Home / Daerah

Rabu, 17 Juni 2020 - 11:37 WIB

Ning Ita Jelaskan Skema New Normal Kota Mojokerto pada Webinar Forum Kota Mojokerto Sehat

Foto.Ning Ita Jelaskan Skema New Normal Kota Mojokerto pada Webinar Forum Kota Mojokerto Sehat

Mojokerto.IndexBerita.com Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Mojokerto, dalam menghadapi kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini tengah melanda di seluruh dunia. Tak terkecuali dalam menyiapkan skema new normal atau tatanan hidup baru bagi masyarakat. Ada formula-formula baru, yang dikemas dalam menyiapkan masyarakat dalam menghadapi tatanan hidup baru yang produktif dan aman dari Covid-19.

Hal ini, disampaikan langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam acara Web-seminar (Webinar) Forum Kota Mojokerto Sehat pada Rabu (17/6/2020) di Ruang Nusantara, Kantor Pemerintah Kota Mojokerto. Dengan mengangkat tema Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dan Komitmen Bersama Pemerintah dalam Adaptasi selama Pandemi Covid-19 menuju New Normal, turut menghadirkan narasumber dari tiga negara.

Yang pertama adalah Pelaksana Fungsi Penerapan Sosial Budaya 1 KBRI Abu Dhabi UEA, Nur Ibrahim. Sedangkan, narasumber yang kedua adalah Perawat di Emergency Room Al -Adan Hospital Kuwait, Zulkifli Abdullah Usin. Dan yang terakhir adalah seorang mahasiswa dari Universitas Islam Madinah KSA, M Haris Lutfhi. Selain menghadirkan tiga narasumber dari tiga negara, turut hadir pula Koordinator Tatanan Kehidupan Sosial Sehat Mandiri Forum Mojokerto Kota Sehat, dr Windu Santoso dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, Christiana Indah Wahyu.

READ  Semarakkan Syi'ar Islam, Pemkab Mojokerto Gelar Peringatan Isra' & Mi'raj 1443 Hijriah

Pada kesempatan ini, wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini menjelaskan kepada para peserta webinar, bahwa Pemerintah Kota Mojokerto selama kondisi Covid-19 telah menganalisa penyebaran virus yang terus merambat naik setiap harinya. Dimana, ada tiga hal yang mendorong penyebaran virus tersebut berkembang dengan cepat. Faktor pertama adalah kondisi wilayah Kota Mojokerto yang merupakan kota terkecil di Indonesia, dikelilingi oleh daerah-daerah yang terlebih dahulu berstatus menjadi zona merah.

“Yang awalnya Kota Mojokerto berstatus zona kuning, namun tingginya mobilitas masyarakat dari dan ke daerah zona merah, masih cukup tinggi terutama menjelang hari Raya Idul Fitri. Ditambah lagi munculnya klaster baru dari orang tanpa gejala (OTG), membuat angka terus merambat naik. Confirm positif di Kota Mojokerto, terjadi karena transmisi lokal munculnya klaster baru, sehingga jumlah konfirmasi positif meningkat secara tajam menjelang lebaran sampai dengan saat ini dan didominasi oleh OTG,” jelasnya.

READ  Ujian Perangkat Desa Panggih Di Peroleh Oleh Awaluddin Ilham

Penyebaran virus yang terjadi di wilayah Kota Mojokerto, lanjut Ning Ita, secara tidak langsung membawa dampak yang cukup signifikan disegala elemen masyarakat. Mulai dari dampak kesehatan yang menimbulkan kepanikan karena kurangnya kepahaman terhadap Covid-19, dampak ekonomi yang banyak membuat pendapatan masyarakat menuruh bahkan meningkatkan jumlah masyarakat miskin di daerah. Selain itu, dampak sosial budaya pun juga turut mengalami imbas, seperti pembatasan kegiatan di tempat ibadah, hingga penutupan tempat hiburan dan wisata.

“Tidak hanya itu, masih ada dampak dari sektor politik. Dimana pagelaran Pilkada serentak, yang harusnya diselenggarakan pada tahun ini, harus dipending terlebih dahulu. Selain itu, kegiatan prioritas pemerintah  daerah yang mengharuskan terjadinya refocusing kegiatan untuk percepatan penanganan Covid-19. Dan dampak terakhir dirasakan pada sektor pendidikan, yang mengharuskan anak-anak kami melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara virtual di rumah masing-masing,” paparnya.

READ  PTM Terbatas Dimulai, Bupati Ikfina Pantau Tiga Sekolah SD-SMP Dibagi 50%, TK Dibatasi 33%

Dalam kesempatan secara virtual ini, Ning Ita membocorkan rahasia pemerintah daerah dalam menanggulangi percepatan penanganan Covid-19 di Kota Mojokerto. Yang pertama adalah peran aktif masyarakat menghadapi tatanan hidup baru atau new normal. Seperti menciptakan kampung tangguh, kampung mantab dan kampung aman dalam tatanan new normal produktif aman Covid-19. Selain itu, menerbitkan Peraturan Wali Kota Tentang SOP Protokol Kesehatan yang meliputi tujuh sektor (perhubungan, kesehatan, perdagangan, pendidikan, pariwisata, perekonomian dan pelayanan publik).

“Dan formula terakhir adalah meningkatkan ekonomi masyarakat dengan mendorong produktifitas kreatifitas masyarakat dan disiplin protokol kesehatan dengan penuh kesadaran serta tanggung jawab. Untuk itu, kita harus menang melawan Covid-19 dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Penuh rasa tanggung jawab demi mewujudkan Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil, makmur, sejahtera dan bermartabat,” tegasnya. (Syim)

Share :

Baca Juga

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Di Ponpes Fatcul Ulum, Ini Pesan Danramil Pacet

Daerah

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Di Ponpes Fatcul Ulum, Ini Pesan Danramil Pacet

Daerah

Kodim 0815/Mojokerto Lakukan Verifikasi Di Dua Koramil
75 Personel Kodim 0815 Mojokerto Kenakan Pangkat Baru

Daerah

75 Personel Kodim 0815 Mojokerto Kenakan Pangkat Baru
251 Kepala Desa Di Mojokerto Di Lantik Oleh PLT Bupati Mojokerto Tahun 2019-2025

Daerah

251 Kepala Desa Di Mojokerto Di Lantik Oleh PLT Bupati Mojokerto Tahun 2019-2025
Komsos Kreatif, Kodim 0815 Gelar Lomba Tari Remo Dan Fotografi

Daerah

Komsos Kreatif, Kodim 0815 Gelar Lomba Tari Remo Dan Fotografi

Daerah

Sambut Hari Jadi Ke – 73, Korem 082/CPYJ Gelar Doa Bersama

Daerah

Jadikan Ikbar Calon Pimpinan Yang Di Harapkan Masyarakat Kabupaten Mojokerto Dan Pasti Menang
Danramil 0815/19 Magersari Hadiri Peringatan HUT Ke-63 LVRI

Daerah

Danramil 0815/19 Magersari Hadiri Peringatan HUT Ke-63 LVRI
?>