Home / Pemerintah

Minggu, 13 September 2026 - 15:31 WIB

Bupati Mojokerto Al Barra Hadiri Peletakan Batu Pertama Revitalisasi Museum Majapahit Trowulan

Utama

Foto. Bupati Mojokerto Al Barra Hadiri Peletakan Batu Pertama Revitalisasi Museum Majapahit Trowulan

Mojokerto, Indexberita.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia secara resmi memulai revitalisasi Museum Majapahit di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026).

Peletakan batu pertama revitalisasi Museum Majapahit tersebut dihadiri Menteri Kebudayaan RI Prof. Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Mojokerto, serta sejumlah pejabat, tokoh budaya dan masyarakat.

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan dan revitalisasi Museum Majapahit. Menurutnya, keberadaan museum menjadi bagian penting dalam memperkuat pelestarian kawasan bersejarah Majapahit di Trowulan.
“Gagasan ini sudah bertahun-tahun dilaksanakan. Setiap tahun kita sering mendapatkan laporan akan ada pembangunan Museum Majapahit. Alhamdulillah, pada kesempatan ini akhirnya peletakan batu pertama dapat dilaksanakan,” ujar Al Barra.

Ia menegaskan, Kabupaten Mojokerto memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan melestarikan berbagai peninggalan Majapahit yang berada di kawasan Trowulan.
Menurutnya, revitalisasi museum tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi upaya untuk menyediakan pusat informasi dan pembelajaran sejarah bagi masyarakat, pelajar hingga wisatawan mancanegara.

READ  Pemkot Mojokerto Siapkan Bantuan Pembangunan Rumah bagi Korban Kebakaran Mentikan

“Kami berharap Museum Majapahit ke depan menjadi pusat informasi sekaligus kebanggaan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Mojokerto. Dari sini masyarakat dapat mempelajari kehebatan para pendahulu kita,” katanya.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengatakan revitalisasi Museum Majapahit merupakan bagian dari program revitalisasi sejumlah museum, keraton, istana, dan cagar budaya yang dilakukan pemerintah pada 2026 atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

Fadli menjelaskan, sebelumnya kawasan tersebut dikenal sebagai Pusat Informasi Majapahit. Namun, dengan koleksi artefak yang mencapai puluhan ribu, kawasan tersebut dinilai layak dikembangkan menjadi museum yang representatif.

“Kita telah melakukan transformasi dari yang tadinya Pusat Informasi Majapahit menjadi Museum Majapahit. Saya tahu koleksinya luar biasa, jumlahnya kalau tidak salah sekitar 88 ribu artefak,” ungkap Fadli.

Ia berharap museum nantinya tidak hanya menjadi tempat menyimpan dan memamerkan benda bersejarah, tetapi juga berkembang sebagai pusat edukasi, kebudayaan dan penggerak ekonomi masyarakat.

READ  Pjs. Bupati Sidoarjo Menyalurkan Bantuan Pangan Beras Pada 778 KPM Di 3 Desa

Menurut Fadli, museum di berbagai negara telah menjadi bagian dari ekosistem ekonomi budaya. Karena itu, Museum Majapahit juga diharapkan mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

“Jangan kita hanya melihat kebesaran Majapahit, tetapi museumnya tidak ada representasinya. Karena itu Museum Majapahit ini harus bisa menjadi salah satu ikon museum yang ada di Indonesia,” tegasnya.

Dalam pengembangannya, kawasan Museum Majapahit akan diperluas dengan tambahan lahan sekitar 4,8 hektare. Dengan lahan eksisting, total kawasan diproyeksikan mencapai sekitar 10 hektare.

Fadli mengatakan kawasan tersebut nantinya diharapkan menjadi ekosistem budaya yang hidup, dengan berbagai aktivitas seni, budaya, edukasi serta kegiatan ekonomi kreatif yang dapat memberikan dampak bagi masyarakat Kabupaten dan Kota Mojokerto.

Ia juga meminta agar apabila dalam proses pembangunan ditemukan struktur atau tinggalan arkeologis di sekitar lokasi, temuan tersebut tetap dilindungi dan dapat menjadi bagian dari narasi museum.

“Kalau nanti ditemukan struktur-struktur di bawah, justru itu bisa menjadi bagian dari museum. Bisa dilindungi, diberikan kaca dan menjadi daya tarik tersendiri,” jelasnya.

READ  Ketua DPRD Mojokerto: Pemindahan Ibu Kota Harus Direncanakan Secara Matang

Fadli menambahkan, pembangunan Museum Majapahit harus dibarengi dengan penguatan kawasan di sekitarnya, termasuk berbagai situs dan candi peninggalan Majapahit di Trowulan.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, swasta, komunitas, seniman, budayawan dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan pengembangan kawasan tersebut.
“Harapannya Museum Majapahit menjadi museum yang hidup, terbuka dan inklusif, serta menjadi pusat pengetahuan yang menghubungkan warisan masa lalu dengan tantangan masa kini dan masa depan,” pungkasnya.

Dengan peletakan batu pertama tersebut, revitalisasi Museum Majapahit Trowulan secara resmi dimulai. Pemerintah berharap pembangunan berjalan lancar dan kawasan Majapahit semakin dikenal sebagai salah satu pusat sejarah dan kebudayaan Indonesia di mata dunia.
Alternatif judul yang lebih “greget” untuk Indexberita.com:

Museum Majapahit Trowulan Mulai Direvitalisasi, Fadli Zon Targetkan Jadi Ikon Budaya Indonesia
88 Ribu Artefak! Museum Majapahit Trowulan Direvitalisasi, Fadli Zon: Harus Mendunia
Peletakan Batu Pertama Museum Majapahit, Fadli Zon Ingin Trowulan Jadi Pusat Budaya Dunia
Museum Majapahit Trowulan Dibangun, Kawasan Diproyeksikan Capai 10 Hektare(Syim/ADV)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Bupati Mojokerto Ajak Semua Pihak Bersatu Lawan Korupsi, Serta Penyerahan Penghargaan untuk OPD dan Pemerintah Desa Terbaik Dalam Pengolahan Keuangan

Pemerintah

Puncak Peringatan HKG PKK Ke-52, Pj Wali kota Mojokerto Apresiasi Sinergi PKK – Pemkot

Pemerintah

DPR RI Tanggapi Aspirasi Warga, Median Jalan Depan SPN Polda Jatim Dibongkar

Pemerintah

Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-106 Kota Mojokerto dengan Jalan Santai Bersama Mas Pj

Pemerintah

Pertanian di Kabupaten Sidoarjo Mendapat Perhatian Komisi IV DPR RI

Pemerintah

GILIRAN 37 WARGA BINAAN RISIKO TINGGI JAWA TIMUR DILAYAR KE NUSAKAMBANGAN

Pemerintah

DPRD Kota Mojokerto Mediasi Keluhan Warga Kedundung soal TPA Randegan

Pemerintah

Audensi, PJ Wali Kota Siap Mendukung Program  PWI Mojokerto Raya
?>