Home / JOMBANG / Pemerintah

Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Jombang Raih Penghargaan Pengendalian Stunting, Kado Manis Hari Jadi ke-115

JOMBANGKAB, INDEXBERITA.COM – Kabupaten Jombang menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan atas upaya luar biasa dalam pengendalian stunting. Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) dalam acara malam pembukaan Pentaloka Nasional ADINKES di Hotel Lorin Solo, Jawa Tengah, pada Selasa, (21/10/2025), malam. Pencapaian ini menjadi kado indah bagi Kabupaten Jombang yang tengah merayakan Hari Jadi ke-115 dan Hari Santri Nasional.

 

Kabupaten Jombang, melalui Dinas Kesehatan, dinilai berhasil menjalankan program inovatif yang efektif menanggulangi masalah stunting. Program unggulan tersebut adalah Besut Buka Gerbang Emas (Berantas Stunting dengan Gerakan Jombang Eliminasi Masalah Stunting) dan Anting Berlian (Aksi Nyata Pemkab Jombang Tangani Stunting Berkelanjutan).

READ  Jaga Kondusifitas Jombang, Bupati Warsubi Kunjungi Gereja dan Pos Nataru

 

Inovasi ini bertujuan untuk memudahkan dan mendekatkan akses layanan tata laksana stunting sesuai standar oleh dokter spesialis anak melalui layanan fast track di rumah sakit dan puskesmas. Selain itu, dilakukan juga pendampingan intensif oleh Puskesmas, mencakup edukasi gizi seimbang, deteksi dini melalui pemantauan bulanan, serta pemberian suplementasi dan makanan tambahan.

 

Melalui program ini, semua balita stunting di Jombang mendapatkan penanganan sesuai standar, yang menghasilkan penurunan angka stunting signifikan. Angka stunting berhasil ditekan sebesar 2,57%, turun dari 6,29% pada tahun 2023 sebelum program inovasi, menjadi 3,72% pada Bulan September 2025.

READ  Satpol PP Jombang Intensif Deteksi Dini Peredaran Rokok Ilegal, Ajak Warga Aktif Melapor

 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, dan para pimpinan dijajaran ADINKES. Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, S.Ag, M.Pd, menerima penghargaan tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Hexawan Tjahja Widada, MKP, dan Pengelola Program Stunting Dinas Kesehatan, Hafid Wahyu Mauludin, S.Gz.

 

Acara penyerahan disaksikan oleh sekitar 800 peserta yang terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan dan UPTD Puskesmas dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Mewakili Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin menyampaikan rasa syukurnya atas apresiasi tersebut, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak.

 

“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, tenaga kesehatan, rumah sakit, hingga masyarakat Jombang sendiri,” ujar Salmanudin.

READ  Wali Kota Mojokerto Buka Bimtek Aplikasi SRIKANDI untuk Efisiensi Kearsipan Pemerintah Kota Mojokerto

“Ini bukan hanya sekedar piagam penghargaan, akan tetapi bukti bahwa program pencegahan dan penanganan stunting yang di jalankan di Kabupaten Jombang secara kolektif telah berada pada jalur yang tepat, memberikan dampak nyata bagi masa depan generasi emas Jombang. Di Hari Jadi ke-115 ini, komitmen kami untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak terbaik mereka dalam tumbuh kembang akan terus kami kuatkan,” tegasnya.

 

Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi Kabupaten Jombang untuk terus berinovasi dan mempertahankan laju penurunan stunting hingga mencapai target nasional. (Syim)

Share :

Baca Juga

ASTON HOTEL

Anak Kelas 5 SD Tenggelam di Sungai Avour Watudakon, Mojokerto

JOMBANG

Tiga SPPG Kemala Bhayangkari Resmi Beroperasi di Jombang, Kapolres: Fokus Pemenuhan Gizi Anak

JOMBANG

Polres Jombang Berhasil Turunka

Pemerintah

PEMBINAAN ROHANI WBP NASRANI DI LAPAS MOJOKERTO, WUJUDKAN WBP YANG LEBIH BAIK DAN BERMAKNA

JOMBANG

Pemkab Jombang Evaluasi CFD: Fokus Penataan Jalur dan Zona Pedagang

JOMBANG

Unipdu Jombang Gelar Wisuda ke-23, Dorong Mahasiswa Siapkan Karakter Sukses

JOMBANG

Perkuat Silaturahmi, Kapolda Jatim Kunjungi Ponpes Tebuireng Jombang

Pemerintah

BUKTI NYATA ANTUSIASME LAPAS MOJOKERTO DALAM MENDUKUNG PROGRAM KETAHANAN PANGAN PEMERINTAH
?>