SPPG Kauman dan SPPG Blooto sebagai bagian dari pengawasan terpadu program MBG.

“Kami ingin memastikan secara langsung bahwa penyiapan MBG bagi anak-anak berjalan dengan baik, terutama di minggu pertama pelaksanaan kembali setelah libur panjang,” ujar Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

READ  Kodim 0815 Mojokerto Kerahkan Personel Dukung Operasi Ketupat Semeru 2019

Dalam sidak tersebut, Ning Ita tidak hanya melakukan pengecekan teknis, tetapi juga berdialog langsung dengan pengelola SPPG, tenaga pelaksana, serta pihak terkait untuk memperkuat sinergi pengawasan di lapangan.
Menurutnya, kualitas makanan dan standar kebersihan harus menjadi perhatian utama karena program MBG memiliki tujuan besar dalam menyiapkan generasi emas yang sehat dan berkualitas.

“Kami berdiskusi langsung dengan pengelola agar kualitas tetap terjaga. Program ini memiliki tujuan besar untuk menyiapkan generasi emas, sehingga aspek kesehatan harus menjadi prioritas utama,” katanya.

READ  DPRD Mojokerto Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Infrastruktur Vital di APBD 2026

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga standar gizi dan porsi makanan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh para siswa penerima manfaat.

“Standar porsi dan kualitas harus dipenuhi dengan baik, agar manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh anak-anak,” tegasnya.
Dari hasil pemantauan, Pemkot Mojokerto juga memberikan sejumlah catatan evaluasi, salah satunya terkait kapasitas dapur pada salah satu SPPG yang dinilai perlu penyesuaian agar pelayanan terhadap penerima manfaat dalam jumlah besar dapat berjalan optimal.
“Ini bagian dari evaluasi konstruktif. Kami dorong agar pengelola segera melakukan penyesuaian sesuai standar, sehingga proses produksi bisa lebih optimal dan higienis,” tuturnya.

READ  Pemprov Jatim Resmi Luncurkan Terminal On System (TOS) di Terminal Kertajaya Mojokerto, Tingkatkan Digitalisasi Retribusi Daerah

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Mojokerto, saat ini terdapat 13 SPPG yang mendukung pelaksanaan program MBG. Dari jumlah tersebut, dua SPPG masih dalam status suspensi operasional, salah satunya karena belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Dengan pengawasan langsung di lapangan, Pemerintah Kota Mojokerto optimistis program MBG dapat terus berjalan lebih baik dan memberi dampak nyata terhadap kesehatan serta tumbuh kembang anak-anak di Kota Mojokerto.(Kom/Adv)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Kodim 0815/Mojokerto Terima Hibah Mobil Perpustakaan

Uncategorized

Danrem 082/CPYJ Sambut Kunjungan Kerja Asops Kasad di Yonmek 521/DY

Uncategorized

Bupati Mojokerto Meninjau  Command Center Gugus Tugas Covid-19

Uncategorized

Keluarga Besar Kanca BRI Mojokerto Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441H

Ekonomi

BAZNAS Mojokerto Salurkan 3.621 Paket Daging Kurban, Libatkan Peternak Lokal dalam Program Pemberdayaan

Pemerintah

Pjs. Bupati Sidoarjo Buka Kegiatan FGD Peningkatan Etos Kerja

Pemerintah

Kota Mojokerto Resmi Miliki BPBD, Perkuat Sistem Penanggulangan Bencana di Daerah*

KESEHATAN

INOVASI RSUD JOMBANG: KONSULTASI GIZI ONLINE HINGGA PRODUKSI BISKUIT SEHAT
?>