Home / Ekonomi

Selasa, 28 Maret 2023 - 15:05 WIB

IKAPPI Jatim Berharap Pemkot Satu Visi dengan Paguyuban PKL di Kawasan Masjid Al Akbar Surabaya

Utama

Foto. IKAPPI Jatim Berharap Pemkot Satu Visi dengan Paguyuban PKL di Kawasan Masjid Al Akbar Surabaya

Surabaya, indexberita.com – Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Jawa Timur berharap, Pemkot Surabaya bisa satu hati dan visi dengan para paguyuban pedagang kaki lima (PKL) yang ada di kawasan Masjid Al Akbar Surabaya.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Jawa Timur, Agus Susilo ketika mendampingi para Paguyuban PKL Masjid Al Akbar Surabaya saat beraudensi dengan pihak Dinkopdag Surabaya, Senin (27/3/2023).

READ  Pemkab Mojokerto Bersama Forkopimda Gelar Apel Tanggap Bencana

Menurut Agus, terkait fasilitas air, listrik, kebersihan, serta keamanan untuk PKL setempat, biarlah dulu untuk sementara ditangani oleh pihak-pihak payuban terkait.

“Karena kan yang difasilitasi oleh pemkot hanya tempat. Nah yang lainnya-lainya itu kan belum. Jadi bagi kami (IKAPPI), kebijakan yang dilakukan oleh para payuban terkait memfasilitasi air, listrik, kebersihan, serta keamanan untuk PKL melalaui sistem retribusi ini adalah hal baik,” ungkap Agus.

READ  BULOG Mojokerto Distribusikan 4.200 Liter MinyaKita ke Pasar Tanjung, Jaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga

Sejalan dengan hal itu pula, Agus berharap jangan sampai, pihak tertentu menilai apa yang dilakukan para paguyuban adalah hal salah.

“Ini baik lah. Karena mereka (PKL) belum dapat fasilitas listrik, kebersihan, serta keamanan. Dengan adanya ini kan mereka semua kan turut dimudahkan juga. Terlebih, jumlah PKL di kawasan ini tidak sedikit, yakni mencapai 350 orang lebih,” tambahnya.

READ  Gus Barra Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi

Ke depannya, Agus mengatakan, akan ada rapat bersama dengan para paguyuban.

“Jadi kita akan rapatkan bersama lagi, duduk bareng-bareng secara baik-baik. Nanti kita bahas, kalau tidak boleh ada iuran untuk memfasilitasi air, listrik, kebersihan, serta keamanan yang dilakukan para paguyuban PKL ke PKL, maka tentunya kan harusnya pihak pemkot juga yang memfasilitasinya alias jangan hanya fasilitas tempat saja,” terang Agus.(Yen)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pemkab Distribusikan 4.800 Paket Zakat

Ekonomi

Demo Galian Seketi Gondang Adu Mulut ,Emak Tak Mau Kalah

Ekonomi

76 Heppii Communiti Bagikan Sembako 310 Untuk Warga Ngembeh

Ekonomi

Harga BBM Resmi Naik, Sebagian Warga Mojokerto anggap masih Wajar
KLHK Tegaskan Indonesia Tak Butuh Sampah Impor

Ekonomi

KLHK Tegaskan Indonesia Tak Butuh Sampah Impor

Ekonomi

Kapolres Berikan Bantuan Door To Door, Sembako Kepada Pedagang di Wana Wisata Air Panas Pacet

Ekonomi

MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN, SMART HOTEL PERTAMA DI JAWA TIMUR MELUNCURKAN PUTU MAYANG GULUNG MERAH PUTIH

Ekonomi

RAT Koperasi TC Invest Sukses, Aset Tembus Rp475,4 Miliar
?>