Home / Uncategorized

Selasa, 17 September 2019 - 16:01 WIB

Koramil 0815/18 Bersama BPP Gondang Kenalkan Alat Penabur Pupuk Jagung Tradisional

Mojokerto,  Sorotindomedia.com  Koramil 0815/18 Gondang Kodim 0815 Mojokerto bersama Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Gondang, mensosialisasikan “Alat Penabur Pupuk Jagung Tradisional”, bagi kelompok tani di wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Hal tersebut disampaikan Danramil 0815/18 Gondang Kapten Inf Wiyanto melalui sambungan telepon selulernya, Selasa (17/09/2019) sore.

Menurut Danramil, alat penabur pupuk jagung tersebut, disosialisasikan kepada Poktan Makmur 2, Dusun Kuten, Desa Karangkuten, pada Senin (16/09) kemarin. “Alat tersebut, pertama kali disosialisasikan kepada Poktan Makmur 2 dan langsung dipraktekan di lahan milik Pak Soleh yang ditanami jagung Hibrida Varietas Bisi 816,” terangnya.

READ  Hadiri Dies Natalis HMI Ke-74, Kapolri: Kita Butuh Bersatu Melawan Covid-19

Sementara Koordinator PPL Kecamatan Gondang, Muklisah, SP., saat dikonfirmasi, membenarkan adanya sosialisasi alat penabur pupuk jagung tradisional. Menurutnya, alat tersebut dirakit oleh Khoirul Anam, PPL BPP Kecamatan Gondang.

“Dengan adanya alat tersebut, akan memudahkan petani dalam pemupukan jagung, hemat tenaga, dan pupuk tidak melebar/terbuang. Dengan alat ini proses pemupukan akan lebih efisien dan lebih murah karena lebih hemat dalam penggunaan tenaga kerja,” ungkapnya.

Ditambahkan Bati Tuud Koramil 0815/18 Gondang, Pelda Rudy Suhartono, saat sosialisasi di lahan jagung milik Soleh, diawali dengan penjelasan sekaligus pengenalan Alat Penabur Pupuk Jagung oleh PPL, Khoirul Anam, dilanjutkan praktek pemupukan oleh Koordinator PPL, Muklisah, SP., dan Batituud Koramil Gondang selanjutnya oleh anggota PPL dan anggota Poktan Makmur 2.

READ  HPN 2026, Wali Kota Mojokerto Tekankan Peran Pers Jaga Stabilitas Daerah dan Dukung Program Nasional

Masih kata Bati Tuud, sesuai penjelasan PPL, cara penggunaan alat tersebut, pertama pupuk dimasukkan ke dalam tabung paralon sebanyak 2 hingga 2,5 kilogram atau sesuai takaran dengan menggunakan corong, selanjutnya alat tersebut ditekan/dihentakkan ke tanah dekat akar tanaman jagung secara bergantian dan disesuaikan dengan kebutuhan pupuk tanaman.

READ  Ny Retno Purnomo Bagikan Takjil .Kepada Penguna Jalan ,

“Ada sejumlah manfaat dari penggunaan alat tersebut diantaranya, mempermudah dan mempercepat pekerjaan, proses pemupukan bisa dilakukan sambil berdiri, tidak lagi harus menunduk/membungkuk, lebih hemat biaya karena akan mengurangi tenaga kerja,” ungkapnya.

Sekedar informasi, untuk bahan pembuatan alat pemupukan jagung tersebut, diantaranya pipa PVC ukuran 2 dim, 3/4 dim dan ukuran dim inci ditambah sekrup, cincin pengunci dan sambungan pipa. Namun kebutuhan bahan tersebut menyesuaikan dengan alat yang akan dibuat.(Dim/ Syim)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Klinik 3 to Zero, Inovasi Pemkot Mojokerto Tingkatkan SAKIP

Uncategorized

PIJAR ASI, Inovasi Puskesmas Blooto Tingkatkan Capaian ASI Eksklusif

Uncategorized

Antisipasi “Street Crime”, Kapolresta Mojokerto Patroli Malam Gunakan Motor

Uncategorized

Jumat Ceria: Meningkatkan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah di SMAN 1 Kutorejo

Uncategorized

Dandim 0815 Hadiri Acara Santunan Anak Yatim & Pawai Ta’aruf Yayasan Nurul Huda
Utama

Uncategorized

Jalan Raya Baru Empunala Dijadikan Sirkuit Balap. Dua Pengemudi Diamankan Polsek Magersari

Uncategorized

Danrem 082/CPYJ, Bersama Forkopimda Bojonegoro Meninjau Sasaran TMMD.

Uncategorized

Danrem 082/CPYJ Pimpin Sidang Jabatan Perwira
?>