Home / KESEHATAN

Rabu, 4 September 2024 - 08:14 WIB

Bupati Mojokerto Dorong Upaya Penurunan Stunting dan Peningkatan Kesehatan Lansia di Desa Jasem

Utama

Foto. Bupati Mojokerto Dorong Upaya Penurunan Stunting dan Peningkatan Kesehatan Lansia di Desa Jasem

Mojokerto.Indexberita.com Selasa, 3 September 2024, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, menggelar kegiatan SEHATI (Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI) dan SEJOLI (Selasa Sehat Jaga Lansia Mandiri) di Balai Desa Jasem, Kecamatan Ngoro. Acara yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.30 WIB ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada lansia, ibu hamil, dan ibu-ibu balita mengenai pentingnya menjaga kesehatan demi menurunkan angka stunting, angka kematian bayi (AKB), serta angka kematian ibu (AKI).

Dalam acara ini, Bupati Ikfina menekankan pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil agar tidak mengalami kekurangan gizi, yang salah satunya dapat diukur melalui lingkar lengan atas (LILA) yang tidak boleh kurang dari 23,5 cm. Bupati juga mengingatkan agar bayi diberikan ASI eksklusif selama 6 bulan, dilanjutkan dengan pemberian makanan tambahan bergizi seimbang setelah usia 6 bulan, dan diberikan makanan dengan porsi seperti orang dewasa saat menginjak usia 1 tahun.

READ  Jaga Netralitas Pilkada, RSUD Jombang Gelar Penandatanganan Pakta Integritas

Bupati Ikfina juga menyoroti pentingnya kemandirian lansia dalam beraktivitas dengan menjaga kesehatan melalui pemeriksaan rutin tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya menekan angka stunting hingga mencapai nol, dan Bupati secara aktif menyampaikan bahaya stunting serta pentingnya menjaga kesehatan ibu hamil dan bayi.

READ  Turun Langsung ke Desa, TP PKK Mojokerto Edukasi Cegah Stunting Lewat GEMA PITU

“Stunting disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Ini bisa mengakibatkan kecerdasan anak menurun hingga 20% dari standar saat mereka dewasa. Masa kritis perkembangan otak anak adalah dari kandungan hingga usia 5 tahun. Oleh karena itu, ibu hamil tidak boleh kekurangan gizi,” tegas Bupati Ikfina.

Selain itu, Bupati juga menghimbau para ibu balita dan lansia untuk rutin mengunjungi posyandu dan mengikuti senam lansia sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan mengurangi stres. Ia juga menyoroti tingginya prevalensi hipertensi dan diabetes melitus pada lansia, sehingga pola makan sehat harus terus diperhatikan.

READ  IIK Perhutani Mojokerto Gandeng Puskesmas Ngimbang Berikan Program Vitamin Gratis TK Tunas Rimba I Kambangan*

Kepala Desa Jasem, Moch Imam Chanafi, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati dan rombongan. Ia mengungkapkan bahwa Desa Jasem memiliki 2.826 jiwa, dengan 26 ibu hamil pada tahun 2024, di mana 12 di antaranya berisiko tinggi. Dari total 376 balita, terdapat 1 balita stunting dan 4 balita dengan gizi kurang. Desa Jasem juga memiliki 560 lansia, dengan 364 di antaranya aktif mengikuti kegiatan posyandu.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Camat Ngoro, Ketua TP PKK Desa Jasem, serta Kepala Puskesmas Ngoro beserta staf.(Syim)

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

BPJS Kesehatan Mojokerto Perkuat Sinergi dengan Media, Sosialisasi Program JKN Digencarkan

KESEHATAN

Pemkab Mojokerto Gelar SBSA di Puskesmas Kupang: Balita Sehat, Bangsa Kuat

KESEHATAN

TP PKK Kabupaten Mojokerto Gelar “Aksi Bergizi Minum Susu” di SMP PGRI 1 Puri

KESEHATAN

KEGIATAN DONOR DARAH DI ASTON INN JEMURSARI SUKSES DISELENGGARAKAN

KESEHATAN

Kader Hebat, Posyandu Kuat: Wali Kota Mojokerto Dukung Lomba Posyandu ILP di Pulorejo

KESEHATAN

Lewat Health Talk Stem Cell, RS Gatoel Ingin Bangun Citra Baru Pelayanan Kesehatan

KESEHATAN

Kurangi Angka Stunting Dan Wujudkan Lansia Mandiri, Bupati Mojokerto Gencarkan Program Sehati Dan Sejoli

KESEHATAN

INOVASI RSUD JOMBANG: KONSULTASI GIZI ONLINE HINGGA PRODUKSI BISKUIT SEHAT
?>