
Foto.Bukan truk biasa, truk ini bagikan makan gratis
ACTNews, MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Di Jawa Timur, armada kemanusiaan Humanity Food Truck menggelar safari dengan mendatangi beberapa kota/kabupaten untuk menggelar aksi kemanusiaannya. Armada yang mengaspal di Jatim ini merupakan unit Humanity Food Truck ke dua dari ACT yang dirakit pada 2019 silam. Tersaji ratusan porsi makanan siap santap dari dapur truk ini.
Salah satu lokasi aksi Humanity Food Truck bulan Oktober ini ada di Mojokerto, tepatnya di Alun-alun Kota Mojokerto. Makanan siap santap dibagikan untuk msyarakat prasejahtera yang berada di sekitar alun-alun dan TPA randegan
“Kami ucapkan terima kasih pada seluruh sahabat dermawan. Humanity Food Truck merupakan wujud nyata kedermawanan kita bersama, dalam menghadapi dampak pandemi. Insyaallah, aksi kemanusiaan akan terus berlanjut,,” jelas Wahyu dari tim ACT Mojokerto, Kamis (21/10/2021).
“terimakasih kepada ACT, yang memberikan makan gratis kepada masyarakat prasehatera, ini sangat direspon baik disaat kondisi pandemic seperti ini, walaupun Mojokerto sudah memasuki level 1, masayrakat masih belum bisa bebas dalam melakukan kativitas ekonomi, maka dari itu dengan adanya bantuan ini kami merasa sangat terbantu” Pangkas Beni Asman S.Sos, M.H, Kodim 0815 Mojokerto
“terimakasih sebesar besarnya kepada ACT melalui humanity foodtruck, yang telah memberikan makanan gratis kepada masyarakat yang tidak mampu. Harapannya kedepan kerjasama ini semakin kita tingkatkan dengan melibatkan berbagai komponen, kelembagaan. Sehingga nanti kedepan akan semakin banyak dan masyarakat mojokerto bisa terlayani dengan baik” Pangkas, Choirul anam, Kadinsos Mojokerto
Aksi di Mojokerto ini merupakan kelanjutan sefari Humanity Food Truck di Jawa Timur. Selepas dari Mojokerto, truk beralat dapur lengkap ini melanjutkan perjalanan ke kota selanjutnya seperti Jombang, Kediri, Ponorogo, Hingga Madiun.
“Truk ini merupakan bukti kedermawanan masyarakat dan pengelolaan sedekah profesional dari ACT. Truk buatan tahun 2019 ini pun menjadi bukti kebaikan itu ada dan masa gunanya cukup lama dan meluas,” tambah Wahyu.[]
















