Home / Daerah

Jumat, 19 Maret 2021 - 20:32 WIB

Hari Dongeng Internasional ,Wali Kota Mojokerto Bercerita Pada Anak SD Asal Muasal Majapahit

Foto.Hari Dongeng Internasional ,Wali Kota Mojokerto Bercerita Pada Anak SD Asal Muasal Majapahit

Foto.Hari Dongeng Internasional ,Wali Kota Mojokerto Bercerita Pada Anak SD Asal Muasal Majapahit

Foto.Hari Dongeng Internasional ,Wali Kota Mojokerto Bercerita Pada Anak SD Asal Muasal Majapahit

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Hingga suatu hari Raden Wijaya menyampaikan keinginannya meminta lahan di hutan Tarik yang ada di wilayah Kediri. Hutan yang semula dipenuhi dengan tumbuhan, kini berubah menjadi pemukiman penduduk. Suatu ketika, seorang yang semangat bekerja merasakan kehausan, dia memetik dan memakan buah yang serupa dengan jeruk tapi kulitnya lebih halus. Rupanya, buah yang pahit ini bernama Maja. Sejak saat itu, Raden Wijaya menamakan wilayah Tarik sebagai Majapahit”

Begitulah sekelumit cerita Asal Muasal Majapahit yang dibawakan oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di hadapan para siswa, guru, Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Mojokerto dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Peringatan Hari Dongeng Internasional, di Pendopo Rumah Rakyat, Jumat (19/3/2021).

Pagi itu, anak-anak sekolah dasar yang masih lengkap mengenakan seragam Pramuka datang secara berkelompok untuk menghadiri Pagelaran Seni Budaya yang diselenggarakan oleh Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Mojokerto. Mereka tampak duduk manis, mengikuti arahan dari para guru pendamping. Raut wajah antusias, nampak jelas dari wajah-wajah mereka yang ingin segera mendengarkan cerita rakyat dari para pendongeng.

READ  Berbuka Puasa Bersama PAMMI ,Dan Forkopimda Mojokerto Di Hotel Grandwizz

Benar saja, anak-anak ini begitu bahagia ketika mendapatkan instruksi langsung dari wali kota perempuan pertama di Mojokerto, untuk mendekat di panggung. Merekapun, duduk melingkar tanpa mengurangi aturan dari protokol kesehatan covid-19. Jaga jarak dan memakai masker. Dengan penuh semangat, para siswa SD dari beberapa sekolah di Kota Mojokerto ini tampak serius mendengarkan cerita rakyat yang dibawakan langsung oleh Ning Ita.

Dan benar saja, sesekali Ning Ita melemparkan pertanyaan. Mereka pun dengan sigap menjawab. Suasana yang begitu meriah pada Peringatan Hari Dongeng Internasional ini, membawa kebahagiaan tersendiri bagi siswa SD yang selama ini telah menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat pandemi covid-19. Puncaknya, Ning Ita memberikan hadiah kepada mereka yang mampu menjawab pertanyaan yang diberikan.

READ  Korem 082/CPYJ Vaksin di Kecama

Peringatan hari dongeng di Kota Mojokerto, tahun ini sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Mengusung konsep pagelaran seni budaya, para pendongeng dari kalangan pelajar hingga guru, turut meramaikan Peringatan Hari Dongeng Internasional 2021 dengan berbagai cerita-cerita rakyat maupun fiksi yang menarik. Lengkap dengan atribut dan alat peraga pendukung, mereka yang tampil pada parade dongeng berhasil mencuri perhatian Ning Ita dan para tamu undangan. Baik secara langsung maupun daring.

“Dongeng itu kan, bagian dari kebudayaan yang saat ini sedikit terdegradasi. Artinya dengan moment ini, kita mengingatkan kembali bahwa dongeng itu masih layak, masih memiliki nilai untuk terus kita budayakan di era kekinian. Meskipun dengan metode yang berbeda. Apapun metodenya. Apakah dengan cara yang konvensional atau menggunakan teknologi informasi yang penting substansi dari dongeng itu adalah kita menyampaikan pesan-pesan moral kepada anak-anak melalui sebuah cerita. Karena, pesan-pesan moral itu akan tertanam lebih kuat dalam pikiran mereka,” ungkap Ning Ita.

READ  Tukang Kayu dan Pengrajin Kayu Semangat Tuntaskan Keperluan Fisik TMMD

Pada kesempatan ini pula, Ning Ita juga memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada keluarga almarhum tokoh penulis cerita dongeng Kota Mojokerto. Penghargaan tersebut, diberikan kepada perwakilan keluarga almarhumah Ismaniasita dan almarhum Trio F. Rony. Berkat cerita dongeng Kota Mojokerto yang ditulis oleh keduanya, anak-anak generasi saat ini bisa mengetahui cerita budaya Kota Mojokerto yang selama ini belum pernah diketahui.

Sementara itu, Ketua Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo menjelaskan, peringatan hari dongeng sedunia menjadi salah satu agenda penting yang sudah direncanakan untuk digelar rutin setiap tahunnya dalam kegiatan DKD Kota Mojokerto. “Ini adalah event pertama DKD setelah dilantik oleh Walikota dan akan menjadi agenda tahunan. Ke depan akan ada lebih banyak lagi agenda yang kita untuk melestarikan dan memajukan budaya khususnya Mojopahit,” pungkasnya (Syim/ADV)

Share :

Baca Juga

Kodim 0815 Mojokerto Gelar Pembinaan Antisipasi Balatkom Dan Faham Radika

Daerah

Kodim 0815 Mojokerto Gelar Pembinaan Antisipasi Balatkom Dan Faham Radika

Daerah

Peduli Para Tenaga Medis, Kodim 0811 Tuban Berikan Bantuan APD Di Puskesmas Tuban

Daerah

Sinergi Koramil 0815/16 Pacet – BPBD & Perhutani Bersihkan Material Longsor Jurang Gembolo

Daerah

Ingin Jadi Polisi, Murid TK Bhayangkari Kunjungi Pos Lantas Tangguh 

Daerah

Babinsa Koramil 0815/10 Bangsal Bantu Kelancaran Penyaluran BLT Dana Desa

Daerah

BLUD Puskesmas Kesamben Ngoro Cek 6 Posko Terpadu Covid 19

Daerah

Korem 082/CPYJ, Gotong Royong Bersih-bersih TMP ” Gajah Mada

Daerah

KOREM 082/CPYJ GELAR KEGIATAN SOSIALISASI INVENTARISASI DATA WANWIL
?>