MOJOKERTO .Indexberita.com Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali melakukan penyegaran birokrasi. Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra melantik tiga pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dalam sebuah prosesi resmi yang digelar pada Selasa (13/1/2026).
Salah satu yang menjadi perhatian dalam pelantikan tersebut adalah Amsar Azhari Siregar, SH, MM, yang sebelumnya menjabat Camat Pungging. Ia kini dipercaya menakhodai Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, menggantikan posisi sebelumnya dalam struktur organisasi perangkat daerah.
Selain Amsar, Bupati juga melantik Yuni Laili Faizah, ST, MM sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Nalurita Priswiandini sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan keputusan resmi Bupati Mojokerto dan dihadiri unsur pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, jajaran pejabat OPD, para camat, serta organisasi pendamping pemerintah daerah.
Dalam arahannya, Bupati Mojokerto menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan kebutuhan organisasi guna menjaga efektivitas pelayanan publik. Ia memastikan seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara terbuka dan sesuai regulasi kepegawaian nasional.
“Tidak ada intervensi, tidak ada titipan. Semua melalui mekanisme yang sah dan terukur,” kata Bupati.
Ia juga meminta para pejabat yang baru dilantik agar tidak berlama-lama menyesuaikan diri dan langsung bekerja dengan target yang jelas. Menurutnya, masyarakat menunggu hasil kerja nyata, bukan sekadar seremonial jabatan.
Kepada Kepala Dinas Pendidikan yang baru, Bupati menekankan pentingnya pembenahan mutu pendidikan, terutama peningkatan kualitas guru, pemerataan sarana prasarana, serta penguatan karakter peserta didik.
Sementara itu, sektor perpustakaan dan kearsipan diharapkan mampu bertransformasi menjadi pusat literasi modern yang menarik minat generasi muda. Adapun Dinas PUPR diminta fokus pada pembangunan infrastruktur dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Di akhir sambutannya, Bupati Mojokerto kembali menegaskan komitmennya terhadap birokrasi bersih. Ia meminta seluruh ASN menolak segala bentuk praktik percaloan jabatan dan segera melapor apabila menemukan indikasi pelanggaran.(Syim)










