Home / Kepolisian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:32 WIB

Kapolres Mojokerto Tegaskan Dukungan Penuh Penanganan MBLB melalui Pembinaan dan Penegakan Hukum

Utama

Foto. Kapolres Mojokerto Tegaskan Dukungan Penuh Penanganan MBLB melalui Pembinaan dan Penegakan Hukum

Mojokerto .Indexberita.com Polres Mojokerto bersama Pemerintah Kabupaten Mojokerto melaksanakan silaturahmi dan koordinasi dalam rangka membahas pengendalian aktivitas pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), optimalisasi Jatim Tax, serta upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Presisi Polres Mojokerto, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan dihadiri langsung Kapolres Mojokerto AKBP Dr. (C) Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Sekda Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko, M.Si., serta Wakapolres Mojokerto Kompol Grandika Indra Waspada, S.I.K., M.I.K., jajaran PJU Polres Mojokerto dan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Mojokerto menyampaikan perkembangan pengawasan aktivitas pertambangan MBLB di wilayah Kabupaten Mojokerto. Pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan monitoring terhadap sejumlah lokasi pertambangan serta memberikan pembinaan kepada para pengusaha untuk melengkapi perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

READ  Polsek Trowulan Sambangi Ponpes Segoro Agung, Jaga Kondusifitas Kamtibmas

Kapolres Mojokerto menegaskan bahwa penanganan aktivitas pertambangan perlu dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan penataan dan legalitas. Menurutnya, langkah yang dilakukan tidak semata-mata berorientasi pada penegakan hukum, namun juga memperhatikan aspek tata ruang, lingkungan, kondisi sosial masyarakat, serta keberlangsungan investasi.

“Penanganan harus dilakukan secara terpadu. Kegiatan yang masih memungkinkan untuk ditata perlu diarahkan agar dapat memenuhi ketentuan dan memiliki legalitas, sementara aktivitas yang tidak dapat ditoleransi harus dilakukan penertiban sesuai aturan,” ujar Kapolres Mojokerto.

Sebagai salah satu pengarah, Kapolres Mojokerto juga telah memberikan masukan dan dukungan penuh kepada Tim Terpadu dalam menentukan langkah penanganan di lapangan, baik melalui optimalisasi pembinaan maupun penegakan hukum. Langkah tersebut dilakukan secara terpadu bersama Aparat Penegak Hukum (APH) yang terdiri dari Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri (PN), Denpom, dan Satpol PP, dengan mempertimbangkan kondisi serta ketentuan yang berlaku.

READ  Polisi Trowulan Ajak Tokoh Masyarakat Desa Pakis Jaga Kamtibmas dan Tertib Lalu Lintas

Dalam pembahasan juga menjadi perhatian keberadaan aktivitas pertambangan yang berada di kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) maupun lokasi yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Untuk itu, diperlukan pemetaan dan penentuan skala prioritas sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat dan terukur.

Selain MBLB, pertemuan turut membahas optimalisasi Jatim Tax melalui pemasangan alat perekam transaksi atau tapping box pada sejumlah objek pajak. Pemkab Mojokerto terus mendorong pemasangan dan pengawasan alat tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kapolres Mojokerto menyampaikan bahwa pengawasan Jatim Tax perlu dilakukan secara terukur dengan pemetaan wajib pajak, pembagian tugas yang jelas, serta evaluasi terhadap hasil di lapangan. Setiap kegiatan diharapkan memiliki target dan tindak lanjut yang dapat diukur sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan PAD dan pelayanan kepada masyarakat.

READ  Satlantas Polres Mojokerto Edukasi Pelajar SMP Trawas dan Bagikan Helm Gratis

“Polres, Pemkab, dan seluruh instansi terkait memiliki kepentingan yang sama, yaitu menciptakan tata kelola yang tertib serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, sinergi dan koordinasi harus terus diperkuat,” tambahnya.

Dalam aspek kamtibmas, seluruh pihak sepakat bahwa setiap langkah pengawasan maupun penertiban perlu dilakukan secara persuasif, humanis dan terukur. Kesiapan pengamanan juga menjadi bagian penting untuk mengantisipasi potensi penolakan maupun gangguan keamanan selama proses di lapangan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Mojokerto dan Pemkab Mojokerto berkomitmen memperkuat sinergitas lintas sektor dalam mengendalikan aktivitas pertambangan MBLB, mengoptimalkan penerimaan pajak daerah melalui Jatim Tax, serta menjaga kondusivitas wilayah.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan usaha yang legal, tertib, ramah lingkungan, sesuai tata ruang, sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto.

Share :

Baca Juga

Kepolisian

Sambut Hari Bhayangkara ke 77 Kapolda Jatim Salurkan Bantuan Air Bersih dan Bedah Rumah

Kepolisian

Kata Masyarakat soal Lintasan Baru Ujian Praktik Pembuatan SIM C: Lebih Mudah

Kepolisian

Kapolsek Dlanggu: Kawal Penyaluran Bantuan Pangan untuk Perangi Stunting
Utama

Kepolisian

Tinjau 91 Command Center, Kapolri dan Panglima TNI Pastikan Kesiapan Personel Jelang KTT ASEAN

Kepolisian

Jumat Curhat, Asosiasi Kepala Desa Mendukung Program Kapolres Jombang

Kepolisian

Pastikan Kamtibmas Aman dan Kondusif, Kapolres Jombang Pimpin Apel Pergeseran Personel ke TPS

Kepolisian

Polsek Trowulan Sita 3/4 Botol Arak dalam Operasi Miras di Desa Domas

Kepolisian

Polres Mojokerto Gelar Cangkrukan Pilkada Damai Bersama Wartawan, Influencer, dan Netizen
?>